PMII Provinsi Jambi Kecam Pelaku Penyerangan Kantor PMII Makassar


JAMBI, TUNTAS.CO.ID - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Provinsi Jambi mengecam aksi penyerangan di sekretariat PMII Cabang Makassar oleh orang tidak dikenal pada Minggu (17/11/2019) dini hari.

“Atas nama PMII Provinsi Jambi kami sangat mengecam dan mengutuk pelaku aksi penyerangan terhadap sahabat-sahabat kami yang ada di makasar, karna tidak ada satu alasan untuk membenarkan dan membiarkan masalah ini begitu saja terjadi, maka pihak berwajib harus segera mengusut dan menangkap pelakunya,” ucap Hengki Tornado (Ketua PKC PMII) Prov Jambi.

Hengki mengatakan bahwa PMII yang merupakan organisasi kemahasiswaan, yang didirikan oleh para tokoh-tokoh NU yang tujuannya jelas untuk bangsa dan negara indonesia, Bahkan rela mati untuk menjaga bangsa ini.

“PMII itu organisasi yang jelas dan tidak pernah berbuat masalah di republik ini, Jangan ada satupun yang mau coba- coba merusak nama baik PMII, sampai keliang lahatpun akan kami kejar."

Selanjutnnya kami akan mendorong PB PMII untuk melakukan upaya-upaya hukum terahadap siapapun pelakunya dalam insident ini, supaya peristiwa ini tidak terjadi lagi dimanapun, termasuk di Provinsi Jambi khususnya dan di seluruh penjuruh negeri umumnya.

Dari peristiwa penyerangan tersebut terdapat seorang korban yang merupakan kader PMII berinisial AM yang terkena busur panah di bagian perut dan di bawah mata kiri. Selain kerusan sekretariat, juga ditemukan bom molotov di ruang tamu serta beberapa anak panah dan sebuah jam tangan yang diduga milik pelaku.

Dalam keterangan para saksi bahwa kejadian ini membuat para penghuni sekret bingung sebab tidak ada masalah apapun baik secara organisasi maupun personal kader itu sendiri, apalagi diketahui kondisi sekretariat saat kejadian dalam keadaan sepi dan hanya beberapa kader yang ada di dalam sekret yang juga posisinya lagi tertidur. (*)

Bupati Safrial Serahkan Piagam Penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Usai upacara peringatan Hari Kesehatan Naaional ke 55 Tahun 2019, Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS serahkan Piagam Penghargaan bagi pemenang Tenaga Kesehatan Teladan Puskesmas tingkat provinsi jambi tahun 2019. Senin (18/11).

Pada upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati itu, Bupati sampaikan ada dua isu utama yang harus diselesaikan terkait prioritas pembangunan sumber daya manusia. Isu tersebut meliputi stunting dan jaminan kesehatan nasional. Selain dua isu itu, Bupati juga sampaikan ada permasalahan lain yang penting segera diselesaikan, seperti tingginya harga obat-obatan, dan rendahnya penggunaan alat kesehatan produksi dalam negeri.

Bupati lebih lanjut menyampaikan, penyelesaian permasalahan stunting masih menjadi prioritas meskipun angka stunting mengalami penurunan hampir 10% dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Terkait JKN, Bupati sampaikan bahwa JKN telah dilakaanakan sepenuhnya meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pelaksanaannya. Menurutnya, peningkatan pemanfaatan JKN menjadi bukti layanan ini sangat dibutuhkan masyarakat.

"JKN sangat dibutuhkan masyarakat, untuk itu mari kita cari solusi permasalahan yang dihadapai dalam memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan yang lebih adil dan merata" ujarnya.

"Saat ini, pembangunan kesehatan menekankan dua penguatan yaitu optimalisasi inovasi layanan kesehatan dan harmonisasi kepentingan pemangku kebijakan, hal ini dimaksudkan untuk mengefisienkan tindakan-tindakan yang mahal dengan mengoptimalkan inovasi pelayanan kesehatan dan penyediaan obat serta alat kesehatan produk lokal" tambahnya.

Selain serahkan piagam penghargaan bagivtenaga kesehatan teladan, Bupati bersama forkopimda juga meninjau kegiatan sunatan masal yang diselenggarakan di halaman dinas kesehatan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 55.

Berikut daftar pemenang tenaga kesehatan teladan puskesmas tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Provinsi Jambi.

1. dr. Immanuel, Kategori dokter umum, asal Puskesmas Lubuk Kambing, sebagai pemenang I tingkat Kabupaten dan pemenang II tingkat Provinsi Jambi.

2. dr.g, Devasari Geminastiti, kategori dokter gigi, asal Puskesmas Pelabuhan Dagang, sebagai pemenang I tingkat kabupaten.

3. Venny Budi R, Am.kep, kategori Perawat, asal Puskesmas Kuala Tungkal II, sebagai pemenang I tingkat Kabupaten, pemenang  I Tingkat Provinsi Jambi dan pemenang tingkat Nasional.

4. Titin Prihatin, Am.keb, kategori Bidan, asal Puskesmas rawat inap Suban, sebagai pemenang I tingkat Kabupaten, dan pemenang II tingkat Provinsi Jambi.

5. Mela Adriati, SKM, kategori Kesehatan masyarakat, asal Puskesmas rawat inap Pijoan Baru, sebagai pemenang I tingkat Kabupaten.

6. Helma Handayani, Am.kl, kategori Kesehatan lingkungan, asal Puskesmas Pelabuhan Dagang, sebagai pemenang I tingkat kabupaten, dan pemenang III tingkat Provinsi Jambi.

7. Dwi Suci Puspasari, Ahli teknologi Laboratorium Medik puskesmas pelabuhan dagang, sebagai pemenang I tingkat kabupaten, dan Pemenang II tingkat provinsi Jambi.

8. Supirson Sinaga, Am.G, kategori Gizi, asal Puskesmas rawat inap Merlung, sebagai pemenang I tingkat Kabupaten.

9. Venny Jaya Suryanti, Am.far, Kategori Kefarmasian, asal Puskesmas Kuala Tungkal II, sebagai pemenang I tingkat Kabupaten.(Anto)

Serikat Pekerja Pertamina Nolak Ahok, Netizen Sarankan untuk Resign


JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan masuk ke dalam BUMN. Jokowi mempercayainya untuk menjadi bos Pertamina.

Sejalan dengan itu, serikat pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak bila benar Ahok menjadi pimpinan di sana.

"Kita tahu perilaku Pak Ahok itu kan kata-katanya kasar, sering bikin keributan," kata Arie kepada detikcom, Jumat (15/11/2019).

Namun demikian pernyataan Arie memunculkan reaksi di netizen, netizen curiga ada tindakan 'busuk' di internal Pertamina sehingga takut jika Ahok masuk maka semua akan terbongkar.

Bukan cuma itu, netizen juga menyarankan pegawai Pertamina yang menolak Ahok menjadi direktur utama Pertamina untuk segera resign, karena banyak putera puteri Indonesia yang siap menggantikan.

"Kalau nolak Ahok silahkan pada keluar dari Pertamina,,kebetulan anak ku belum kerja semoga bisa dapat kerja di Pertamina Amiinn" tulis @kantiskanti

"Yg menolak suruh risgn Dari perusahaan pertamina,
Masih banyak orang jujur yg antre mau bekerja disana,
Niat maling pasti Gerah gk bisa berkutik" kata @wypurnama

Bukan cuma itu, netizen menilisik latar belakang pengurus Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), ternyata merupakan anggota kelompok 212.

Karier Ahok di pemerintahan akan kembali dimulai dengan menjadi Direktur Utama PT Pertamina.

Kabar ini mencuat setelah Ahok bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Jabatan yang akan diberikan ke Ahok adalah Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Pengamat Fabby Tumiwa, menilai Ahok memang cocok ditempatkan di BUMN yang banyak menangani penugasan dari pemerintah, seperti misalnya mengelola subsidi negara.

Dengan karakternya yang kontroversial, Ahok dinilai bermanfaat untuk menghadapi pemangku kepentingan seperti DPR dan lainnya untuk tegas menjalankan program pemerintah ataupun BUMN.

"Tapi dengan persyaratan, dia harus memahami betul good governance dan menjadi orang yang mampu dan bersihkan mafia-mafia," katanya.

Lalu sebenarnya siapa yang memunculkan nama Ahok untuk menjadi bos Pertamina ?

Dua sumber di lingkup internal Kementerian BUMN menuturkan Presiden Joko Widodo yang mengusulkan nama Ahok kepada Erick.

“Permintaan itu dari Presiden,” ujar dua sumber tersebut.

Tugas utama Ahok sebagai bos Pertamina nantinya  melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengelolaan Perusahaan, memberikan saran kepada Direksi, pengawasan terhadap pelaksanaan rencana jangka panjang, rencana kerja dan anggaran, ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta pengawasan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan. (*)

Iqbal Lius Komandoi KNPI Jambi, dan Menegaskan KNPI Jambi Hanya Satu


JAMBI, TUNTAS.CO.ID - Langkah Iqbal Linus merebut tahta KNPI Provinsi Jambi berjalan mulus. Didukung 10 Dewan Pengurus Daerah KNPI Kabupaten/Kota plus Organisasi Kepemudaan (OKP), Iqbal–begitu ia disapa–, melenggang mudah.

“Saya bersyukur telah dipercaya untuk memimpin organisasi para pemuda. Kedepan, saya berharap pemuda bersatu di bawah gerbong KNPI,”ujar Iqbal kepada sejumlah wartawan di Hotel Grand, Kamis malam.

Padahal, lazimnya, Musda KNPI kerap berlangsung panas. Beberapa Musda bahkan berlangsung ricuh. Musda ke-15 kali ini mencetak sejarah baru–berjalan hikmat tanpa kericuhan–. Itu menunjukkan kedewasaan Pemuda Jambi dan pembuktian bahwa mereka mendukung penuh Iqbal menahkodai KNPI Provinsi Jambi.

Jebolan University of British Columbia di Canada ini menegaskan, KNPI hanya satu dan solid di bawah komando pusat Noer Fajriansyah. Inilah satu-satunya, menurut Iqbal, KNPI yang berbadan hukum—lengkap dengan akta notaris dan SK KemenkumHAM–.

KNPI Noer Fajriansyah ditetapkan Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor AHU-000037.AH.01.08.TAHUN 2019 beserta akta notaris Relawati SH Nomor 02 tanggal 16 Januari 2019.

Ketua KNPI Pusat Noer Fajriansyah bahkan turun langsung menengok prosesi Musda KNPI Jambi, yang dihelat di Hotel Grand itu. Ia turut memboyong Sekretaris Jenderal Addin Jauharudin beserta Bendahara Umum Tweedy Noviady G.

Gubernur Jambi Fachrori Umar pun ikut mendukung Musda KNPI ke-15 ini. Bang Puk–sapaan akrab Gubernur Fachrori–, bahkan memfasilitasi pembukaan Musda di rumah dinas Gubernur Jambi.

Iqbal lagi-lagi mempertegas posisi KNPI Provinsi Jambi di bawah kepemimpinannya hanya satu. Ia menyebut Muhammad Arqon bukan lagi bagian dari KNPI. Dan tak berhak mengklaim atau menggunakan atribut KNPI.

“Kepengurusan Arqon di KNPI sudah dibekukan. Ia diganti Mezi Arsento selaku caretaker,”ujar Iqbal.

Secara resmi, pembekuan Muhamad Arqon dari kepengurusan KNPI dilandasi surat dari DPP KNPI dengan nomor KEP.005/DPP KNPI/IX/2019 tertanggal 27 September 2019.

SK Kepengurusan Arqon sebenarnya di terbitkan oleh Muhamad Rifai Darus. Sedangkan Ketua Umum KNPI Noer Fajriansyah merupakan pucuk pimpinan KNPI setelah Muhamad Rifai Darus. Karena itu, kemenkumHAM menerbitkan SK KNPI untuk Noer Fajriansyah.

Muhammad Rifai Darus kini tercatat sebagai ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) di jajaran kepengurusan KNPI Noer Fajriansyah.

Sementara, Arqon di bekukan karena ia melanggar anggaran dasar dan rumah tangga KNPI. Arqon dinilai tak melakukan komunikasi baik dengan DPP KNPI pusat.

Mezi Arsento, menantu mantan gubernur Jambi HBA lantas ditunjuk oleh KNPI pusat sebagai caretaker dengan tugas utama menggelar Musda.

“Saya atas nama pribadi dan para pemuda mengucapkan terimakasih kepada bang Mezi yang telah sukses menggelar musda sehingga lahirnya ketua baru,”katanya.

Iqbal bersiap merangkul semua pemuda untuk masuk ke dalam kepengurusan KNPI.

“Ayo sama-sama kita berkarya dan membesarkan organisasi pemuda ini,” pungkasnya. (*)

Kasus Terorisme, Karyawan Krakatau Steel Ditangkap


JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Satu orang karyawan PT Krakatau Steel (Persero) ditangkap tim Densus 88 Antiteror, Rabu (13/11). Ia ditangkap di wilayah Provinsi Banten bersama tiga orang lainnya.

Manajemen Kraktau Steel juga sudah mengkonfirmasi penangkapan tersebut. Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (15/11) juga angkat bicara.

Ia mengatakan terorisme adalah tindak kejahatan yang bisa menimbulkan ketakutan masif dan menimbulkan korban. Terorisme juga merusak objek vital yang strategis.

"Saya mendukung kerja polisi dan semua aparat guna memerangi terorisme. Dimanapun itu, bukan hanya di lingkungan BUMN tetapi di seluruh Indonesia,” kata Erick.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Krakatau Steel, Pria Utama mengatakan karyawan yang ditangkap Densus 88 adalah level staf. Bukan merupakan petinggi atau level manajemen.

"Manajemen mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh aparatur hukum dalam rangka memerangi terorisme di Indonesia," katanya.(mm)

Gandeng Bupati Romi, Mashuri Lepas Gelamor Offroad


TUNTAS.CO.ID, MERANGIN-Wabup Merangin Mashuri bersama Bupati Tanjungjabung Timur Romi Hariyanto pada Kamis (14/11), melepas Geopark Lestari Adventur (Gelamor) Offroad 2019, di jalan dua jalur depan Kantor Bupati  Merangin.

Pada Glamor III Offroad dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Merangin ke-70 tersebut, H Romi Hariyanto hadir sebagai peserta dengan kendaraan modifikasi Jeep Ceroke.

Glamor III Offroad diikuti sebanyak 45 offroader dari luar Kabupaten Merangin dan puluhan offroader Merangin. Event tahunan Pemkab Merangin itu, akan berlangsung selama empat hari.

‘’Jadi selama empat hari ini, para offroader-offroader tangguh ini akan menempuh medan Merangin yang sangat menantang. Selain medannya menantang, alam Merangin yang lestari sangat indah untuk dinikmati,’’ujar Wabup.

Sementara itu menurut Andi Biuku salah seorang panitia, Glamor III Offroad yang diikuti berbagai jenis merek kendaraan yang sudah dimodifikasi itu, akan menempuh rute sepanjang 60 Km.

‘’Setelah dilepas Pak Wabup dan Bupati Romi, para offroder akan menempuh rite masuk ke kawasan hutan di Desa Pulang Rengas sampai ke Desa Sungai Putih Kecamatan Bangko Barat,’’terang Andi Biuku.

Perjalanan panjang itu lanjut ‘penggila’ otomotif ini, akan dilanjutkan ke rute masuk kawasan Hutan Kota dibelakang Masjid Baitul Makmur Merangin dan akan finish di pelataran parkir Hotel Royal Bangko pada Minggu (17/11).(hms/may)

Tanggapi Bom Medan, JK Minta Islam Moderat Diajarkan di Universitas

 JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Tindakan bom bunuh diri di Medan pada Rabu (13/11/2019) mendapat perhatian banyak pihak.
Salah satu yang memberi perhatian serius adalah mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK).
JK mengungkap soal pentingnya mengajarkan pemahaman tentang Islam moderat oleh lembaga pendidikan tinggi, sehingga dapat menangkal ajaran radikalisme.
"Tentu kita mengharapkan bagaimana universitas mengajarkan pentingnya Islam moderat, seperti yang dibawa oleh ulama-ulama terdahulu," kata JK.
Untuk diketahui bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan. Pelaku yang berjumlah satu orang ini tewas di tempat.
Akibat aksi ini, enam orang terluka. Mereka yang terluka adalah lima polisi dan satu warga sipil.
Kepolisian Republik Indonesia mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri berinisial RBN, berusia 24 tahun, berstatus mahasiswa.
RBN dalam aksinya menyamar menjadi pengemudi ojek online. Atribut ojek online yang digunakan pelaku dalam aksinya adalah bentuk penyamaran.
Hal ini diungkapkan Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri dalam keterangan persnya, Rabu, 13/11/2019). 
Berdasarkan penelusuran sementara Tim Densus 88 dan Polda Sumatera Utara aksi aksi serangan bom bunuh diri tersebut juga dilakukan oleh pelaku tunggal alias Lone Wolf oleh terduga pelaku.
“Hasil penyelidikan sidik jari yang ditemukan tim inavis di TKP berhasil mengidentitfikasi pelaku. Pelaku atas nama inisial RMN usia 24 tahun, lahir di Medan. Statusnya adalah pelajar atau mahasiswa,” ungkap Dedi. (*)

Ahok Akan Jadi Bos Pertamina, Tugas Pertamanya Membersihkan Mafia


JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Karier Ahok di pemerintahan akan kembali dimulai dengan menjadi Direktur Utama PT Pertamina.

Kabar ini mencuat setelah Ahok bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Jabatan yang akan diberikan ke Ahok adalah Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). 

Pengamat Fabby Tumiwa, menilai Ahok memang cocok ditempatkan di BUMN yang banyak menangani penugasan dari pemerintah, seperti misalnya mengelola subsidi negara. 

Dengan karakternya yang kontroversial, Ahok dinilai bermanfaat untuk menghadapi pemangku kepentingan seperti DPR dan lainnya untuk tegas menjalankan program pemerintah ataupun BUMN.

"Tapi dengan persyaratan, dia harus memahami betul good governance dan menjadi orang yang mampu dan bersihkan mafia-mafia," katanya.

Lalu sebenarnya siapa yang memunculkan nama Ahok untuk menjadi bos Pertamina ? 

Dua sumber di lingkup internal Kementerian BUMN menuturkan Presiden Joko Widodo yang mengusulkan nama Ahok kepada Erick. 

“Permintaan itu dari Presiden,” ujar dua sumber tersebut.

Tugas utama Ahok sebagai bos Pertamina nantinya  melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengelolaan Perusahaan, memberikan saran kepada Direksi, pengawasan terhadap pelaksanaan rencana jangka panjang, rencana kerja dan anggaran, ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta pengawasan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan. (*)

Oknum MUI yang Larang Ucapkan Salam Lintas Agama Disarankan Pindah Negara

JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim terkait larangan pengucapan salam lintas agama kini mendapat respon dari banyak pihak.
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menilai MUI semestinya memperkuat toleransi antar umat agama, bukannya membuat gaduh. 
"MUI Jatim ini hanya menebar kecurigaan, harusnya dikuatkan kerukunan umat beragama bukan malah adu domba. Ingat di MUI itu dari Indonesia, asas keindonesiaan yang harus diprioritaskan," kata Gun Romli, Senin (11/11/2019) di jejaring pribadinya @GunRomli.
Gun Romli menyebut memang ada yang melarang dan ada yang memperbolehkan mengucapkan salam lintas agama, sehingga bersifat khilafiyah.
"Salam lintas agama dari sisi doktrin Islam itu khilafiyah, baik yang memperbolehkan & melarang sama-sama punya dalil, tapi yang wajib adalah menjaga kerukunan atas asas keindonesiaan, yang wajib mestinya diprioritaskan atas yang khilafiyah," imbuhnya.
Maka dari itu, Gun Romli meminta oknum penebar kebencian yang mengatasnamakan diri sebagai MUI Jatim pidah negara jika tak mampu menghormati keberagaman.
"Nah yang mengatasnamakan MUI Jatim tapi malah menyebarkan kecurigaan, mau menang sendiri, tidak mau arif melihat asas keindonesiaan, sebaiknya pindah ke Saudi Arabia saja, bisa bikin fatwa suka-suka," pungkas Gun Romli. (*)

Safrial Rotasi Pejabat Eselon II dan Mengukuhkan Kembali 5 Pejabat


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Rotasi Jabatan Kepala OPD di Pemkab  Tanjung Jabung Barat kembali terjadi dimasa satu tahun kedepan jabatan Bupati Safrial dan wakil bupati Amir Sakib.

Hari ini Bupati Tanjung Jabung Barat Dr.Ir. H. Safrial.MS. merombak kabinet dengan melantik 8 pejabat eselon II dan mengukuhkan kembali 5 pejabat eselon II di lingkungan pemerintah setempat di Aula Pola Utama Kantor Bupati, Senin (11/11/19).

13 pejabat eselon II yang dilantik dan dikukuhkan ulang tersebut merupakan hasil job fit atau uji kesesuaian jabatan yang dilakukan sejak Oktober 2019 lalu yang telah mendapat ekomendasi KASN.

Bupati  H. Safrial mengatakan, jabatan bukan lah hak, melainkan amanah dan kepercayaan untuk itu kepada pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya khususnya yang mendapatkan promosi jabatan, diharapkan mampu membuktikan kemampuan dengan menunjukkan prestasi kerja yang baik di masa yang akan datang.

Ia juga meminta kepada pejabat tersebut agar senantiasa menunjukkan dedikasi, loyalitas dan kinerja yang tinggi mengingat seluruh pejabat khususnya mereka yang sudah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama seluruhnya akan senantiasa dilakukan evaluasi terhadap kinerjanya, sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Safrial juga meneyinggung pejabat yang baru didefinitifkan jangan sampai pensiun di jalan. Artinya kebanyakan jalan Dinas Luar. Jangan nongkrong di bandara tetus.

Delapan pejabat yang dilantik dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat No. 1004/Kep-Bup/BKPSDM/2019 tanggal 11 November 2019 di antaranya:

1. H. R. Gatoro Suwarso, SH, MM menjabat Kepala BKPSDM, sebelumnya Kepala Inspektorat.
2. H. Noor Setyo Budi, S.Sos Kadis PMD sebelumnya Kadis Tenaga Kerja.
3. Mulyadi, S.Pd, M.Kes sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik sebelumnya Kadis PMD.
4. Drs. Endang Surya, MM sebagai Kasat Pol PP sebelumnya Kadis Perhubungan.
5. Ir. Netty Martini, M.Si sebagai Kadis Perikanan.
6. Ir. Erwin sebagai Asisten II Perekonomian dan Pembangunan sebelumnya Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik.
7. Drs. Encep Jarkasih sebagai Kepala Inspektorat sebelumnya Kepala BKPSDM.
8. Syamsul Juhari, S.Sos sebagai Kadis Perhubungan sebelumnya Kasat Pol PP.
Sedangkan lima pejabat yang dilantik dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat No. 1005/Kep-Bup/BKPSDM/2019 tanggal 11 November 2019 di antaranya

1. Ir. Zainuddin, MM Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura.
2. Ir. Firdaus Khatab, MM Kepala BAPPEDA.
3. Ir. H. Andi Ahman Nuzul Kepala Dinas PUPR.
4. Jeter Simamora, S.IP Asisten Administrasi Umum.
5. Ir. Melam Bangun, Kadis Perkebunan dan Peternakan.

Dana Kampung Tidak Sampai ke Rakyat, Bupati Minta Dilakukan Evaluasi Total


MULIA, TUNTAS.CO.ID -Bertempat di halaman Apel Kantor Bupati Puncak Jaya Pagalome, Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM pimpin apel gabungan Pemda, Instansi vertikal da Ormas dijajaran Pemkab Puncak Jaya Pkl. 07.30 WIT.

Dengan mengenakan stelan jas didampingi Wakil Bupati Deinas Geley, S.Sos, Plt. Sekda Tumiran, S.Sos, M.AP, Bupati Yuni Wonda menyampaikan bahwa sebagai delegasi papua dalam Pendidikan Lemhanas RI mengucapkan terima kasih kepada Jajarannya dan segenap masyarakat yang telah menjaga situasi yang damai di Puncak Jaya. Dirinya juga meminta dukungan dan doa agar dapat menuntaskan pendidikan Lemhanas yang masih tersisa 2 minggu kedepan.

Pada hari yang sama pula, akan dilakukan acara pelantikan dan peresmian Anggota DPRD Kab. Puncak Jaya Periode 2014-2024. "Kita harus berikan sambutan kepada anggota DPRD baru sebagai pejabat daerah dan bukan pejabat negara yang akan dilantik nanti. Meski baru dan masih banyak belajar sebagai pemerintah kita tetap memberikan dukungan dan berkoordinasi dengan instansi terkait karena tugas kita adalah melayani masyarakat." Ungkap Yumi Wonda.

Disinyalir terkait isu keeusuhan jelang DPRD, Bupati secara tegas mengatakan untuk tidak percaya dengan isu miring da Hoax. "Jangan percaya hoax! Saya pastikan Mulia dan Puncak Jaya hari ini dan kedepan aman. Aparat keamanan yang bertugas juga telah siap mengantisipasi hal tak terduga. Masyarakat jangan terprovokasi baik dari isu maupun dari media sosial, Aktivitas pelayanan harus tetap berjalan karena Tuhan bersama Kita yang setia melayani masyarakat" Tegas Bupati.

Pasca Ibadah Gabungan kemarin, Minggu(10/11) Bupati menyampaikan teguran keras kepada umat nasrani terutama teguran keras kepada ASN yaitu kepala distrik dan kepala kampung yang tidak becus mengelola dana kampung.

Ada indikasi permainan dan praktik pinjam meminjam uang dengan bunga yang sangat tidak masuk akal(tengkulak)yang tercium oleh Bupati. Kepala Kampung secara sengaja meminjam uang dan barang ke pihak tertentu dan bahkan ke kios/toko dan saat dana cair diharuskan membayar bunga yang tinggi.

"Setelah cair, di depan Bank Papua uang yg turun tidak langsung disalurkan ke kampung untuk pembangunan, tetapi untuk untuk bayar hutang sana sini, ini masih kita selidiki dan kedepan akan saya evaluasi. Kami akan berkonsultasi ke Mendagri dan Kementerian Desa dan PDT agar nantinya jangan salurkan uang tetapi barang/fisik berupa pembangunan yang betul - betul dibutuhkan oleh masyarakat kampung. Uang yang disalurkan akan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi." Cecar Bupati Yuni.

Fenomena ini sangat disesalkan Bupati mengingat gelontoran dana yang dialokasikan negara untuk kampung sangat besar, tahapan perencanaan dan mekanisme sudah betul namun ada celah yang dimanfaatkan oleh oknum sehingga efektif hanya untuk memperkaya oknum saja.

Terkait rencana perampingan Eselon di jajaran Kementerian Dalam Negeri, Bupati bersama Kepala Daerah yang mengikuti Lemhanas akan memberikan telahaan dan masukan kepada Presiden untuk di evaluasi. "Dibeberapa Daerah masih membutuhkan struktur Eselon III dan IV, karena kita masih butuh tenaga di daerah, tetapi sebagai PNS yang menjadi abdi negara dan abdi masyarakat mental PNS sudah harus profesional dan siap menerima konsekuensi apakah perampingan jadi dilakukan. Itu kita tunggu saja keputusan Presiden" Tutup Bupati Yuni.(bar)

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Safrial Beri Bingkisan untuk Veteran


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin langsung pelakaanaan upacara parade peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 yang terpusat di Halaman Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Minggu (10/11/2019).

Membacakan Sambutan Menteri Sosial, Bupati menyampaikan, peringatan hari pahlawan, diharapkan dapat menumbuh kembangkan semangat juang setiap warga negara indonesia serta lebih menghargai perjuangan pahlawan. hal itu mengingat kemerdekaan bangsa Indonesia juga diraih dengan semangat juang dan pengorbanan para pahlawan.

Sesuai dengan tema peringatan hari pahlawan "Aku Pahlawan Masa Kini", Bupati berharap generasi muda bangsa Indonesia lebih semangat dalam berinovasi. Menurutnya, setiap warga negara indonesia bisa menjadi pahlawan dengan aksi - aksi nyata yang memperkuat keutuhan NKRI.

"Bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata, tetapi kita juga bisa jadi pahlawan dengan menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, atau mengharumkan nama bangsa indonesia," ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengingatkan peringatan hari pahlawan bukan hanya bersifat seremonial, tetapi harus diisi dengan berbagai aktivitas dan kegiatan yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan kepedulian terhadap sesama.

Usai upacara, Bupati didampingi Wakil Bupati serahkan paket sembako secara simbolis kepada lima orang istri veteran Tanjung Jabung Barat. Kegiatan di lanjutkan secara serentak di dua lokasi yang berbeda. Bupati dan Wakil Bupati ikuti upacara Ziarah Nasional dalam rangka Hari Pahlawan, yang dipimpin langsung Dandim 0419 M. Arriyudistira. 

Upacara Ziarah Nasional yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Yudha Satria Pengabuan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD, Staf Ahli, Para Kepala OPD, Kepala Bagian di Lingkup Sekretariat Daerah serta tamu undangan lainnya.

Sementara itu pada waktu yang bersamaan dilaksanakan juga upacara pelarungan bunga di Sungai Pengabuan, tepatnya Dermaga Syahbandar Kuala Tungkal. Upacara dipimpin langsung oleh Wakapolres Tanjabbar, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kab Tanjab Barat Ir. H. Agus Sanusi, Asisten, Staf Ahli, dan beberapa Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.(Anto)

Salut! Timnas Indonesia U-19 Moncer

 

JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Tim nasional U-19 menjadi penawar yang manis di tengah jebloknya sepak bola tanah air. Di grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 2020, Bagas cs tampil mengesankan.

Hingga Sabtu (9/11) anak muda merah putih memimpin klasemen Grup K. Pencetak gol terbanyak juga sukses dikunci oleh anak asuh Fakhri Husaini.

Timnas Indonesia memuncaki klasemen usai menggasak Hongkong 4-0 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (8/11). Gol-gol dicetak Amiruddin Bagas, Muhammad Fajar Fathur, David Maulana, dan Amiruddin Bagus.

Indonesia memimpin klasemen Grup K dengan enam poin dari dua pertandingan. Korea Utara di peringkat kedua dengan mengantongi empat poin.

Hong Kong yang punya poin satu di posisi tiga. Terakhir Timor Leste berada di level juru kunci setelah selalu kalah di dua laga dan dipastikan tidak punya peluang lolos ke Kualifikasi Piala Asia U-19 2020.

Penyerang sayap Indonesia Muhammad Fajar Fathur Rahman masih jadi pemain tersubur di Grup K dengan tiga gol. Di belakangnya ada penyerang Korea Utara Ri Jo Guk dengan dua gol.(mm)

Kalah, Jonatan Christie Akui Salah Mikir


JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie terjungkal di babak perempat final turnamen Fuzhou China Open 2019, Jumat (8/11). Ia mengatakan kalah karena cara pikirnya sendiri.

Jojo, sapaan Jonatan, ditumbangkan pemain unggulan keempat asal Denmark, Anders Antonsen. Ia kalah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21, 11-21.

"Intinya, penyebab utama kekalahan tadi adalah cara pikir. Mungkin tadi cara pikir saya salah. Dari awal, bukan saya yang mengejar lawan, tapi saya yang dikejar terus," kata Jojo.

Ia mengakui merasa performa di bawah standar. Permaiannya tidak bisa berkembang.

"Saya merasa sangat under perform, benar-benar tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan. Permainan saya tidak bisa keluar, mungkin memang salah cara pikir," tambah Jojo lagi.(mm)

Ansor Jambi Desak Pemerintah Serius Tangani Radikalisme

Juwanda saat mengikuti Rakornas GP Ansor
JAMBI, TUNTAS.CO.ID - Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Indonesia menilai radikalisme agama yang berkembang belakangan ini sudah sangat mengkhawatirkan.

Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Jambi juga memberi tanggapan. Ketua PW GP Ansor Provinsi Jambi, Juwanda menyebut kondisi radikalisme di Indonesia saat ini memang sudah di zona merah.

Persoalan ini semakin meruncing kata Juwanda, justru karena lemahnya pemerintah selama ini dalam memantau dan mencegah faham radikalisme itu berkembang.

"Selama ini tidak ada langkah strategis dari pemerintah dalam mencegah radikalisme. Pada saat terjadi pengeboman, baru dilakukan penangkapan," kata Juwanda, Jumat (8/11/2019).

Padahal faham itu dikembangkan lewat forum-forum yang sebenarnya sangat mudah dideteksi oleh negara lewat perangkatnya. 

"Kampus menjadi salah satu tempat faham ini dikembangkan, bagaimana ada kelompok organisasi tertentu yang menerapkan ideologi khilafah sebagai basis perjuangan organisasi mereka," jelas pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi ini.

Untuk itu Juwanda meminta pemerintahan Jokowi di periode kedua benar-benar serius memerangi radikalisme.

"Langkah-langkahnya pun harus jelas dan terukur, targetnya apa saja," pungkasnya. 

Sebelumnya Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) menyatakan sikap politiknya atas masa pemerintahan Jokowi periode kedua. 

GP Ansor akan mendukung kebijakan pemerintah ketika pemerintah melakukan upaya serius yang sejalan dengan politik kebangsaan NU dan GP Ansor dalam menangani ekstremisme-terorisme, intoleransi, serta tindakan kekerasan. 

Demikian pernyataan sikap PP GP Ansor dalam forum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerakan Pemuda Ansor pada Rabu-Kamis (6-7/11) di Kantor Sekretariat PP GP Ansor, Jalan Kramat Raya Nomor 65 A, Jakarta Pusat. 

Ketua Umum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Choumas (Gus Yaqut) mengatakan bahwa dukungan GP Ansor terhadap pemerintah selalu didasarkan pada komitmen kerakyatan dan kebangsaan. 

“Selama pemerintah memberikan keberpihakannya kepada komitmen tersebut (kerakyatan dan kebangsaan), GP Ansor akan tetap menjadi mitra strategis. Sebaliknya, jika komitmen tersebut bergeser, GP Ansor akan menjadi pihak yang pertama kali mengingatkan dan mengambil posisi yang berbeda,” kata Gus Yaqut. 

Organisasi gerakan pemuda NU ini memandang radikalisme agama yang berkembang belakangan ini—setidaknya 8 tahun terakhir—sudah sangat mengkhawatirkan. Kondisi ini bagi GP Ansor sangat berbahaya. (*)

Ashanty Buka-bukaan Tips Berhubungan Badan di Ranjang Biar Lebih Greget


TUNTAS.CO.ID - Artis cantik Ashanty membagikan tips berhubungan intim dengan suami. Saat bercintakita kata dia tak boleh terlalu buka-bukaan di depan suami.

Hal itu penting karena menurut Ashanty akan membuat lebih greget saat berhubungan badan.

Ia pun membagikan hal itu kepada pasangan suami istri dari kalangan artis lainnya yaitu Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama.

“Kalau aku bilang buka itu pas saat kita mau berhubungan karena dapat geregetnya,” katanya dikutip dari Nova.

Ia pun berpendapat bahwa variasi seks dalam rumah tangga itu sangat penting.

“Kalau aku tuh, sukanya langsung aja mas Anang tuh banyak teorinya,” bebernya.

Anang Hermansyah pun berpendapat lain, yaitu hubungan intim perlu pemanasan.

Anang pun mengaku selalu ngomong jika ingin berhubungan intim.

Namun, Ashanty mengaku sejauh ini tidak ada batasan dalam berhubungan intim selama menjadi istri Anang. (*)

Anggaran Pembuatan Naskah Pidato Anies Baswedan Rp 390 Juta


JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Anggaran Pemprov DKI Jakarta kini terus menjadi sorotan, karena dianggap 'mengada-ada', mengingat jumlahnya yang sangat fantastis.

Bukan hanya soal pulpen dan lem aibon yang dianggarkan hingga puluhan dan ratusan juta, pembuatan naskah pidato juga dianggarkan sampai Rp 390 juta.

Anggaran itu digunakan untuk membiayai jasa penulis pidato gubernur Anies Baswedan, makalah dan kertas kerja.

Ajuan anggaran ini tertuang dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI Jakarta tahun 2020.

Pihak yang mengajukan adalah Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri DKI.

Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif dikutip dari suara justru menyebut rancangan anggaran itu masih wajar.

Kemudian soal kejanggalan draf KUA-PPAS, di mana jumlah tenaga ahli yang akan dibayar adalah 6,5 orang, atau memunculkan persepsi 65 orang.

Menurut Syarif, hal itu hanyalah sekadar kesalahan ketik. Ia meyakini jumlah sebenarnya adalah enam atau lima orang.

"Enggak mungkin 65 orang menyusun pidato, tar pikirannya beda - beda lagi, jadi menurut saya itu kalau ada ketikan 6,5 saya duga itu kesalahan ketik," pungkasnya. (*)

Suami Gunakan Ayat Al Quran Tanggapi Soal 'Layangan Putus'


TUNTAS.CO.ID - Ricky Zainal akhirnya memberi klarifikasi setelah dikaitkan dengan kisah Layangan Putus yang heboh di media sosial, sejak diunggah Mommi Asf di Facebook.

Ricky Zainal dikaitkan dengan penulis Layangan Putus milik Mommi Asf.

Ia mendapat banyak hujatan terkait cerita Layangan Putus itu.

Untuk memberi klarifikasi, Ricky Zainal melakukan Instagram Live dan mengunggah sebuah ayat Al Quran di Instagram Story-nya.

"Terkadang orang memandangmu sebagai orang yang bertaqwa. Sebagian orang memandangmu sebagai orang yang berlumuran dosa. DDansebagian orang memandangmu, begini dan begitu. Namun pada hakikatnya.."

"Sesungguhnya engkau yang paling tahu tentang dirimu sendiri. Satu rahasia pun tidak akan diketahui orang selainmu, ialah rahasia hubunganmu dengan Tuhanmu"

"Maka jangan terpedaya oleh orang-orang yang memujimu. Dan jangan resah terhadap orang yang mencelamu. Karena sejatinya adalah.. Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri," tulis Ricky Zainal.

Dalam Instagram Live itu, Ricky Zainal juga meminta maaf atas keributan yang terjadi di media sosial.

"Mohon maaf atas keributan di sosial media kami baik-baik saja. Kami selalu bareng, salat maghrib," ujar Ricky Zainal.

Bahkan, Ricky Zainal mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah menceraikan sang istri seperti yang dikisahkan Layangan Putus.

"Sampai saat ini, ana belum pernah menceraikan istri ana," tegas Ricky Zainal melalui Instagram Live.

Untuk diketahui, baru-baru ini sosial media dikejutkan dengan beredarnya cerita soal Layangan Putus.

Cerita yang bermula dari Facebook ini pun langsung viral karena mengisahkan seorang istri dan empat anak ditinggal suami karena menikah dengan wanita lain.

Kisah Layangan Putus menceritakan tentang kisah rumah tangga seorang wanita dengan akun Mommi Asf.

Dalam cerita nyata itu dituliskan bahwa suami yang dikenal religius bahkan punya beberapa channel YouTube dakwah ternyata diam-diam menikah dengan seorang selebgram yang dulunya sering gonta-ganti kekasih.

Bahkan dia dikenal dengan selebgram dada semangka oleh orang-orang.

Berikut kisah Layang Putus Part 1 dan 2

● PART 1 ●

Layangan Putus

“mommi aku mau kumon habis ini.” ucap anak sulungku. Aku menatapnya sedikit tak percaya

“abang ngga capek sayang?”

“engga kok, kan aku kumon kan? Matematika ya mommi?”

Aku tersenyum mendengarnya. Kita masih setengah perjalanan menuju rumah dari sekolah.

Amir anak sulungku genap berusia 8 tahun awal bulan ini. Sekarang dia sudah duduk dikelas 2 sekolah dasar. Tahun lalu dia memang mengambil kelas bahasa inggris dan matematika di kumon. Namun kami putuskan untuk berhenti mengambil subjek Bahasa inggris karena Amir lebih tertarik belajar di English First. Lembaga les bahasa asing yang menitik beratkan pada latihan percakapan menggunakan bahasa inggris. Tak berselang lama matematika pun harus dihentikan, sebab bertabrakan dengan jadwal sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler.

Tetapi hari minggu kemarin, kudampingi dia mengerjakaan PR di buku tematik. Amir terlihat kepayahan dalam menyelesaikan soal matematika. Padahal saat masih belajar di kumon dia sangat lancar menjawab hitungan sederhana. Iseng aku tawarkan untuk kembali mengambil bimbingan matematika di kumon, dengan catatan berhenti sejenak les di EF, dengan tidak mengambil term selanjutnya. Selain karena sisa waktu nya yang terbatas aku juga mengkhawatirkan biaya nya. Ternyata respon nya cukup baik, terbukti dia menanykan hal ini.

“abang hari ini belum kumon dulu, mommi kan belum daftar ulang, insyaalloh bulan depan ya, doain mommi ada rejeki untuk bayar les kumon nya ya”

“hmm mommi gak punya uang ya?” pertanyaan polos nya membuat aku tersenyum. Tersirat dari ucapan nya, dia mengerti kondisi keuangan kami tidak sebaik tahun tahun sebelumnya, juga ada rasa ngilu karena apa yang diucapkan Amir ada benarnya.

“mmm sekarang beluum.. belum loh bukan TIDAK ada.. kalau buat belajar nya abang, mommi yakin nanti akan ada uangnya.”

Dia mengangguk dan kembali mengikuti lantunan murottal Ibrahim el-haq dari audio mobil.

16.55

45 menit kami berkendara akhirnya sampai dirumah. Kuparkir dengan rapi dan kumatikan mesin mobil.

“abang mandi ya sayang.. seger segerin badanya, istirahat sebentar, sambil siap siap ke masjid ya. Mommi mau bangunin adek ya..”

Amir turun dari mobil dan masuk ke dalam kerumah, sementara aku membangunkan pelan Arya yang tertidur di kursi belakang.

Kukeluarkan barang barang bawaan sekolah anak anak yang masih tertinggal di mobil seraya menggendong putra kedua ku.

Disambut Abi, putra keempatku dari dalam rumah, “mommi….” Dengan membuka kedua tanganya, ia meminta ku peluk.

Aku memang mengajarkan anak anaku setiap kali berjumpa harus saling peluk. Ya kami adalah team hugger.

Tapi kali ini di dekapanku ada Arya, sehingga aku hanya menyambut Abi dengan senyuman dan mimik bahagia.

“Adeeeek… sini sini sini” kuarahkan ia ke sofa ruang tamu, ku letakan pelan Arya yang juga mulai terjaga, kemudian ku dekap erat Abi.

“assalamualaikum sayang…” kuhujani pipinya dengan ciuman bertubi tubi.

“mmmmmmmhhhuuuaaahhh…. “ ia pun membalas mencium pipiku..

Arya yang sudah terbangun kupinta segera menyegarkan diri.

“Alman ngaji mba?” kutanya asisten rumah tanggaku yang sibuk merapikan tas anak anak.

“iya bu..” jawab nya singkat dan berusaha mengajak Abi main keluar

“ayok Abi, main sepeda … biar mami mandi dulu ya”

18.09

Adzan magrib berkumandang. Alman anak ketiga ku pulang kerumah setengah jam yang lalu, ia bersemangat menemuiku dan memamerkan hasil tulisan arab nya yang di nilai 90 oleh guru mengajinya. Bahagia itu sederhana. Dia senang sekali mendapat hadiah permen dari ustadzah karena sudah berhasil menghapal surah AL Asr.

Amir, Arya, dan Alman berlomba meraih tanganku untuk berpamitan, bergegas menuju mushola dan berlari, berlomba siapa yang lebih dulu sampai untuk menunaikan ibadah sholat maghrib.

Haru bahagia menyeruak ke dadaku.

MasyaAlloh.

Bahagia itu sederhana.

Mushola memang tak berjarak jauh dari rumah. Hanya terhalang satu rumah dari tempat kami tinggal. Anak anak sudah biasa berangkat sholat dan mengaji sendiri. Ini salah satu yang membuat aku terus berusaha mempertahankan rumah ini. Lokasi mushola yang sangat dekat dari rumah dan rasa kekeluargaan yang sangat erat antar tetangga ditengah keberadaan minoritas kami, menjadikanku sangat nyaman dan betah disini.

19.58

Anak anak masih belum pulang dari mushola, mereka mengerjakan sholat isya disana.

Arya memang tidak pulang sedari magrib tadi, berbeda dengan kakak dan adeknya. Amir dan Alman memilih makan malam selepas magrib di rumah. Sedangkan Arya di hari senin dan kamis terbiasa ikut buka puasa sunnah bersama di mushola.

Kulipat mukena dan sajadah ku, kurapikan tempat tidur kami.

Geruduk geruduk duk duk..

Langkah kaki anak anak berlomba menaiki tangga menyerbu masuk kekamarku

“assalamualaikum…” teriak mereka hampir bersamaan. Masing masing antri memelukku.

“mommi tadi makan nya pakai sateeee” laporan Arya.

“hooo abang Arya tadi gak pulang setelah magrib makan di mushola toh?” aku pura pura tidak tahu

“iyaa ini kan senin”

“hooo iya ya hehe.. mommi ga dibawain sate nih?” ucapku menggoda nya

“weeee ga boleeh.. kalau mau mommi ke mushola aja besok besok” aku hanya tersenyum mendengarnya.

Kupinta mereka segera berganti baju, bersikat gigi dan pipis.

Kutanya mereka apakah ada tugas sekolah atau tidak. Kompak semua menjawab tidak ada. Jadi kami habiskan malam itu dengan bermain di Kasur, mencoba jurus asal asalan ala boboiboi, kartun kesukaan mereka yang berasal dari negeri seberang. Hingga waktu nya tidur tiba, pukul 21.00. Tak jarang waktu tidur akan tiba lebih awal kalau salah satu diantara mereka mengalami ‘kecelakaan’ dalam bercanda. Signal kecelakaan muncul jika salah satu atau dua atau tiga atau bahkan keempatnya menangis.

22.54

Kupandangi wajah mereka satu satu, terlelap dalam ketenangan malam.

Kuciumi mereka dan terus kubisiki kata maaf. Kuusap rambut mereka perlahan, kembali kata maaf yang terucap untuk mereka.

Aku, 32th, perantauan dari pelosok daerah. Hidup di bali sudah 14 tahun. Aku menjalani Pendidikan dokter hewan di universitas negeri udayana tahun 2004. Pulang kampung 2011 hanya untuk menikah, kemudian kembali ke bali karena suamiku bekerja disini.

Suamiku, yang kini sudah resmi menjadi mantan. Perbedaan umur 7 tahun bukan jaminan sebuah hubungan akan berjalan tanpa hambatan.

Aku resmi menjadi janda setelah 8tahun pernikahan. Walau aku sudah menemaninya dari tahun 2005. Total aku mengenalnya adalah 14 tahun. Pernikahan kami menghasilkan 5 orang anak. Anak bungsuku meninggal saat kulahirkan 4bulan lalu.

Istigfar tak lepas dari bibir dan hatiku, kupandangi terus wajah anak anakku, kuucapkan maaf di sela sela istigfarku.

“Maafin mommi ya nak, semua tidak akan mudah seperti dulu, kita belum bisa liburan, kemping bersama, membuat api unggun, membakar kayu.. untuk sekarang.. tapi Alloh pasti beri jalan.. pasti kalau kita mau bersabar kita akan liburan kemanapun abang mau..” lirih kubisikan ke telinga Amir, kuciumi pelan pipinya

“Arya anak sholeh, hari kamis puasa sunnah beneran ya nak, insyaAlloh robot yang Arya mau akan ada jalanya nanti kita beli, semangat hapalan quran ya sayang.. mommi minta maaaf Arya belum bisa beli mainanya sekarang ya” kusapu lembut pipinya yang basah terkena airmataku

Tak terasa aku menangis..

“mommi minta maaaaaaaf ya adek,, adek kangen daddy insyaAlloh ketemu weekend ya nak.. doakan daddy sehat ada waktu untuk main lagi sama Alman ya” kali ini aku terisak pelan.. kutahan sesenggukku karena Alman merespon dengan mengubah posisinya. Aku takut membangunkanya. Teringat pertemuan terakhir mereka, Alman menangis mendengar suara mobil daddy nya pergi.

Terakhir Abi.. hanya pelukan yang sanggup kuberikan pada bayiku yang masih berusia 2 tahun ini. Kuciumi ubun ubun nya. Sambil kutiup pelan dan kusematkan doa “Robbi habli minash sholihiin” berulang kali.

Istigfar berulang ulang kali kulantunkan. Teringat spp Salman yang belum kulunasi.

Dan siang ini aku mendapat surat cinta dari PLN. Seorang petugas menaruh surat peringatan akan adanya pemutusan sementara aliran listrik bila tidak segera melakukan pembayaran. Berbagai kekhawatiran melintas dipikiran.

Seperti layangan putus, rasanya badan ini pengen oleng mengikuti kemana angin bertiup.

‘Grooook…fiuuuhhh…ggrrkkk…fuuuuh..’ suara dengkuran abang Amir membuyarkan lamunanku

‘astagfirullah wa atubu illaih….’ Aku keraskan dzikirku, ku sadarkan diriku,

‘astagfirullah…’ ku lihat kembali malaikat malaikat mungilku satu persatu.

Aku punya Alloh untuk bersandar, tidaklah aku harus panik.

Daddy mereka boleh saja memutus komunikasi dengan ku, ibu dari anak anaknya, bersikap acuh dan mencabut segala fasilitas dirumah ini, menghapus supir untuk anak anak, dan tidak mau mensuport biaya hidup anak anak, biaya pendidikan dan kesehatan. Aku punya Alloh untuk bersandar. Aku punya Alloh untuk meminta dan memohon.

Anak anakku akan jadi anak bahagia yang sukses dunia dan akhirat.

Kutatap wajah wajah polos mereka yang tanpa dosa, suatu saat nanti mereka akan menjadi orang orang hebat yang menerangi dan bermanfaat orang orang disekelingnya dimana pun mereka berada.

Aku hapus airmataku, kuteguk air putih yang memang sudah disiapkan embak ku setiap hari sebelum kami menuju tidur. Berjalan aku menuju kamar mandi dan berniat melakukan sholat sunnah 2 rakaat sekadar untuk curhat dengan Alloh. Tapi sebelum sampai kamar mandi langkahku terhenti melihat ponsel ku bergetar. Ah panggilan dari nomor tak dikenal. Kulihat jam sudah menunjukan hampir tengah malam. Aku memilih tidak mengangkat telepon dari nomor tak dikenal diwaktu menjelang tengah malam. Kulanjutkan menuju kamar mandi. Kutunaikan niatku untuk sholat sunnah. Berlama lama aku sujud memohon ampun, curhat kepada sang pencipta. Sajadahku basah oleh airmata.

03.10

Aku terbangun dari sajadahku, tergopoh mendatangi Abi dan mengambil botol kosong, kuisi segera dengan susu UHT yang sudah tersedia di meja samping tempat tidur. Ku berikan ke bibir mungilnya, seketika tangisnya berhenti. Aku bersiap melanjutkan tidur, ku cari dulu ponselku karena ingin memundurkan alarm subuh. Aku ingin istirahat lebih lama karena kurasakan kepala ini masih sakit akibat menangis semalam, dan sepertinya mataku bengkak.

‘neneeeeeeeek im coming home! C u next week di bali! Sambut gue dengan tari hula hula.lets start some business. I love you’ isi pesan singkat dari nomer handphone itu.

Ternyata semalam telepon dari Dita. Sahabatku saat kuliah dulu. Dia memang mengabarkan akan kembali ke Indonesia setelah bekerja sebagai dokter hewan di Canada selama dua tahun.

‘Alhamdulillahilladzii bini’matihi tatimmusshoolihaat’

Dita mungkin bukan jawaban dari segala permasalahanku, tapi pesan singkat nya tidak mungkin sebuah kebetulan. Allah yang Maha Baik yang mengatur segala pertemuan dan perpisahan.

Melalui pesan nya Dita membangkitkan semangatku.

Bismillah, kedukaanku hari ini bukanlah akhir dunia.

Dengan menyebut nama Alloh kupeluk Abi yang masih sibuk menyedot botolnya sambil terpejam. Kupasrahkan hidup dan matiku esok pada hanya kepada Alloh pemilik alam semesta.

● PART 2 ●

Layangan Putus part2

19 september 2019

Lembar putusan pengadilan agama mengenai perceraian sudah kuterima. Aku hela nafas panjang. Lega, sedih, sesak, bercampur di setiap hembusan nafas. Aku baca lagi berulang.

"Alhamdulillah" batinku, berusaha menyempatkan untuk bersyukur dalam setiap keadaan.

Resmi sudah aku sendirian. Aku yang bertanggung jawab atas diriku sendiri, dan menanggung segala keputusan kedepan.

Seperti kehilangan satu kaki, aku berusaha tetap tegak melangkah. Pun selama setahun setengah menjalani poligami, yang aku rasakan memang kakiku sudah sakit sebelah. Ibarat dalam sisi medis, saran terbaiknya adalah mengamputasi kaki yang sudah luka dan membusuk. Sebelum menjalar menyakiti organ lainya.

Tin tiiin tiiiin

Klakson mobil dibelakang mengagetkanku, aku sadar dan memacu mobilku menuju rumah.Aku bergegas mandi sesampainya dirumah. Jarang aku berlama lama di kamar mandi. Tapi, kali ini, aku betah berdiri dibawah kucuran air.

12 february 2018

Selesai subuh, aku mencari suami, ingin menggodanya. Semalam, ia tak masuk kamar melihatku, atau sebenarnya dia sudah melakukannya, saat aku tertidur lelap.Kubuka kamarnya, sepi.

"Oh, mungkin belum pulang sholat subuh dari mushola," batinku. Tapi, terlihat kamar masih rapi. Selimut terlipat, bantal dan guling masih tersusun. Tidak terlihat kasur yang habis ditiduri.

Aku bingung, suamiku tidak izin menginap di kantor. Kuambil ponsel dan menghubunginya. Tersambung, tapi tidak ada jawaban. Kuulangi hingga berkali kali . Nihil.

Kulihat jam sudah menunjukan pukul 6 pagi, langit sudah terang, gak mungkin dia di mushola selama ini. Aku mulai jengkel, kutelepon supir kantor. Kucecar Selamet dengan pertanyaan.

“Lho Mba, sampeyan kan, istrinya! Moso mas Arif ga ada ngabarin?” jawab Selamet kaget.

“Kemana dia?”

“Ga tau aku mba! Cuma nganter ke bandara tok wingi....”

Reflek kuperiksa brankas mini yang terletak dilemari. Pasportnya tidak ada. Berbagai pikiran berkecamuk di kepalaku.Aku duduk dikamarnya mencari pentunjuk.

Semenjak anak keduaku lahir, memang suami lebih nyaman tidur dikamar ini. Kecil tapi tenang baginya, tidak terganggu suara tangis bayi.

Setiap pulang kantor seringnya malam hari, rutinitas kami adalah bercengkrama di ruang tv sampai lelah. Dia terkadang mengajakku bercerita di kamar ini sampai terlelap. Kemuadian aku pindah ke kamar utama kami, karena di sanalah anak anak kami tidur. Arya masih sering terbangun tengah malam berteriak mencariku, minta dipeluk.

Kusadari kameranya tidak ada. Kemarin, dia memang pamit akan pemotretan untuk liputan motor BMW, karena itu, koper cabinnya yang berisi kamera dibawa serta.Tak ada pikiran aneh Aku percaya semua kalimat suamiku. Tapi, kenapa dia pergi tidak jujur padaku! Kemana dia?

Aku ingat lagi, kemarin tidak ada yang aneh, tidak ada yang salah. Sebelum dia pergi dari rumah, kami bercumbu mesraaaa sekali. Hubungan kami bahkan sedang hangat hangatnya. Dia sering menggodaku belakangan ini. Dan aku sedang hobi mengumpulkan lingerie untuk menyenangkannya.

Kami sedang semangat berolahraga agar lebih fit. Sehingga Ranjang kami hidup sekali. Terlebih lagi, aku sangat percaya dia. Dia pemilik channel dakwah di youtube. Mas Arif paham, menyentuh lawan jenis adalah haram baginya. Bahkan, menundukan pandangan terhadap wanita non mahrom adalah kewajiban. Aku percaya betul suamiku.

Tapi, kemana dia?

***

24 februari 2018

Hatiku berdebar menjemput suamiku dibandara. Akhirnya, setelah 12 hari pencarian, dia mengabarkan akan pulang. Mas Arif memintaku menunggu dirumah. Tapi rasa khawatirku memuncak sudah. aku tidak bisa duduk manis menunggunya di rumah. Segera kupacu mobil menuju bandara.

Teringat, 10 hari lalu, aku penuh kebingungan mencarinya, semua kemungkinan berkecamuk di kepalaku. Apakah ia pergi dari rumah tanpa kabar untuk jihad? Apakah ia ke timur tengah? Karena salah satu ustadz kenalan kami ada yang pernah mengajaknya meliput ke Suriah saat itu. Misinya untuk membuka mata dunia bahwa Suriah butuh pertolongan.

Kutangisi niatnya saat itu. Aku tak rela dia pergi ke timur tengah. Karena itukah, dia saat ini pergi tanpa pamit? Atau apakah dia bermasalah dengan pihak bea cukai dan kemudian ditahan? Atau dia sedang terancam bahaya? Diculik dan diancam pihak lawan bisnis?Aku tak yakin dengan semua firasat tentang kepergiannya. Yang ada hanya kecemasan yang luar biasa.

Sepuluh hari lalu akhirnya teleponku diangkat olehnya.

“Mbi aku titip anak anak" ujarnya buru buru.

“Kamu mau kemana? Kamu mau kemanaaa?" cecarku.

“Aku di Jakarta! Mas, pergi dulu. Kamu di rumah baik -baik sama anak anak ya. Aku titip anak anak ya, Mbi. I love you."bip bip bip... terputus.

Tidur ku tak tenang. Makanku tak nyaman. Duniaku berhenti berputar. Aku terus bertanya kemana? Dimana? Kenapa bisa dia pergi? Apa yang disembunyikan dariku?

Rekan kerjanya kudatangi untuk mencari info, nihil. Kerabat yang berposisi AKBP, kupinta bantuan melacak nomor gawainya, gagal.Nomor terdeteksi di daerah pelosok jawa tengah. Namun, kerabatku menyatakan bahwa pelacakan satelit belum tentu akurat. Hingga Kucari hacker untuk menemukannya, tapi tetap tak ada hasil.

[ Mbi, sehaaat? Kamu harus sehat ya Sayang. Anak anak tadi nonton black panther, rindu kamu banget] isi pesanku.

Mbi adalah panggilan sayang kami. Aku lupa apa yang menyebabkan kami saling memanggil Mbi. Mungkin dari baby kemudian beralih menjadi Mbi.

Hanya muncul centang satu, tak lama centang dua, tapi tak pernah centang itu berubah warna menjadi biru. Pertanda tidak dibaca.Kukirimi mas Arif foto dan voice note suara anak anak. Tak ada respon.

[Mbi, aku ga tau kamu dimana, sedang apa, aku salah apa? Mbii, aku janji akan sering masak, pulang ya, Mbi]

[Aku kebangun kepikiran kamu, dimana kamu, Mas?]

Seperti biasa, pesanku hanya centang saru, beberapa menit kemudian centang dua tapi, tak pernah menjadi biru.

[Mbii, aku kejakarta sekarang! Aku tak peduli jika harus hilang disana! Aku akan mencari mu sampai ketemu!] Pesanku.

Kemudian dibalas.

[Jangan sayang, batalkan kepergianmu ke Jakarta. Aku akan pulang besok!]

[Kapan?] balasku singkat.

[Besok malam, Sayang. Tunggu aku ya!]

Kutelepon dia, masih tak diangkat. Lalu kuhujani mas Arif dengan pesan singkat.

[Kirim tiket mu!]kukirim berulang pesan itu hingga dia merespon.

[Citilink 24/2, jam 17.00. Tunggulah di rumah! Isya nanti, aku sudah di rumah, Mbi] jawabnya.

Suasana hening di mobil. Dia menyetir dan aku duduk dikursi penumpang menatap jalan, tapi pikiranku entah kemana.

“Mau makan?”

“Kamu darimana?” jawabku

“Ok. Kita bicara di rumah, ya."

Setiap dia membuka percakapan aku terus menjawabnya dengan kalimat yang sama.

"kamu darimana?"

Dia ganteng sekali, rapi, bersih dan wangi. Suamiku memang cenderung metroseksual, dia sangat peduli akan penampilan. Tapi, bukan itu yang menbuatku jatuh cinta. Bukan fisik bukan pula harta.

Teringat saat pertama kami merintis usaha ini, aku membantunya berjualan kartu perdana seluler kepada para bule di kuta, sambil kuliah. Menjajakan pulsa dan menyewakan handphone kepada para turis. Mas Arif yang mengajari aku untuk tangguh, mengenalkan arti kerja keras.

Romantisme muncul saat uang kami tersisa sepuluh ribu. Mas Arif membeli dua bungkus nasi jinggo, masing masing seharga empat ribu. saat dimakan ternyata sudah basi.

Mas Arif tampak kecewa tidak bisa memberiku makanan yang layak. Sisa uang dua ribu, dibelikan gorengan untukku. Itulah, satu satunya makanan yang masuk keperutku. Aku terenyuh sekali. Romantis!

*Mobil kami memasuki rumah. Anak anak menyambut dan memeluknya. Mereka rindu sekali. Selesai bermain, Arif bergegas mandi. Dan aku menidurkan anak anak. Setelah mereka terlelap aku duduk diruang tv menanti jawaban dari berbagai pertanyaan belasan hari belakangan ini.

27 February 2019

Tanganku lancang membuka handphone Arif. Setelah pengakuannya yang lalu, aku masih belum berdamai dengan diriku. Perasaan hancurku membuat enggan membahas atau bertanya lebih jauh.

Aku memilih mencari tahu dengan tanganku sendiri. Pun Arif, terkadang sosok yang dingin. Tidak sedikitpun dia berusaha mengajakku bicara, meminta maaf atau menenangkanku.

Ponselnya disembunyikan di atas rak buku. Tak sadar airmataku mengalir. Kutemui ratusan foto mereka. Hatiku tersayat ... ngilu. Aku dalam kecemasan yang amat sangat saat ia menghilang selama 12 hari.

Tapi mas Arif tidak hilang. Dia hanya berhoneymoon di Cappadocia. Kota impianku.

Aku memang sudah pernah pergi ke Turki saat menunaikan ibadah umroh, bersamanya. Tapi, kali itu kami tidak menyentuh Capadocia. Betapa remuknya hatiku melihat dia sudah pergi kesana lebih dulu dengan istrinya yang baru. Istri muda yang baru 12 hari dinikahinya.

Aku tak kenal perempuan itu. Aku tak pernah bertemu perempuan itu.

Yang kutahu dari suamiku, wanita itu cantik dan muda.

Aku marah dan murka. Aku merasa dikhianati. Maaf dari Mas Arif tak cukup membuatku tenang.Ya Rabb... Ampuni aku.

Selesai mandi, aku segera berpakaian. Ini mandi ke lima ku hari ini. Entah karena gerah atau karena kebutuhanku saat ini. Menyenangkan sekali berada dibawah kucuran air. Airmataku bias dengan jatuhnya air yang menyentuh wajah. . Seperti di pijat, kutengadahkan wajahku menghadap shower. Mata, pipi, dan dahi terkena pancuran air terasa yaman sekali.

Aku sudah segar, rapi dan wangi. Melangkah menuju kamar tidur, kulihat jam dinding sudah menunjukan angka sebelas malam. Anak anak tersusun rapi terpejam dikasur.

Bukan saatnya tumbang, aku bukan layangan putus yang tak tentu arah. PR ku masih banyak, keempat anak ini punya masa depan yang indah. Aku percayakan semua pada penopangku Alloh sang Maha Baik.

Jauh dilubuk hati, doaku untuk mantan suami. Aku tidak mampu lagi menunaikan kewajiban sebagai seorang isteri untuknya. Dia resmi bukan milikku sekarang, kulepaskan segala memori perjuangan cinta kami yang dulu.

Aku sudah tidak terikat sebagai istrinya. Semoga ia diberi kesehatan, kelancaran dalam segala urusan. Bukan saatnya memaki. Sampai kapan pun,Aku tak boleh bermusuhan. Dia adalah ayah anak anakku. Kuselipkan namanya dalam doa doaku. (*)

Presiden Minta Pengadaan Barang dan Jasa Dipercepat, Januari Sudah Jalan


JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2019 menegaskan bahwa salah satu tantangan besar yang dihadapi pemerintah ialah memastikan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah tepat waktu untuk direncanakan dan dilaksanakan sehingga tidak menghambat daya dorong dari APBN dan APBD yang dikucurkan.

"Tantangan besar yang harus kita jawab adalah memastikan proses maupun _timing_ pengadaan barang dan jasa. Sekali lagi, harus seawal mungkin, Januari harus mulai belanja karena ini menyangkut pertumbuhan ekonomi," ujarnya di Plenary Hall Jakarta Convention Center, pada Rabu, 6 November 2019.

Penegasan tersebut kembali disampaikan olehnya setelah menerima laporan mengenai masih adanya paket pekerjaan konstruksi senilai Rp31,7 triliun yang masih berproses di _e-tendering_ di bulan November ini.

Presiden mengatakan, pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan salah satu penggerak penting yang memacu pertumbuhan ekonomi baik di tingkat nasional maupun daerah. Maka, ia mengharapkan peran aktif Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bersama dengan kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah untuk mempercepat proses belanja anggaran, utamanya untuk urusan pembangunan infrastruktur, agar segera menggerakkan perekonomian.

"Tinggal dua bulan masih urusan konstruksi, masih lelang konstruksi. Ini enggak bisa diterus-teruskan. Tapi kenyataannya ini masih banyak sekali dan itu tiap tahun kita ulang terus kesalahannya. Akhirnya apa? Ya kualitasnya jelek," ucapnya.

Untuk mendukung upaya pengadaan yang lebih optimal, cepat, dan transparan, pemerintah sebenarnya telah melakukan transformasi menuju sistem pengadaan secara elektronik. Meski demikian, upaya tersebut tidak cukup bila tidak diikuti dengan perubahan pola pikir yang mendasar.

"Sejak 15 tahun yang lalu saya lihat proses pengadaan kita ini sebetulnya sudah ada _e-procurement_, _e-tendering_, _e-purchasing_, bagus sekali. Tapi dalam praktiknya masih dalam pola pikir yang lama," kata Presiden.

Saat ini Indonesia tengah berupaya keras untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah sebagai respons terhadap perekonomian dunia yang mengalami perlambatan. Pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan belanja modal, utamanya infrastruktur yang memang sensitif terhadap waktu, secara cepat diharapkan dapat semakin menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan perputaran uang baik di kota besar maupun di daerah-daerah.

"Kalau uangnya tidak keluar berarti perputaran uang di daerah menjadi tidak ada atau berkurang. Kalau uang tidak berputar pasti pertumbuhannya akan rendah. Artinya rakyat kita yang menderita," tuturnya. (*)

Dukung Pengembangan Kopi D'Jangkat, Sofyan Ali Gandeng Kemendesa PDTT

 
JAMBI, TUNTAS.CO.ID-Anggota DPR RI Dapil Provinsi Jambi, Sofyan Ali mengapresiasi keberhasilan Kopi D'Jangkat Sungai Tenang Kabupaten Merangin, yang dinobatkan sebagai kopi robusta terbaik dalam event 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019 yang dilaksanakan di Bandung, Sabtu (2/11) lalu.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW-PKB) Provinsi Jambi ini, mengucapkan selamat kepada para petani kopi Sungai Tenang yang telah mampu mengharumkan nama Provinsi Jambi di ajang Nasional.

"Alhamdulillah, ini membuktikan kepada publik bahwa kopi Jambi memiliki kuàlitas dan cita rasa tinggi, ujarnya.

Sebagai Wakil rakyat yang diberi amanah di Senayan, Bang Piyan, sapaan akrabnya, menyatakan, akan turut memberikan dukungan dan mendorong upaya inovatif yang telah dilakukan para petani kopi di Desa, Sungai Tenang dengan cara membantu mengembangkan pengelolaan pasca panen.

Sehingga pengolahan yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas dengan menghasilkan green bean fine robusta untuk meningkatkan nilai tambah (added values) yang diperoleh oleh petani, ditengah tren harga kopi nasional yang terus menurun.

"Saya kira melalui jaringan yang ada, Insya Allah nanti kita akan turut membantu hilir-nya, meningkatkan kualitas dan promosi dan harga sehingga berdampak positif bagi para petani kopi," paparnya.

Anggota Komisi V DPR RI itu, juga akan berupaya menggandeng Kementerian desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), sebagai salah satu mitra kerjanya untuk turut memberikan perhatian khusus pada sektor pengembangan dan pengolahan kopi D'Jangkat Sungai Tenang.

Sehingga nantinya dibantu menjadi salah satu produk unggulan Desa atau produk unggulan kawasan perdesaan yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Kita juga akan coba melalui Kemendesa sebagai salah satu mitra kerja kita. Selain kopi D'Jangkat, tentunya tidak menutup peluang bagi komoditi kopi lainnya di Provinsi Jambi untuk bersama-sama menjadi perhatian kita. Tahap awal kita akan identifikasi dulu," paparnya lagi.

Selain berupaya mendorong dari pusat, Sofyan Ali juga mengajak Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Jambi, untuk turut serta bersama-sama memberikan dukungan dalam mengembangkan potensi kopi Merangin dan kopi Jambi umumnya, sebagai salah satu alternatif komoditi yang bernilai ekonomis, sekaligus mengajak Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten untuk turut memfasilitasi market kopi dengan target pasar lokal, Nasional, bahkan Internasional.

"Bentuk dukungan itu antara lain dalam bentuk teknologi tepat guna, agar petani mampu memproduksi kopi fine robusta dan speciality arabika dalam kapasitas besar sehingga petani secara mandiri mampu memenuhi permintaan ekspor," pungkasnya.

Seperti yang dilansir sejumlah media sebelumnya, kopi D'Jangkat Sungai Tenang menjadi yang terbaik dalam event 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019.

Robusta Produk Koperasi Cahaya Puncak Merangin ini, berhasil menyabet score 82.42 dari Q Robusta Grader (Juri Robusta), mengungguli 15 finalis, yang di gelar oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2019).

Hasil penilaian Q Robusta Grader, Kopi D'Jangkat beroma karamel dan buah-buahan tropis, diikuti oleh jahe kering, ubi jalar dan aroma buah-buahan tropis. Kopi D'Jangkat sarat dengan krim kelapa, dan teh hitam. Saat dingin rasa krim oranye, dan karamel asin sangat mendominasi.

Tiga besar penilaian tertinggi dalam ajang tersebut adalah Koperasi Cahaya Puncak Merangin (Kopi D'Jangkat) No Lot #206 dengan score tertinggi 82.42, HArRO Coffe Group No Lot #213 score 80.75, Kerinci Volcano Coffee No Lot #218 score 80.50.(may)

Mantap! Kopi D'Jangkat Robusta Terbaik Indonesia di Event 8th SCAI 2019


TUNTAS.CO.ID-Kopi D'Jangkat Sungai Tenang kembali menunjukan kelasnya di ajang Nasional. Kali ini Robusta asli Kabupaten Merangin-Jambi, menjadi yang terbaik dalam event 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019.

Robusta Produk Koperasi Cahaya Puncak Merangin ini, berhasil menyabet score 82.42 dari Q Robusta Grader (Juri Robusta), mengungguli 15 finalis, yang di gelar oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) di IBIS Hotel Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2019).

Hasil penilaian Q Robusta Grader, Kopi D'Jangkat beroma karamel dan buah-buahan tropis, diikuti oleh jahe kering, ubi jalar dan aroma buah-buahan tropis. Kopi D'Jangkat sarat dengan krim kelapa, dan teh hitam. Saat dingin rasa krim oranye, dan karamel asin sangat mendominasi.

"Betul, Kopi Koperasi Cahaya Puncak Merangin No Lot #206 dengan score tertinggi 82.42, HArRO Coffe Group No Lot #213 score 80.75, Kerinci Volcano Coffee No Lot #218 score 80.50," ungkap Syafrudin SCAI Chairman, dikonfirmasi.

Keberhasilan Kopi D'Jangkat diapreseasi Lembaga Tiga Beradik (LTB). Sebagai lembaga yang selalu aktif mendampingi para petani kopi di Kabupaten Merangin, LTB bangga atas capaian Kopi D'Jangkat di ajang Nasional tersebut.

"Kita tentu sangat bersyukur dan bangga dengan potensi Kopi Robusta Merangin, khususnya Kopi D'Jangkat Sungai Tenang," kata Yudha direktur LTB.

Yudha berharap, anugrah Kopi Robusta terbaik Indonesia yang diraih Kopi D'Jangkat Sungai Tenang di event 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019 tersebut, bisa berdampak semakin meningkatnya ekonomi petani kopi di Kabupaten Merangin.

"Hari ini di Bandung Kopi D'Jangkat jadi yang terbaik. Semoga capaian ini bisa memotivasi semua petani robusta di Kabupaten Merangin agar terus mengembangkan sistem budidaya dan pasca panen yang baik dan ramah lingkungan," harapnya.

Sementara itu, Gusdi Warman ketua Koperasi Cahaya Puncak Merangin mengatakan, keberhasilan mencapai nilai tertinggi pada kancah SCAI, merupakan keberhasilan kedua, setelah tahun 2018 di Bali menjadi juara di ajang yang sama.

"Pada tàhun 2018 yang diikut sertakan dalam kompetisi dengan pengolahan pasca panen Full Wash, dan pada tahun ini dengan pengolahan honey," ujar Gusdi.

Gusdi berharap keberhasilan dua tahun berturut-turut ini, mendapat apresiasi dari pemerintah untuk mendukung petani dalam pengembangan budi daya kopi, pengelolaan pasca panen sampai ke pasar.(may)

Peduli Seni Budaya, Al Haris Dianugerahi Satya Bhakti Budaya


MERANGIN, TUNTAS.CO.ID-Bupati Merangin Al Haris didampingi Ketua TP PKK Merangin Hesti Haris, pada Sabtu (2/11) dianugerahi Penghargaan Kebudayaan Nugraha Satya Bhakti Budaya dari Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI).

Penghargaan Nomor: 018/LKNI-PUSAT/XI/2019 itu, diserahkan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, pada acara Sarasehan Kebangsaan di nDalem Joyokusuman Kraton Yogyakarta.

‘’Ada kedekatan hubungan emosional kebudayaan antara D I Yogyakarta dengan Kabupaten Merangin menurut Ibu Gusti Kanjeng Ratu Hemas,’’ ujar Bupati usai menerima penghargaan.

Pada penghargaan berupa medali dan piagam berukuran 60x50 Cm tersebut, Al Haris dinilai LKNI telah banyak berperan dalam membina dan mengembangkan seni budaya dan pariwisata daerah.

Sementara itu GKR Hemas yang merupakan Permaisuri Sri Sultan Hamengkubuwono X Gubernur D I Yogyakarta menegaskan, Provinsi Jambi khususnya Merangin, paling dekat hubungan kebudayaan dengan Yogyakarta.

‘’Terimakasih Bapak Bupati Merangin Jambi H Al Haris, telah mengembangkan seni budaya dan pariwisata daerah. Ini sangat penting untuk keberlangsungan seni budaya kita,’’ ujar GKR Hemas yang juga Senator DPD – RI itu.

Penghargaan Kebudayaan Nugraha Satya Bhakti Budaya tersebut, juga diberikan LKNI kepada Bupati Sleman DI Yogyajarta H Sri Purnomo, Walikota Pontianak H Edy Rusdi Kamtono dan Wakil Walikota Yogyakarta H Heroe Purwadi.

Pada acara Sarasehan Kebangsaan LKNI bertema ‘Pancasila sebagai jatidiri dan pemersatu bangsa’ itu, tampak hadir Wabup Merangin H Mashuri, Ketua MUI Merangin H Satar Saleh, sejumlah kepala OPD Merangin dan para camat.

Tampil sebagai pembicara, Dr Ari Sujito,S.Sos, M.Si Sosiologi / dosen UGM Yogyakarta, Dr Djoko Dwiyanto, M.Hum Ketua Dewan Kebudayaan D I Yogyakarta  dan Ranggabumi Nuswantoro,S.Sos, MA Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UAJY.(hms/may)

Iwan Bule Resmi Jadi Ketua Umum PSSI

 

JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Akhirnya PSSI punya pimpinan baru. Komisaris Jenderal Polisi Mochamad Iriawan terpilih menjadi ketua umum PSSI periode 2019-2023.

Iwan Bule, sapaan akrabnya, terpilih setelah meraih mayoritas suara pemilik suara (voter) saat pemilihan di kongres luar biasa (KLB) PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11). Iwan meraih 82 suara dari 85 voter.

Sementara itu tiga suara lainnya dinyatakan abstain. Satu voter, yaitu Persis Solo 'walk out'.

Sebelumnya proses pemilihan, enam calon ketua umum memilih keluar ruangan. Mereka mengatakan diusir oleh Sekjen PSSI Ratu Tisha.(mm)

Presiden Jokowi Ingin Ubah Istilah Radikalisme


JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Istilah kata radikalisme akan diganti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), hal ini disampaikan Jokowi saat rapat terbatas di kantor presiden, Kamis (31/10/2019).

"Apakah ada istilah lain yang bisa kita gunakan, misalnya manipulator agama," tanya Jokowi.

Jokowi meminta menteri-menteri terkait untuk mencegah penyebaran paham radikal yang menyalahgunakan agama di lingkungan masyarakat.

"Saya serahkan kepada Pak Menko Polhukam (Mahfud MD) untuk mengkoordinasikan masalah ini," kata Presiden Jokowi.

Lima tahun kedepan pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin disebut-sebut fokus untuk menekan radikalisme di Indonesia.

Saat terjadi penusukan terhadap Wiranto, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi radikalisme dan terorisme.

"Pada seluruh masyarakat saya mengajak bersama-sama untuk memerangi radikalisme dan terorisme di tanah air kita. Hanya dengan upaya bersama-sama, terorisme dan radikalisme bisa kita selesaikan dan berantas dari negara yang kita cintai," ujar Jokowi usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. (*)

Pernyataan Soal Tak Terima Gaji Dibantah Prabowo, Dahnil Cepat-cepat Klarifikasi


JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Menteri Pertahana  Prabowo Subianto membantah pernyataan juru bicaranya Dahnil Azhar Simanjuntak yang menyebut dirinya tidak akan menerima gaji. Prabowo memastikan akan menggunakan gajinya sebagai Menteri Pertahanan.

Bahkan, Prabowo mengaku tak tahu dari siapa yang membuat pernyataan soal ia tak menerima gaji dikeluarkan.

"Masa kita tidak terima gaji. Kita akan terima gaji dan itu kita pakai untuk keperluan sebaik-baiknya," kata Prabowo usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, (31/10).

Ketum Gerindra ini juga memastikan, ia akan menggunakan mobil dan rumah dinas yang disediakan oleh negara untuk Menhan. "Ya digunakan," ujar dia.

Tak lama selepas pernyataan Prabowo yang mebantah pernyataan ya, Dahnil kembali memberikan klarifikasi dan penjelasan via akun twitternya.

"Sobat sekalian, setelah menerima info dr @Kemhan_RI dan Setneg bahwa gaji, tunjangan dll hrs diterima maka pak @prabowo hrs taat aturan dan azas, maka beliau akan menerima namun akan disalurkan kpd Yayasan2 sprt yayasan kanker, lembaga zakat, rumah ibadah dll. Terimakasih." (*)