Bupati Tanjabbar Jadi Narasumber Sekalian Tinjau Gudang Produksi Beras Dan Sentra UMKM Usaha Pembuatan Kerupuk Udang -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Bupati Tanjabbar Jadi Narasumber Sekalian Tinjau Gudang Produksi Beras Dan Sentra UMKM Usaha Pembuatan Kerupuk Udang

tuntas.co.id

Bupati Tanjabbar Jadi Narasumber Sekalian Tinjau Gudang Produksi Beras Dan Sentra UMKM Usaha Pembuatan Kerupuk Udang


TANJAB BARAT_TUNTAS.CO.ID - Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, didaulat menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Teknis bagi Non Aparatur Angkatan XXVIII (Komoditas Padi) di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Provinsi Jambi di Kecamatan Pengabuan. Rabu (28/7/21)


Diakui oleh pihak BPP maupun kelompok tani peserta pelatihan, pelatihan kali ini adalah momen perdana. Dengan hadirnya Bupati sebagai narasumber. Adapun materi pelatihan yang disampaikan oleh Bupati terkait “Panen Dan Pasca Panen Tanaman Padi.


Bupati yang juga didampingi Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat dalam paparannya menjelaskan pentingnya menjaga kualitas/mutu beras dengan memperhatikan proses penyimpanan gabah setelah panen. Hal ini tentunya dimaksudkan agar beras yang dihasilkan petani dapat bersaing dengan beras dari luar seperti dari palembang, lampung, padang dan daerah lainnya.


Pemerintah daerah kata Bupati, telah melakukan terobosan dalam menyerap beras produksi petani di antaranya dengan mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk membeli dan mengkonsumsi beras lokal yang dihasilkan petani tanjung jabung barat. 


"Bahwa saat ini pemerintah juga telah menjalin kerjasama antar daerah termasuk dalam rangka mengembangkan potensi-potensi yang layak dikerjasamakan termasuk juga terkait pemasaran beras petani," paparnya


Jadi kata Bupati, dalam hal ini pemerintah akan terus berupaya mencari solusi pemasaran bagi beras produksi petani kita. "Oleh karenanya sangat penting untuk memperhatikan dan menjaga kualitas beras agar bisa bersaing dengan beras produksi daerah lain.” 


Pada sesi diskusi, Bupati juga meminta aparatur penyuluh untuk selalu membantu petani guna mencari solusi yang tepat untuk meningkatkan mutu beras termasuk terkait kebutuhan alat perontok padi maupun lantai jemur sehingga gabah yang sudah disabit tidak terlalu lama dilahan yang bisa menyebabkan beras patah dan bewarna kekuningan.


Usai memberikan materi pada pelatihan yang diikuti oleh sebanyak 60 orang peserta yang terdiri dari para petani, pemilik penggilingan padi dan penyuluh kecamatan pengabuan dan senyerang tersebut, Bupati beserta istri meninjau gudang  produksi beras dan mengunjungi sentra UMKM usaha pembuatan kerupuk udang.


Hadir mendampingi bupati, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Holtikultura, Camat Pengabuan dan Narasumber dari Widyaiswara Bapeltan Provinsi Jambi.

 (Anto)