16 September 2019

Pelaku Pencurian Kulit Manis yang Diamuk Massa di Merangin Akhirnya Tewas!



MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Pelaku pencurian Kulit Kayu Manis, di Desa Tanjung Berugo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, yang dihakimi massa, Senin (16/9/2019) akhirnya tewas.

Pelaku yang diketahui bernama Yanto alias Pak Santi (46), warga asal Bengkulu yang tinggal di Desa Tuo Kecamatan Lembah Masurai ini, meninggal di jalan saat dibawa anggota Polsek Masurai dari Desa Tanjung Berugo.

"Nyawa pelaku tidak dapat tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan. Jenazah korban saat ini berada Puskesmas Pasar Masurai untuk di lakukan visum dan menunggu pihak keluarga," ungkap Kapolsek Masurai, Iptu Sitepu.

Pencurian Kulit Kayu Manis di Desa Tanjung Berugo belakangan sudah sangat meresahkan masyarakat. Sehingga kuat dugaan lantaran warga kesal sehingga langsung menghakimi pelaku.

Selain pelaku Kapolsek menambahkan, pihaknya juga mengamankan parang milik pelaku, baju dan kulit manis lebih kurang 1 setengah karung sebagai barang bukti.

"Selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Merangin untuk menangani kasus tersebut, aparat Desa Tanjung Berugo dan pihak keluarga dari almarhum," tutup Kapolsek. (may)

Soal KPK, Presiden Jokowi: Tidak Ada Pengembalian Mandat, yang Ada Pengunduran Diri



JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meragukan kiprah dan kinerja para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepala Negara juga menilai bahwa kinerja lembaga antirasuah tersebut sudah sangat baik dalam melakukan penindakan dan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi di Indonesia.

"Sejak awal saya tidak pernah meragukan pimpinan KPK yang sekarang dan sudah saya sampaikan berkali-kali bahwa kinerja KPK itu baik," kata Presiden Jokowi di Hotel Sultan, Jakarta, Senin, 16 September 2019.

Menanggapi kabar penyerahan mandat yang dilakukan sejumlah pimpinan KPK, Kepala Negara mengatakan bahwa hal tersebut tidak diatur dan tidak dikenal dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Dalam Undang-Undang KPK tidak ada. Tidak mengenal kita yang namanya mengembalikan mandat. Enggak ada. Yang ada itu mengundurkan diri, ada. Meninggal dunia ada, terkena tindak pidana korupsi, iya. Tapi yang namanya mengembalikan mandat itu enggak ada," ujarnya.

Di sisi lain, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah terus memperjuangkan sejumlah substansi yang ada dalam revisi yang diinisiasi oleh DPR tersebut. Ia mengajak semua pihak untuk bersikap bijak dalam bernegara.

"Saat ini pemerintah sedang bertarung memperjuangkan substansi-substansi yang ada di revisi KPK yang diinisiasi oleh DPR, seperti yang sudah saya sampaikan beberapa waktu yang lalu. Jadi perlu saya sampaikan, KPK itu lembaga negara, institusi negara. Jadi bijaklah dalam kita bernegara," tegasnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi jalannya revisi Undang-Undang KPK yang sedang dibahas di DPR. Presiden berpandangan bahwa hal tersebut menjadi tugas seluruh pihak agar KPK tetap memiliki posisi yang kuat dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Mengenai revisi Undang-Undang KPK, itu kan ada di DPR, marilah kita awasi bersama-sama. Semuanya mengawasi agar KPK tetap pada posisi kuat dan terkuat dalam pemberantasan korupsi. Tugas kita bersama," jelasnya.

Disinggung oleh para jurnalis mengenai pertemuan antara Presiden dengan pimpinan KPK, Presiden mengatakan bahwa apabila terdapat permohonan resmi yang diajukan, maka pihaknya akan mengatur waktu pertemuan tersebut.

"Kalau ada tentunya akan diatur waktunya dengan acara yang ada di presiden," tandasnya. (*)

Saat Ditangkap, Pelaku Bawa Kulit Manis Hasil Curian Pakai Karung



MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Warga Desa Tanjung Berugo, Kecamatan Lembah Masurai, Senin (16/9/2019) heboh, lantaran tertangkap seorang tak dikenal diduga maling Kayu Manis warga.

Saat ditangkap warga, pelaku baru saja selesai dan membawa kulit manis yang diduga hasil curiannya di kebun warga. Pelaku membawa barang hasil curiannya dalam karung berwarna putih.

"Barang bukti hasil curiannya juga diamankan warga, kulit manis yang sudah di masukannya dalam karung warna putih. Saat itulah warga rame rame menangkapnya," ungkap warga setempat.


Infromasi yang di dapatkan, Orang Tak Dikenal (OTK) tersebut tertangkap basah oleh masyarakat sedang di kebun salah seorang warga Desa Tanjung Berugo, Kecamatan Lembah Masurai, sekira pukul 13.00 WIB.

Saat ditangkap pelaku ini tidak sempat melakukan perlawanan. Warga bersama sama mengepung pelaku hingga babak belur di hajar massa.

Sementara Kades Tanjung Berugo, Pahrul, membenarkan adanya warga menangkap orang tak dikenal saat mencuri kayu manis.

"Ya, ada penangkapan pelaku pencurian kulit manis, tadi saya dikasih tau dengan warga," ujar Pahrul

Kapolsek Masurai, Iptu Sitepu juga membenarkan adanya warga mengamakan pelaku pencurian, dan Polsek akan menjeput pelaku untuk dimintai keterangan.

"Ya, sekarang anggota sedang dijalan menjeput pelaku, identitasnya nanti ya, kami kirim," singkat Kapolsek.(fro)

BREAKING NEWS | Diduga Maling Kayu Manis, OTK di Merangin Babak Belur Dihajar Massa



MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Warga Desa Tanjung Berugo, Kecamatan Lembah Masurai, Senin (16/9/2019) heboh, lantaran tertangkap seorang yang diduga maling Kayu Manis warga.

Infromasi yang di dapatkan, Orang Tak Dikenal (OTK) tersebut tertangkap basah oleh masyarakat sedang di kebun salah seorang warga Desa Tanjung Berugo, Kecamatan Lembah Masurai, sekira pukul 13.00 WIB.

Saat ditangkap pelaku ini tidak sempat melakukan perlawanan. Warga bersama sama mengepung pelaku hingga babak belur di hajar massa.

"Ini barusan masyarakat menangkap orang yang mau maling kulit manis milik salah seorang warga sini. Memang selama ini warga disini resah sering kehilangan kulit manis," ungkap salah seorang warga setempat.

Dikatakannya, saat ini maling yang belum diketahui identitasnya tersebut masih diamankan oleh warga. Belum ada pihak kepolisian yang turun untuk mengamankan pelaku.(fro)

Asap Parah, Warga Merangin Mulai Takut Keluar Rumah


Kapolres Merangin, membagikan Masker kepada pengendara bermotor di depan Mapolres Merangin, Senin (16/9/2019)
MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Merangin, Senin (16/9/2019) semakin parah.

Makin kabutnya asap di Merangin membuat masyarakat Merangin takut untuk keluar beraktifitas. Banyak warga yang memilih untuk berdiam diri di rumah, karena kondisi udara yang semakin tidak sehat.

"Kami lebih banyak di rumah bae. Takut keluar sekarang, kareno kabut asap semakin parah. Kalau keluar rumah mato teraso nian perih, gatak gatal dan bau asap semakin teraso," kata Tina, warga Pematang Kandis Bangko.

Terpisah, Bupati Merangin Al Haris mengaku prihatin dengan kualitas udara yang sudah membahayakan. Haris meminta agar masyarakat Merangin untuk waspada, serta tidak ikut membakar sampah dan lahan.

"Jangan ada aktivitas masyarakat yang dapat menimbulkan asap, sebab asap yang ada sekarang ini saja, sudah sangat mengganggu kesehatan," ujar Haris, Senin (16/9/2019).

Dikatakan Haris, dia mengintruksikan petugas medis untuk selalu siaga melayani masyarakat.

‘’Saya sudah intruksikan agar petugas medis mulai dari Pustu, Puskesdes, Puskesmas sampai rumah sakit, untuk selalu siaga memberikan pertolongan kesehatan secepatnya kepada warga yang terserang ISPA,’’ ujarnya.

Haris juga minta kepada para orang tua agar melarang anaknya banyak beraktivitas di luar rumah. Sementara sekolah PAUD, TK/RA, SD/MI diliburkan selama Tiga hari kedepan.(fro)

Bupati Safrial Sambut Kunjungan Tim Surveior KARS



TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Bupati Tanjab Barat, Dr Ir H Safrial, MS sambut kunjungan Tim Surveior dari komisi akreditasi rumah sakit (KARS) di Kuala Tungkal Kabupaten Tanjab Barat, dalam rangka melakukan survey akreditasi RSUD KH Daud Arif Kabupaten Tanjab Barat, Senin (16/09).

Bupati dalam sambutannya sangat menyambut baik kedatangan Tim Surveior. Ia menyatakan patut mensyukuri bahwa dengan dilakukannya servey akreditasi rumah sakit ini berharap ada upaya perbaikan yang akan dilakukan rumah sakit dalam rangka perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen resikodilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga akan dapat terwujudnya pelayanan yang berkualitas.

"Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas maka salah satu indikator penguatan pelayanan kesehatan yang berkualitas. maka salah satu indikator penguatan pelayanan kesehatan adalah minimal 1 rumah sakit umum daerah wajib tersertivikasi akreditasi nasional pada setiap kabupaten," katanya.

Bupati berharap  pihak rumah sakit umum daerah KH Daud Arif sungguh sungguh meningkatkan pelayanannya menerapkan prinsip-prinsip keselamatan pasien, bersikap professional, menjaga mutu pelayanan terstandarisasi sehingga bisa mencapai status terakditasi melalui tahapan dan ketentuan yang berlaku.

"Kami berharap agar Rumah Sakit kami dapat terakreditasi paripurna, sehingga hal ini dapat menjadi motivasi rumah sakit untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan"harapnya

Sementara itu dalam sambutan Tim Surveyor dari komisi akreditasi rumah sakit, dr. Norma D. Sinaga, MARS mengatakan tujuan tim datang kesini untuk memotret kondisi rumah sakit Daud Arif.

"Kami datang untuk memotret rumah sakit," ujarnya.

Hadir pada acara perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi, Kadis Kesehatan Tanjab Barat, Andi Pada, direktur rumah sakit dan para dokter dan pegawai rumah sakit Daud Arif kuala Tungkal. (Anto)

Wah, Penyuluh Pertanian di Merangin Dapat Motor Baru



MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Merangin, diharapkan terus meningkat. Seiring dengan support yang diberikan oleh Pemerintah kabupaten.

Senin (16/9/2019) para penyuluh pertanian mendapatkan sepeda motor baru dari Bupati Al Haris. Sepeda motor berikut helemnya itu, diserahkan bupati usai apel kedisiplinan Senin pagi di halaman kantor bupati.

Al Haris berharap para penyuluh pertanian di Merangin, harus bisa lebih meningkatkan kinerjanya melayani para petani, sehingga hasil pertanian bisa meningkat yang berdampak pada kesejahteraan petani.

‘’Jadi tidak ada halangan lagi bagi para penyuluh menghampiri para petani. Layani petani dengan baik. Sekarang ini kinerja penyuluh pertanian harus ‘jemput bola’, karena sepeda motor ini bisa sampai pedesaan,’’ ujar Al Haris.

Pada apel kedisiplinan itu, Al Haris juga memberikan hadiah kepada para penyuluh teladan. Penyuluh petanian teladan pertama diraih, Rabli Kurniawan dari Desa Kapuk.

Untuk penyuluh teladan dua diraih Abdul Haris dari Desa Tanjung Mudo dan teladan tiga diraih Atri Fitriani dari Desa Pelakar Jaya. Selain itu, juga dinobatkan petani berprestasi menjadi petani teladan. Petani teladan pertama diraih Ismahudi dari kelompok tani Karya Muda Desa Simpang Limbur Kecamatan Pamenang Barat.

Teladan kedua Misrun dari kelompok tani Adil Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang, teladan tiga Giono dari kelompok tani Putra Tani Desa Rasau Kec. Renah Pamenang.(hms/fro)

Warga Ini Berhasil Besarkan Usaha Minyak Atsiri



AMBON, TUNTAS.CO.ID -Mungkin awalnya tak pernah terpikirkan oleh Layapi, warga Kampung Keranjang Kota Ambon, usaha penyulingan minyak atsirinya (minyak kayu putih) bisa sebesar sekarang.

Dulu bahanb yang ia gunakan sebatas tanaman yang tumbuh di sekitar rumahnya dan dikerjakan sendiri, tentu saja hasilnya tak banyak terbilang.

Jalan Layapi untuk membesarkan usaha terbuka awal tahun ini, pria berusia lima puluh tahun ini mendapat sertipikat program PTSL dari Kantor Pertanahan Kota Ambon. Sertipikat yang diterimanya diagunkan untuk mendapat suntikan modal.

"Karunia besar ini, saya mendapatkan sertipikat, status tanah sekarang jelas dan bisa ambil modal untuk besarkan pembuatan minyak nilam, serai merah, cengkeh dan juga minyak kayu putih," ujar Layapi di rumah sederhananya di bilangan Teluk Ambon.

Pak Yap, begitu biasanya dia dipanggil, gunakan sertipikatnya untuk menambah modal usaha. Kini ia bisa mempekerjakan empat orang untuk mengumpulkan bahan baku, melakukan proses penyulingan hingga mengemas minyak atsiri produksinya. Selain itu, ia bersama beberapa warga kampung yang juga menjadi penyuling minyak Atsiri, dirikan Koperta Bunga Tani, untuk mempermudah akses modal dan juga pemasaran. "Sekarang bisa dapat 300 ribu rupiah sehari, pemasaran pun sudah sampai ke Kalimantan," ungkap Pak Yap.

Marulap Togatorop, Kepala Kantor Pertanahan Kota Ambon yang ditemui di Ambon menyampaikan bahwa Kampung Keranjang tempat tinggal Pak Yap dan juga Kampung Waringin Cap merupakan contoh reforma agraria di Kota Ambon.

"Setelah kami sertipikatkan melalui PTSL, beberapa bulan lalu kami laksanakan Sosialisasi Bantuan Modal Usaha Kegiatan Pemberdayaan Masyatakat Pasca Legalisasi Aset dengan menggandeng BRI, Bank Maluku, PT Angkasa Pura dan juga PT Pertamina, dengan harapan sertipikat yang telah diperoleh masyarakat dapat menjadi modal dan membawa kesejahteraan," pungkasnya. (WN/AF)

15 September 2019

Pemkab Merangin Liburkan Sekolah Tiga Hari Kedepan



MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Kabut asap menyelimuti Kabupaten Merangin makin pekat. Selain menggangu jarak pandang, batuk dan sesak nafas terasa akibat udara yang sudah tak lagi sehat.

Khawatir semakin parahnya bencana kabut asap tersebut, Pemerintah Kabupaten Merangin, Minggu (15/9/2019) mengeluarkan edaran, meliburkan siswa PAUD, TK/RA SD dan MI selama tiga hari kedepan.

"Memperhatikan hasil ISPU tanggal 14 September 2019. Untuk menghindari dampak dari kabut asap bagi kesehatan peserta didik, maka proses belajar pada jenjang PAUD, TK/RA dan SD/MI diliburkan dari tanggal 16 sampai 18 September 2019," kata Wakil Bupati Merangin Mashuri.


Untuk sekolah tingkat SMP dikatakan Wabup, masih memperhatikan dan menunggi hasil uji ISPU selanjutnya. Siswa SMP/MTS tetap sekolah dan belajar seperti biasanya.

"Guru diharapkan mengawasi siswanya, agar tetap di dalam kelas baik jam belajar maupun jam istirahat tetal di kelas, serta menggunakan masker," tutupnya.(fro)

Rebutan Ketua DPRD Merangin, Effendi: Tak Kan Lari Gunung Dikejar



MERANGIN, TUNTAS.CO.ID – DPP Partai Golkar belum juga menetapkan siapa yang akan ditunjuk menjadi Ketua DPRD Kabupaten Merangin. Sebagai pemenang pemilu legislatif 2019 di Merangin, Golkar berhak atas posisi strategis tersebut.

Informasi dari internal Golkar Merangin, masih terjadi pertarungan kuat antara Effendi dari Dapil II dan Sukar dari Dapil III. Lalu bagaimana tanggapan Effendi?

“Tidak ada rezeki yang tertukar. Kalau ditanya mau, tentu saya mau. Sebagai kader partai, saya juga tentu siap ditugaskan oleh partai (memimpin DPRD Merangin). Tapi saya hanya bisa berusaha, kita terima saja bagaimana nanti hasilnya. Tak kan lari gunung dikejar,” ujar politisi muda mantan TNI AD ini, Minggu (15/9).

Sumber tuntas.co.id yang juga pentolan utama Golkar Merangin, mengatakan persaingan Effendi dan Sukar memang sengit. Ia katakan, Effendi didukung oleh beberapa tokoh.

“Tapi Sukar juga kuat. Didukung tokoh Golkar juga,” katanya lagi.

Partai Golkar mencatatkan perolehan kursi maksimal pada pemilu 2019. Enam kursi diraih oleh beringin rindang. Yakni dua kursi dari Dapil 1, dua kursi dari Dapil 2, dan masing-masing satu kursi dari Dapil 3 dan 4.(mm)

Bus Pemain Diserang, Dua Pemain Persib Terluka Ditimpuk Batu


Pemain Persib terluka | media persib
JAKARTA, TUNTAS.CO.ID – Anarkisme di sepakbola Indonesia belum juga berhenti. Dua pemain Persib Bandung, Omid Nazari dan Febri Hariyadi, terluka di pelipis akibat dilempari dengan batu oleh orang tak dikenal, Sabtu (14/9) malam.

Insiden itu terjadi paska Persib Bandung bertandang ke Stadion Pakansari Cibinong melawan Tira Persikabo. Dalam perjalanan pulang ke Bandung, bus pemain Persib Bandung diserang di gerbang tol Sentul.

Luka Omid Nazari terbilang serius sehingga mesti dilarikan ke rumah sakit. Ia mendapat penanganan medis dan menerima beberapa jahitan.

“Sobekan cukup dalam, ini harus segera dijahit,” kata dokter tim Persib Bandung, Raffi Ghani, mengutip situs resmi klub, persib.co.id.

Pemain Persib, Erwin Ramdhani, mengatakan ada sekelompok massa yang memang telah menunggu kedatangan bus Persib. Mereka menunggu di trotoar sebelah kanan jalan. Begitu bus datang, mereka pun langsung menyerang.

Sebelumnya, Persib Bandung dan Tira Persikabo bermain imbang 1-1. Paska pertandingan, pemain Persib Bandung tertahan di dalam stadion Pakansari Cibinong sekitar satu jam. Pasalnya di luar stadion terjadi bentrok antar suporter.(mm)

Ansu Fati, Bintang Terang Barcelona


Ansu Fati
JAKARTA, TUNTAS.CO.ID – Bukan Lionel Messi atau Atoine Griezmann. Melainkan Ansu Fati yang jadi bintang terang Barcelona ketika melumat Valencia 5-2, Sabtu (14/9) malam.

Pada laga lanjutan La Liga, Ansu Fati memukai puluhan ribu supporter di Camp Nou. Remaja 16 tahun mencetak gol pertama Barcelona dengan tendangan keras, memanfaatkan umpan silang cepat  Frenkie de Jong di menit 12 babak pertama.

Ansu kemudian meliuk indah melewati beberapa pemain belakang Valencia. Lalu memberi umpan tarik manis ke depan gawang Valecia. Ganti de Jong yang datang dari belakang melapaskan tendangan akurat menembus jala Jasper Cillessen.

Ini merupakan gol kedua Ansu Fati di La Liga. Lulusan akademi La Masia baru tahun ini menembus tim senior Barcelona di bawah asuhan Valverde.

Dalam dua laga terakhir, Ansu dioperasikan sebagai penyerang sayap kiri. Kejasama Ansu Fati, Griezmann, dan Luis Suarez yang baru masuk babak kedua dan berhasil menceploskan dua gol, terbilang sangat baik.

Sementara itu Lionel Messi sendiri masih duduk manis di bangku cadangan. Meski awalnya diperkirakan Messi sudah akan bermain pada laga lawan Valencia, namun Valverde memutuskan Messi duduk di bangku penonton karena cederanya belum sepenuhnya pulih.(mm)

14 September 2019

Asap Makin Pekat, PMII Merangin Turun Bagikan Ribuan Masker



MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Kabut asap menyelimuti Kabupaten Merangin akhir ini semakin pekat. Selain menggangu jarak pandang, batuk dan sesak nafas juga terasa akibat udara yang sudah tidak lagi sehat.

Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Merangin, Sabtu (14/9/2019) lansung tanggap. PMII terpantau turun membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan, di depan kantor bupati Merangin.

Andri Rustandi, Ketua Umum PMII Cabang Merangin mengaku cukup prihatin dengan kondisi pencemaran udara yang semaki parah dalam seminggu terakhir.

"Kabut asap semakin parah. Hari ini kita kader PMII Merangin turun membagikan masker. Ini sebagai bentuk himbauan kita, karena ternyata masih banyak yang beraktifitas diluar rumah tidak memakai masker. Berbahaya," ujar Andri, disela membagikan masker ke warga.


Lebih jauh Andri mengatakan, perkara bencana kabut asap, PMII mendorong pemerintah dan aparat penegak untuk mengambil sikap tegas.

 "Kita meminta aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkrit mengatasi kebakaran lahan dan hutan," katanya.

Seperti memberikan sanksi terhadap pelaku pembakaran lahan serta  memberikan sanksi tegas kepada camat dan kepala des, yang masih membiarkan warganya membuka lahan dan hutan dengan cara membakar.

"Berikan sanksi kepada camat, kades yang membiarkan warganya membakar lahan. Aparat ambil sikap tegas kepada pelakunya. Karena kalau tidak demikian, maka bencana asap semakin parah," pungkasnya.

Untuk diketahui, akibat kabut asap tidak sedikit warga Merangin yang harus di rawat karena terserang ISPA. Hingga kini pemerintah daerah Merangin juga belum meliburkan sekolah.(fro)

Pantun Mashuri 'Muluskan' Al Haris ke Kursi Gubernur Jambi


Pertemuan  lima kepala daerah di Kerinci | ist
KERINCI, TUNTAS.CO.ID - Dukungan beberapa bupati untuk Al Haris menjadi Gubernur Jambi, sepertinya bukan isapan jempol belaka. Sudah di beberapa momen 'koalisi' ini unjuk kekuatan dan beri sinyal politik.

Terbaru, di acara olahraga bersama yang digelar di Kerinci, Sabtu (14/9). Bupati Kerinci Adi Rozal menjadi tuan rumah menjamu para koleganya.

Hadir Bupati Merangin Al Haris, Bupati Bungo Mashuri, dan Bupati Tanjab Timur Romi. Terakhir Bupati Muaro Jambi Masnah Busro yang tak hadir di acar yang di Bungo, dua bulan lalu, kali ini juga hadir.

"Sinyal sudah jelas. Koalisi ini akan mendukung Haris jadi Gubernur tahun depan," kata seorang sumber yang merupakan orang dekat Mashuri, Sabtu (14/9).

Ia katakan, secara politik akan saling menguatkan. Dimana Mashuri pun bakal berhadapan dengan Ridwan Ibrahim, adik ipar Fachrori Umar, yang sudah deklarasi siap maju sebagai calon Bupati Bungo.

Diiringi senyun lebar Adi Rozal, Masnah, Romi, dan Haris, Mashuri menebar jala politik dalam pidatonyo di Kerinci. Ia bicara mengenai Jambi ke depan, perlunya menjaga kebersamaan, dan diakhiri dengan pantun sarat konten berbau politis.

"Kalau kito ke Renah Pemetik. Jangan lupo membeli kopi. Kalau kito lah seile semudik. Insya Allah apo yang dibuat pasti menjadi,".

Pilgub Jambi akan digelar akhir 2020 mendatang. Sejumlah nama sudah semakin sering muncul dan disebut potensial menjadi calon gubernur. Petahana Fachrori Umar, Bupati Sarolangun Cek Endra, Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Bupati Tanjab Barat Safrial, hingga Kapolda Jambi Muchlis As.(mm)

Gubernur Riau Sebut Kabut Asap Kiriman dari Jambi dan Sumsel


Kebakaran lahan di Jambi | ist
JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Kabut asap kebakaran di Provinsi Riau, sudah sangat mengkhawatirkan, masyarakat khawatir karena kabut asap sudah membuat nafas sesak dan mata perih.

Jarak pandang di sejumlah tempat hanya tembus 300 meter. Tidak hanya jarak pandang yang semakin pendek. Kabut asap yang pekat membuat kondisi langit menguning.

Partikel debu Karhutla semakin yang kian pekat membuat kondisi tampak menguning.

Gubernur Riau, Samsuar menyebut pihaknya sudah mengambil beberapa langkah, mulai dari meliburkan siswa dan menyiagakan petugas medis.

Dalam wawancaranya di Metro TV, Samsuar menyebut kabut asap di Riau tidak semata hasil dari kebakaran lahan di Riau.

"Asap di Riau ini berasal juga dari Jambi dan Sumsel, karena arah angin ke sini (Riau), jadi asap ngumpul di sini," katanya.

Samsuar meminta proses pemadaman dilakukan bukan hanya di Riau, tapi juga dilakukan di Jambi dan Sumsel.

"Karena menurut BMKG angin dari Jambi dan Sumsel sekarang berkumpul di Riau," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan citra Satelit Himawari-8 dan analisis Geohotspot BMKG, akumulasi jumlah titik panas tanggal 12 September 2019 yang dirilis tanggal 13 September 2019 dengan frekuensi 1, di wilayah Sumatera terpantau 1.231 titik, di Kalimantan terpantau 1.865 titik, di Semenanjung Malaysia 412 titik, serta di Serawak- Sabah 216 titik panas. Mulai pagi ini terdeteksi asap ke Semenanjung Malaysia. (*)

Bukan hanya di Indonesia, Karhutla Juga Banyak di Malaysia, Sampai Ratusan Titik


Kebakaran lahan di Jambi | ist 
JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta kepada masyarakat untuk terus mewaspadai sebaran asap akibat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Indonesia khususnya Sumatera dan Kalimantan. 

Berdasarkan hasil pemantauan citra Satelit Himawari-8 dan analisis Geohotspot BMKG, akumulasi jumlah titik panas tanggal 12 September 2019 yang dirilis tanggal 13 September 2019 dengan frekuensi > 1, di wilayah Sumatera terpantau 1.231 titik, di Kalimantan terpantau 1.865 titik, di Semenanjung Malaysia 412 titik, serta di Serawak- Sabah 216 titik panas. Mulai pagi ini terdeteksi asap ke Semenanjung Malaysia.

Hasil pemantauan kondisi kualitas udara wilayah karhutla yang dilakukan BMKG, titik pemantauan partikel pencemar udara ukuran 10 mikron (PM10) di wilayah Pekanbaru Sumatera dalam kategori berbahaya yang menyentuh angka hingga mencapai 404,71 µg/m3 pada jam 12 siang ini. Sedangkan di wilayah Pontianak Kalimantan Barat dikategorikan dalam kondisi sedang dengan besaran konsentrasi 95,89 µg/m3 pada saat yang sama. 

Pada tanggal 13 September 2019 jam 08.00 WIB mulai terdeteksi adanya sebaran asap yang memasuki wilayah Semenanjung Malaysia dan wilayah Serawak. Kondisi ini dimungkinkan karena adanya angin yang bertiup dari arah tenggara menuju ke Barat Laut. BMKG terus melakukan pemantauan sebaran asap setiap jam.

Pihak BMKG meminta kepedulian seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan sangat diperlukan, mengingat potensi terjadinya titik panas dan asap diprediksi masih dapat berlangsung hingga pertengahan Oktober, seiring dengan masih berlangsungnya periode musim kemarau di sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Oleh karena itu, sejak bulan Juli yang lalu hingga saat ini BMKG terus  memprediksi potensi kemudahan lahan terbakar, serta memonitor titik-titik panas dan sebaran asap. 

Hasil pantauan dan prediksi menjadi dasar untuk melakukan pencegahan dan penanganan  karhutla di lapangan oleh BNPB, KLHK, dan Posko BPBD. (*)

13 September 2019

Hampir Sepekan Puluhan Banser Diterjunkan Bantu Pemadaman Karhutla di Tanjabbar


Anggota Banser sedang lakukan pemadaman api di Bram Itam, Tanjabbar
TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Kebakaran lahan di Tanjung Jabung Barat sangat masif, bahkan sudah masuk ke wilayah yang tak jauh dari pusat kota Kuala Tungkal.

Contoh di Kecamatan Bram Itam yang berbatas langsung dengan ibu kota kabupaten, beberapa hari ini kebakaran lahan terjadi di sana. 

Tim Karhutla intens turun ke lokasi untuk memadamkan api. Menariknya, ada puluhan orang masyarakat yang tergabung dalam organisasi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ansor yang ikut membantu memadamkan api.

Puluhan anggota Banser ini terjun ke lokasi kebakaran bersama anggota TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Disbun Tanjab Barat dan Pemerintah Kecamatan Bram Itam.


Sejak Senin (9/09/2019) hingga kini anggota Banser membantu upaya pemadaman Karhutla di Parit Panting I dan Parit Saudara II Desa Bram Itam Raya.

Menurut Kasatkoryon Banser Bram Itam, Khakim, menyebut Banser memang disiapkan untuk membantu melakukan tugas kemanusiaan, yang salah satunya adalah membantu pemadaman kebakaran terhadap Karhutla. 

"Kita siap menyumbangkan tenaga untuk NKRI, salah satunya adalah bersinergi membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Semoga saja kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Bram Itam ini segera Padam, udaranya bersih dan sehat, anak-anak dapat belajar di sekolah kembali  dgn ceria, dan kita dapat beraktifitas normal kembali tanpa gangguan kabut asap," harap dia. 

Dalam membantu proses pemadaman karhutla ini, Banser Bram Itam menurunkan 20 orang personel, baik Banser pria maupun wanita. (dar)

Wabup Amir Sakib Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi



TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan(Dikti Litbang) PP Muhammadiyah Prof. H. Lyncolin Arsyad, M.Sc P.hD resmi melantik Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi Dr. Nurdin S.E,.M.E untuk masa jabatan 2019-2023 di Kampus Universitas Muhammadiyah Jambi, Kamis (12/9).

Pelantikan ini dihadiri Gubernur Jambi diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM  Drs. H. Ahmad Bastari M. Pd, Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha M.E Wakil Bupati Tanjab Barat Drs. H. Amir Sakib, Forkopimda Provinsi Jambi, L2Dikti dan Tamu undangan lainnya.

Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. H. Lyncolin Arsyad, M.Sc P.hD dalam arahannya berpesan agar Rektor yang baru dilantik dapat mengemban amanat serta menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik serta meningkatkan mutu dan daya saing lulusan.

“Pak Rektor memiliki tanggung jawab yang sangat tinggi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di wilayah provinsi Jambi,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Tanjab Barat Drs. H. Amir Sakib mengucapkan selamat dan Sukses kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi yang baru Dr. Nurdin ME, Wabup berharap semoga UMJ mempu menghasilkan SDM yang berkualiyas untuk Provinsi Jambi.

“Selamat bekerja atas amanah yang dipercayakan dan bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik,” tutup Wabup. (Anto)

Bantah Kisruh, Sukron: Tidak Ada Penolakan Ketua DPC PPP Batanghari


Plt ketua DPC PPP Batanghari, Sukron
BATANGHARI, TUNTAS.CO.ID - Rapat perdana DPC. PPP Batanghari diterpa kabar tak sedap. Rapat yang dihadiri Mauli Pulungan sekretaris DPW PPP Provinsi Jambi, Rabu (11/9/2019) di isukan ricuh. Karena ada penolakan terhadap Plt ketua PPP Batanghari.

Namun hal tersebut dibantah Plt ketua DPC PPP Batanghari, Sukron. Ketua partai berlambang Ka'bah ini mengatakan, dalam rapat biasa terjadi dinamika forum. Ia tegaskan tidak ribut ataupun kericuhan seperti yang diberitakan.

"Tidak ada penolakan ketua PPP Batanghari. Hanya ada beberapa perbedaan pendapat mengenai kegiatan penting PPP kedepan, lalu terjadilah dinamika forum, hal itu biasa. Rapat berjalan lancar," ujar Sukron.

Sukron jelaskan, rapat Perdana pengurus DPC. PPP Batanghari bertempat di sekretariat, dihadiri oleh pengurus DPC PPP Batanghari dan Majelis pertimbangan serta Sekretaris DPW PPP Provinsi Jambi pukul 14.00 Wib.

Agenda rapat adalah silaturrahim dan evaluasi Kepengurusan serta membahas agenda penting DPC PPP Batanghari, sekaligus mendo'akan Almarhum Gun Harapan dan Syekhona Mbah Maimoen Zubair.

"Sekaligus silaturahmi dan mendoakan Almarhum Gun Harapan dan Mbah Maimoen Zubair. Rapat berjalan lancar dengan menghasilkan beberapa kesepakatan untuk kepentingan PPP kedepannya," tambah Sukron.

Mauli Pulungan sekretaris DPW PPP Provinsi Jambi, juga mengatakan bahwa tidak ada penolakan Ketua DPC. PPP Batanghari dan tidak ada kisruh, seperti kabar yang berkembang.

"Tidak ada kisruh dan tidak ada penolakan ketua Batanghari. Rapatnya berjalan sampai dengan selesai," ungkap Mauli Pulungan.

Untuk diketahui, Pimpinan DPC PPP Batanghari mengalami kekosongan beberapa waktu lalu. Posisi ketua DPC PPP kini adalah Sukron yang menjabat sebagai Plt ketua, atas keputusan rapat DPW PPP Provinsi Jambi.(may)

Cerita Saat Habibie Tetap Tegar Disoraki Anggota MPR Pimpinan Amien Rais


Presiden ketiga RI BJ Habibie saat mengikuti sidang di gedung MPR | ist
TUNTAS.CO.ID - Wafatnya presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie membuat bangsa Indonesia berduka.

Di sepanjang jalan saat jenazah Habibie dibawa menuju tempat pemakaman, warga riuh berkpul di sepanjang jalan.

Sebagian warga melambaikan tangan mengucap selamat jalan, banyak juga di antara mereka yang melakukan hormat dan menangis.

Banyak sekali cerita Habibie semasa hidup yang masih bisa dikenang, termasuk saat ia menjadi Presiden RI, berhasil membawa Indonesia dari jurang kebangkrutan.

Namun ada juga cerita pahit yang membuat dada sesak, cerita ini berlangsung saat Habibi ingin menyampaikan laporan pertanggung jawaban sebagai presiden di gedung MPR.

Akun Facebook Muhammad Toha membagikan cerita detik-detik BJ Habibie saat diperlakukan kurang etis di gedung MPR;

Akun Facebook Muhammad Toha membagikan cerita saat sidang MPR 1999

BJ HABIBIE

Sedikit menengok ke belakang, BJ Habibie saat menjabat Presiden RI memang cuma setahun, tapi beliau sukses membawa Indonesia yang kala itu sedang kolaps dari kepemimpinan orde baru menuju yang baik dan sehat.

Namun, dalam setahun itu, ada juga prestasi luar biasa yang hingga kini masih dinikmati, yakni dibukanya kran kebebasan pers.

Sekelumit drama detik-detik BJ Habibie dilengserkan oleh MPR dalam Sidang Istimewa, tanggal 14 Oktober 1999 silam.

Ketua MPR saat itu, Amien Rais, menyatakan tidak menerima laporan pertanggungjawaban Habibie.

Di gedung terhormat yang diisi oleh para orang-orang terhormat, dia (Alm BJ Habibie) dipermalukan seperti begal tak berharga.

Pada 14 Oktober 1999 silam, di Sidang Istimewa MPR, hari itu B.J Habibie sebagai Presiden yang menjabat pasca lengsernya Soeharto, memasuki ruang sidang istimewa MPR yang dipimpin oleh Amien Rais sebagai ketuanya.

Adalah kelaziman protokoler, apabila seorang presiden memasuki ruangan, maka seluruh hadirin menyambutnya dengan berdiri.

Tetapi di layar tivi yang menyiarkan acara ini ke seantero nusantara, pemirsa menyaksikan bagaimana selangkah setelah kaki Habibie memasuki ruangan sidang, gedung MPR tiba-tiba bergemuruh dengan suara: Huuuuuuuuuuuuu berkepanjangan!

Koar itu bergema dari mulut hampir seluruh peserta sidang, dan ditimpali pula oleh teriakan ejekan dari beberapa lintir orang.

Di tivi, Habibie melangkah ringan menuju samping podium dengan tetap melempar senyum lebar ke arah para anggota majelis, yang sebagian tak beranjak dari duduknya.

Cemohan itu baru berhenti setelah Habibie menempati tempat duduknya.

Habibie disidang seperti pesakitan!

Cukup sampai di situ?

Tidak!

Hinaan dan cemoohan itu justru berlanjut manakala Habibie berdiri di podium kenegaraan, untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban presiden.

Hampir sejam Habibie menyampaikan pidato yang berisi keberhasilan Indonesia yang mampu entas dari keterpurukan ekonomi dan politik pascatumbangnya Soeharto, tapi tak sekalipun applause tepuk tangan menyambut pidatonya.

Justru, berulang kali pidatonya terinterupsi oleh suara gaduh dan teriakan, yang tak sekalipun ditegur oleh pimpinan sidang.

Sementara anggota yang tak gaduh dan berteriak, lebih memilih lelap dan tertidur.

Puncaknya ketika pada 20 Oktober 1999, palu sidang yang diketok Amien Rais, menyatakan secara bulat penolakan pertanggungjawaban Habibie sebagai presiden.

Artinya; Habibie dianggap tak becus mengemban amanat sebagai presiden, dan kerja kerasnya memulihkan keterpurukan Indonesia, tak dianggap punya nilai apa-apa.

Bagi pria kelahiran Pare-pare ini, cemoohan dan hujatan sejatinya tak pernah membuatnya risau.

Sebab nyaris tiap kesempatan selama setahun lebih menjadi Presiden, dirinya tak pernah lepas dari hujatan.

Pria yang kala senggang jarinya tak pernah lepas dari tasbih ini, memaklumi hujatan itu sebagai eforia kebebasan pascareformasi.

Tetapi, tatkala kerja keras dan segala daya upayanya dicampakkan sebagai hal yang tak bernilai, B.J Habibie tak mampu menutupi kesedihan hatinya.

Di malam hari setelah MPR menolak pertanggungjawabannya, Habibie menyampaikan pidato yang secara tersirat hendak pamit dari hiruk pikuk dunia politik Indonesia.

Dia hendak menepi serta menarik diri dari segala tetek bengek politik dan kekuasaan.

DanIndonesia kini benar-benar menyaksikan bagaimana setelah meletakkan jabatannya sebagai presiden, Habibie tak sedikitpun tergiur untuk kembali ke dunia politik dan kekuasaan. 

Tatkala beberapa mantan pejabat begitu sulit melepaskan diri dari post power syndrome alias sindrom ingin berkuasa kembali, Habibie justru tetap hening dan tak terpancing untuk tampil kembali.

Habibie memang berhasil menepi dan menarik diri..tetapi beliau tidak bersemedi.

Di hari tuanya sepeninggal Ibu Ainun, beliau masih tetap berkontribusi bagi negeri dengan begitu banyak sumbangsih ilmu dan terobosan teknologi. Habibie memilih menjadi guru bangsa dan teladan abadi, kendati negeri ini pernah mencaci maki dan menghinanya.

Akhir perjalanan politik sampai tua, BJ Habibie dikenang selalu dan Amien Rais menjadi tokoh jalanan seperti yang diungkapkan oleh Alm. Gusdur

Selamat jalan Professor Habibie..Doa tulus dari kami anak negeri, semoga tempat terbaik untukmu.

Alfatihah 

Sebagai Rasa Hormat, Pemerintah Timor Leste Bangun Jembatan BJ Habibie



JAKARTA, TUNTAS.CO.ID – Segenap pimpinan dan jajaran aparatur sipil negara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut berduka cita atas wafatnya Presiden Republik Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie pada Rabu, 11 September 2019 dalam usia 83 tahun. Jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Kamis, 12 September 2019.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengenang  mendiang BJ Habibie sebagai pribadi yang penuh semangat. Sekitar sebulan sebelum tutup usia, Menteri Basuki berkisah sempat bertemu dengan  BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

“Saat itu, adik saya tengah dirawat di rumah sakit yang sama. Kebetulan, ruang rawat inapnya bersebelahan dengan tempat Pak Habibie dirawat. Awalnya saya mendatangi Pak Habibie namun sedang di kamar kecil, namun setelahnya justru Pak Habibie yang datang menghampiri saya dan kami berbincang panjang di depan teras ruang rawat adik saya,” kenang Menteri Basuki.

Dikatakan Menteri Basuki, BJ Habibie menilai pemerataan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan saat ini sudah tepat. Konsep "Membangun dari Pinggiran" perlu dilakukan agar pembangunan tidak hanya fokus pada wilayah tertentu saja.

“Beliau bercerita bagaimana arah pembangunan Indonesia ke depan dan menurutnya pembangunan dengan konsep Indonesia Sentris sudah tepat. Semangat beliau untuk membangun Indonesia itu yang harus kita contoh," kata Menteri Basuki.

Menteri Basuki mengatakan sebenarnya berencana menemui BJ Habibie untuk melaporkan hasil kunjungan kerjanya ke negara Republik Demokratik Timor Leste pada 29-31 Agustus 2019 lalu dalam rangka peringatan 20 tahun Jajak Pendapat. Di Timor Leste, Menteri Basuki juga menghadiri peresmian jembatan yang dibangun Pemerintah Timor Leste dengan nama Jembatan BJ Habibie karena masyarakat Timor Leste menghormati sosok Presiden ke-3 Indonesia itu.

Namun karena mendengar kabar bahwa kondisi BJ Habibie kian menurun, rencana tersebut diurungkan menunggu kondisi kesehatan beliau membaik. Namun takdir berkata lain hingga BJ Habibie tutup usia di RSPAD Gatot Soebroto.

Kiprah BJ Habibie tidak hanya dalam bidang teknologi pesawat terbang namun juga turut menorehkan karya di bidang infrastruktur PUPR. Salah satunya adalah Jembatan Barelang di Provinsi Kepulauan Riau.

Jembatan Barelang yang merupakan singkatan dari Batam, Rempang dan Galang dibangun pada era kepemimpinan BJ Habibie menjabat sebagai Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Batam pada dekade 90-an. Jembatan yang saat ini menjadi ikon pariwisata Kota Batam tersebut merupakan proyek besar yang melibatkan ratusan insinyur. Selaku pemrakarsa, BJ Habibie sama sekali tak mempekerjakan tenaga ahli asing pada saat itu sehingga menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Jembatan Barelang terdiri dari enam buah jembatan dengan nama yang berbeda yang menghubungkan Batam dengan enam pulau lainnya, yakni Pulau Tonton, Nipah, Setokok, Rempang, Galang dan Galang Baru. Diketahui, satu yang terbesar dan terpanjang adalah Jembatan Tengku Fisabilillah atau yang dikenal juga sebagai Jembatan I yang pada tahun 2017 telah dilakukan rehabilitasi/pemeliharaan berkala oleh Kementerian PUPR. (*)

12 September 2019

Kabut Makin Pekat, Pemilik Toko Obat di Tanjabbar Ini Bagikan Masker di Tokonya ke Warga



TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Kabut asap yang semakin PEKAT di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah sangat mengkhawatirkan, karena bukan hanya asap, debu atau serbuk bekas kebakaran juga bertebaran.

Kondisi ini membuat seorang pemilik toko obat di Kuala Tungkal, Yakni Toko Obat Sehat, Beni berinisiatif membagikan masker yang ada di tokonya kepada warga, Kamis (12/9/2019).

Ia sendiri yang membagikan masker ke warga yang lewat di Jalan Sriwijaya, tepatnya di simpang empat taman PKK.

"Cuma ini yang bisa kita bantu, semoga masyarakat bisa terhindar dari penyakit akibat asap ini," kata dia di sela membagikan masker. (Anto)

Mengaduk Teh yang Benar Adalah Leter W, Bukan Melingkar, Ini Alasannya



TUNTAS.CO.ID -Teh menjadi salah satu minuman favorit di Indonesia selain kopi, hampir setiap rumah di Indonesia tersedia teh.

Biasa teh diminum saat pagi hati, sedang santai nonton tv, atau untuk menjamu tamu yang berkunjung ke rumah.


Membuat teh juga merupakan hal yang sangat mudah untuk dilakukan, kita tinggal memasukkan teh, gula, air, setelah itu diaduk dan selesai, teh siap dinikmati.

Namun tahukah kalian bahwa cara membuat teh yang seperti ini dianggap tidak benar oleh pakar etika Neil Phillips dari The Jockey Club.

Menurut Phillips, cara membuat teh yang benar adalah tidak mengaduk minuman tersebut dengan gerakan memutar, tapi naik turun. 

"Anda tidak perlu mengaduk lama-lama, hanya sedikit gerakan saja. Cara ini membuat teh dan susu akan tercampur dengan sempurna," kata Phillips. 

Mengaduk dengan cara naik turun leter W kata Phillips, gula akan cepat larut dengan benar ke dalam air teh sehingga menghasilkan rasa teh yang manisnya pas.

Sementara, jika mengaduk minuman teh secara melingkar gula tidak tercampur sempurna, tapi hanya turun ke dasar cangkir. (*)

Penampilan Sabyan Gambus Memukau Masyarakat Merangin



MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Peringatan Gebyar Muharram 1441 H di Kabupaten Merangin Kamis (12/9), berlangsung meriah. Lapangan eks KONI Bumi Masurai Bangko sesak dipenuhi masyarakat Merangin.

Ratusan massa memadati arena acara yang menghadirkan Sabyan Gambus, pukul 14.00 WIB. Sederetan tembang-tembang khasnya band islami masa kini dilantunkan sang vokalis Nissa Sabyan hingga memukau warga.

Delapan lagu Islami yang dilantunkan Nissa Cs di atas panggung, diikuti penonton. Sorak sorai penonton kian semarak, ketika Nissa Sabyan mengajak Ketua TP PKK Merangin Hj Hesti Haris naik ke atas panggung melantunkan tembang bertajuk ‘Maulana’.

‘’Merangin Mantap, saya suka dengan masyarakat Merangin yang sangat Islami dan suka sekali dengan lagu-lagu saya,’’ ujar Nissa Sabyan sambari melambai-lambaikan tangannya ke penonton.

Sebelumnya Bupati Merangin H Al Haris bersama Wabup H Mashuri dan Plt Sekda H Hendri Maidalef serta Forkopinda Merangin, menyantuni sebanyak 1.000 orang anak  yatim utusan dari 24 kecamatan di Merangin.

‘’Di Merangin banyak anak yatim yang kita tidak tahu bagaimana kondisinya. Untuk itu siapa lagi yang akan perduli dengan nasib anak yatim itu kalau tidak kita bersama. Semua harus perduli dengan anak yatim,’’ kata Bupati.

Terkait anak yatim itu, bupati telah mencetak Kartu Identitas Anak (KIA), sehingga jumlah anak yatim di Merangin bisa diketahui secara pasti. Dilanjutkan Pemberian santunan anak yatim dan Launching Komitmen Gerakan Perduli Anak Yatim.

Puncak acara Gebyar Muharaam 1441 H di juga diisi ceramah agama oleh ustadz H Amin, M. Kes dari Kota Jambi.(may)

Tim Damkar, TNI, Polri dan Pol PP Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Tanjabbar


Kebakaran di Tanjabbar | Anto
TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Tungkal Harapan, Kelapa Gading Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi, Kamis (12/9/2019).

Diketahui api berasal dari rumah Acik Irus, yang terjadi pukul pukul 10.30 WIB, akibat kompor gas.

Suwardi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjab Barat meski api diduga dari kompor gas, namun tim tetap mencari data yang valid.

Akibat musibah ini, enam rumah hangus, rata dengan tanah. Api bisa dipadamkan setelah diterjunkan sekitar 90 personil gabungan.

"Ada dari polisi, TNI, Satpol PP, yayasan Budi Luhur dan tim Damkar," katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara untuk jumlah kerugian belum bisa ditaksir. (Anto)