Dukung Kebijakan Pusat Terkait PSBB, Safrial Imbau Masyarakat Tunda Mudik



TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID -Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tetapkan Corona Virus Disease atau Covid 19 sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedaruratan kesehatan dan harus dilakukan upaya penanggulangan, hal ini tertuang dalam Keputusan Presiden nomor 11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat corona virus disease covid-19.

Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo  membolehkan kepala daerah untuk melakukan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah penyebaran virus Corona seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB yang ditandatangani Jokowi.

Sebagai langkah mendukung kebijakan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS melalui rekamam video, menghimbau masyarakat untuk menunda pelaksanaan mudik dan bepergian ke luar daerah sampai wabah covid-19 benar-benar dinyatakan selesai.

"Dihimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk menunda pelaksanaan mudik dan bepergian sampai situasi normal kembali" ujar Bupati dalam video.

"Semoga wabah covid-19 ini cepat berlalu, dan kita semua diberikan kesehatan dan keselamata oleh Allah SWT," harap Bupati.

“Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19,” seperti dikutip dari PP yang mulai berlaku pada Selasa, 31 Maret 2020.

PP tersebut mengatur pembatasan sosial harus dilakukan berdasarkan pertimbangan epidemologis, besarnya ancaman, efektivitas, dukungan sumber daya, teknis operasional, pertimbangan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.

Pembatasan sosial itu paling sedikit meliputi tindakan berupa peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, serta pembatasan kegiatan di tempat umum. Kebijakan meliburkan sekolah dan tempat kerja harus mempertimbangkan kebutuhan pendidikan, produktivitas dan ibadah penduduk. Sementara pembatasan kegiatan di tempat umum harus memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.(Anto)

Wabup Muratara Turun Lansung Isi Token Gratis untuk Warga


Wakil Bupati Musi Rawas Utara H. Devi Suhartoni Senin(06/04/2020) turun langsung mengisi token untuk warga.
TUNTAS.CO.ID, MURATARA - Wakil Bupati Musi Rawas Utara H. Devi Suhartoni hari ini Senin(06/04/2020) turun langsung mengisi token dan mengajarkan masyarakat tentang program listrik gratis dari pemerintah pusat selama kasus covid 19 atau corona, di Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu.

Wakil bupati bersama beberapa orang tim berjalan dari rumah ke rumah warga. 

Devi Suhartoni menyampaikan program listrik gratis dari pemerintah pusat harus disosialisasikan mengingat banyak masyarakat yang belum percaya dan tidak tahu caranya. 

"Kita harus turun langsung, karena banyak masyarakat kita yang kurang update berita, bahkan ada juga yang bilang hoax, serta ada yang dapat info tapi tidak tahu caranya bagaimana, makanya kita turun langsung untuk mereka," ujarnya. 

Kemudian kader PDI Perjuangan ini juga menyampaikan bahwa program listrik gratis yang diberikan pemerintah pusat adalah bentuk bantuan di tengah wabah covid 19 ini.

"Ini bentuk bantuan langsung pemerintah pusat guna membantu masyarakat yang terkena dampak langsung covid 19, seperti buruh, petani dan yang bergantung pada kerja yang berhubungan dengan orang banyak, mudahan wabah ini bisa berakhir secepatnya, sehingga kita bisa kembali normal," tambahnya penuh harap. 

Terakhir suami dari anggota DPRD Sumsel Rita Suryani ini menyampaikan bahwa bagi yang sudah mendapatkan info tentang program ini, untuk membantu mensosialisasikan pada masyarakat. 

"Saya harap bagi mayarajat yang sudah mengetahui, mohon untuk membantu masyarakat di sekitarnya, agar bisa tersampaikan langsung, kasihan mereka yang tidak mengerti," tutupnya. (hd)


Di Tengah Paceklik Ekonomi Akibat Corona, Ketua HSNI Tanjabbar Bagikan Sembako Gratis ke Nelayan


Suprayogi memberikan sembako ke nelayan.
TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Sekretariat HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) yang Di ketua Syuprayogi Syaiful.S.IP, memberi bantuan sembako pada sejumlah  nelayan, di Pelabuhan TPI  Kuala Tungkal.

Pembagian sembako ini dilakukan sebagai bentuk usaha untuk mengurangi kesulitan para nelayan khususnya nelayan udang ketak yang begitu terpuruk saat ini.

Syuprayogi Syaiful Syang notabennya merupakan anggota DPRD Tanjabbar ini mengatakan, dirinya sangat prihatin melihat kehidupan nelayan udang ketak dalam situasi sekarang ini.

Nelayan udang ketak tidak lagi melaut dikarenakan para penampung sudah tidak ada lagi yang mau membeli hasil tangkapan mereka.

"Ini adalah bentuk respon kita terhadap nelayan yang tidak bisa menjual hasil tangkapannya, yang mana disini para nelayan udang ketak ataupun nelayan jaring ikan yang sebagian besar rata-rata penampungnya tutup,i sangat berimbas pada nelayan yang menggantungkan hidupnya dari hasil melaut," ujarnya.

Hal ini terjadi akibat dampak dari wabah Covid-19 yang melanda hampir seluruh dunia, dan berimbas juga kepada masayrakat pesisir dan nelayan di Tanjabbar.

"Semoga lewat bantuan ini, sedikit banyak dapat mengatasi kesulitan hidup para nelayan kita," tutur Yogi.

Ia  juga daberharap kepada Pemkab Tanjabbar untuk mengambil langkah cepat mendata warga yang benar-benar membutuhkan, segera menyalurkan sembako ke masyarakat yang terkena dampak secara ekonomi di tengah mewabah Covid-19. (*)

Reporter : Anto

Anggaran DKI Jakarta untuk Penanganan Corona Kalah Dibanding Kabupaten Muba


Grafis yang viral di media sosial | ist
TUNTAS.CO.ID - Sedang viral data infografis anggaran daerah untuk penanganan virus corona, data itu membandingkan beberapa daerah dan sudah tersebar luas di media sosial.

Yang menjadi sorotan, ternyata anggaran Pemerintah DKI Jakarta yang dialokasikan untuk penanganan virus corona sangat minim, bahkan jauh di bawah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan.

Dalam grafik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp130 miliar untuk penanganan Covid-19, dengan jumlah APBD Rp87.9 Triliun. Kemudian, Kabupaten Musi Banyuasin menganggarkan Rp500 miliar dengan APBD Rp4.1 Triliun.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menganggarkan Rp1,4 Triliun dalam penanganan Covid-19 dengan APBD APBD Rp28.3 Triliun, sedangkan Provinsi Jawa Barat menganggarkan Rp500 miliar dengan APBD Rp46 Triliun.

Bahkan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli menyoroti  minimnya anggaran yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani wabah Corona atau Covid-19.

Melalui Instagramnya, Ia mengunggah besaran anggaran penanganan Covid-19 di empat wilayah lengkap dengan grafiknya.

Dari grafik tersebut Guntur Romli mengatakan anggaran yang dikeluarkan Anies kalah jauh jika dibandingkan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin.

"Bergetar saya lihat alokasi anggaran penanganan Covid-19 ini, @aniesbaswedan yg disanjung2 oleh buzzer2nya bak presiden, ternyata kalah oleh Bupati... Sebagai warga Jakarta saya berhak tahu, kenapa alokasi anggaran balapan mobil Formula E Rp 1,8 T yg hanya dinikmati segelintir orang jauh Iebih tinggi drpd penanganan Covid-19 Rp 130 M unt keselamatan semua warga. Saya bergetar....," tulisnya, Kamis (2/4/2020). (*)

Wabup Amir Sakib Lantik Pejabat di Lingkup Pemkab Tanjabbar



TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib pimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Struktural tingkat Pimpinan Tinggi Pratama, Admistrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (01/04/2020).

Turut hadir menyaksikan kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, Pejabat Tinggi Pratama dan Undangan lainnya.

Membacakan sambutan Bupati, Wabup mengatakan Pelantikan dilakukan dalam rangka mengisi kekosongan jabatan di tingkat pejabat tinggi pratama, administrator maupun pengawas dikarenakan pejabat yang lma memasuki masa pensiun.

Wabup juga tegaskan mekanisme kegiatan pelantikan ini telah melalui proses atau tahapan sesuai sesuai dengan UU No 5 Tahun 2014 serta sudah mendapatkan rekomendasi dari Mendagri tertanggal 20 maret 2020.
"Pelantikan dan pengbilan sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas hari ini sudah mendapatkan rekomendasi dari Mendagri tertanggal 20 Maret 2020," ujar Wabup.

"Selain itu kegiatan pelantikan pejabat pada perangkat daerah merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai, ini mengacu pada penilaian evaluasi kinerja dan disiplin kerja serta didasarkan pada kebutuhan untuk menjawab tantangan yang dihadapi dengan mempertimbangkan kompetensi integritas dan aspek manajemen sumber daya manusia," tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup berharap kepada para pejabat yang dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, meningkatkan kompetensi diri, Kinerja dan disiplin serta kerjasama yang solid dengan sesama rekan kerja.

Berikut Nama yang dilantik dan diambil sumpahnya sebagai berikut :

1. H. Dahlan, S. Sos. MH Jabatan Baru Pimpinan Tinggi Pratama Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Tanjab Barat.

2. Maulana, SE jabatan Baru Administrator Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah.

3. Desnita Rahayu, SH Jabatan Baru Pengawas Kasi Pemberdayaan masyarakat dan pelayanan sosial Dasar Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa.

4. Rima Susilowati, S. IP jabatan Baru Pengawas Kasi administrasi dan Pengembanga Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dinas pemberdayaan Masyarakat dan Desa. (*)

Reporter : Anto

Tengku Zulkarnain Sebut Covid-19 dengan Virus China dan Mempertanyakan Siapa Sih Luhut


Tengku Zulkarnain/net
TUNTAS.CO.ID - Langkah pemerintah mengatasi penyebaran Covid-19 sudah dilakukan, sejalan dengan itu, pemerintah kini mengambil langkah baru yang dibahas di kantor Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Proses rapat yang dilakukan di kantor Luhut ini justru membuat beberapa kalangan yang kontra pemerintah melemparkan kritik.

Contohnya Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain, ia mempertanyakan mengapa lock down atau karantina wilayah diputuskan di Kantor Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Bahkan Tengku Zulkarnain mempertanyakan siapa sebenernya Luhut dan mempertanyakan pula keberadaan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

"Rapat tentukan Lock Down atau Karantina Wilayah, kenapa diputuskan di kantor Luhut Panjaitan? Dia itu sebenarnya apa dan siapa?," tulis dia di twitter, Selasa (31/3/2020).

Dia juga menyayangkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membatalkan penghentian operasional bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) serta bus pariwisata dari dan ke Jakarta.

Diketahui kebijakan Anies tersebut ditangguhkan oleh pemerintah pusat melalui Plt Menteri Perhubungan, Luhut. "Anies tutup bus AKAP juga DIBATALKAN," sambung dia.

Kemudian Tengku Zulkarnaen mempertanyakan keberadaan pandemi virus corona di Indonesia sebetulnya masalah politik atau kesehatan.

"Sebenarnya Virus China Corona itu masalah Politik atau Kesehatan? Tetap Suarakan, #TolakDaruratSipil," cuit Zulkarnaen. (*)

Jambu Biji dan Madu Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19



TUNTAS.CO.ID - Mewabahnya  COVID-19 menyebabkan berbagai instansi berusaha menemukan obat yang cocok untuk mengatasi virus tersebut. Beberapa peneliti saat ini telah berhasil menemukan kandidat alternatif bahan alam yang dapat digunakan untuk menanggulangi COVID-19.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Prof Bambang PS Brodjonegoro, melalui tele-konferensi pers pada Kamis (26/3) mengungkapkan, bahan alam yang berpotensi mampu menanggulangi COVID-19 adalah jambu biji merah.

“Dari berbagai bahan yang tentunya ada di dalam biodiversitas kita, sudah ada beberapa yang dikaji secara mendalam baik oleh beberapa perguruan tinggi dan juga oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Salah satunya adalah buah jambu biji yang merupakan salah satu bahan terbaik untuk dikonsumsi manusia dalam rangka meningkatkan daya tahan tubuh untuk menghadapi COVID-19 ini,” paparnya.

Selain berbicara mengenai memperkuat imunitas tubuh, Bambang juga menjelaskan tentang penanganan jangka pendek, menengah dan jangka panjang yang dilakukan oleh Kemristek/BRIN terhadap COVID-19. Ia menyebutkan, upaya jangka pendek yang telah dilakukan antara lain melakukan pengujian sampel COVID-19, mengembangkan dan melakukan kaji terap terhadap alat pelindung diri (APD) baik masker maupun pakaian, produksi handsanitizer yang nantinya akan disebarluaskan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, serta mengembangkan disinfektan chamber yang dilengkapi dengan ozon yang dapat digunakan di tempat-tempat yang membutuhkan.

“Ke depan, kita mencoba untuk mengembangkan vaksin untuk COVID-19, tentunya kita tidak menutup pintu terhadap kerjasama dengan luar negeri yang sudah mulai mengembangkan vaksin tersebut. Yang paling penting adalah secepat mungkin dan seakurat mungkin kita segera membuat dan menemukan vaksin yang cocok untuk menangani COVID-19,” tambahnya.

Meski negara lain telah mendahului dalam pengembangan vaksin ini, Bambang menjelaskan bahwa Indonesia harus mempunyai kemampuan untuk produksi sendiri. Untuk itu, Kemristek/BRIN telah siap untuk melakukan pengembangan tersebut dengan berkolaborasi bersama berbagai pihak.

Hal yang tidak kalah penting dalam upaya yang dilakukan saat ini adalah test kit yang digunakan untuk mendeteksi dini bagi masyarakat yang terinfeksi COVID-19. Di samping itu, pihaknya juga berusaha melakukan kajian epidemiologi dan kajian pembuatan obat COVID-19. Anggaran yang digelontorkan untuk upaya tersebut sekitar Rp 20 Miliar, belum termasuk anggaran produksi lainnya.

Terkait jambu biji merah berpotensi menanggulangi COVID-19, Prof Irmanida Batubara, Guru Besar IPB University menjelaskan, jambu biji merah memiliki senyawa dari golongan flavanoid berpotensi untuk dikembangkan sebagai anti-COVID-19.

“Berdasarkan hasil ini, kita mengetahui bahwa senyawa flavonoid dapat berinteraksi baik dengan lima protein target, yaitu 3ClPro, PlPro, SpikeACE2, E34 dan RDrP. Secara insiliko, diketahui bahwa myricetin, rhamnetin, kuersetin, esperidia dan kaempferol merupakan senyawa golongan flavonoid yang paling berpotensi sebagai anti-COVID-19,” paparnya. 

Lebih lanjut, Prof Irmanida menjelaskan, senyawa tersebut diduga mampu menghambat replikasi atau perbanyakan virus dan menghambat ikatan protein virus ke reseptor manusia. Tidak hanya ditemukan pada jambu biji merah, ternyata senyawa-senyawa tersebut juga ditemukan di madu.

“Oleh karena itu, selanjutnya akan dilakukan uji klinis terkait efek mengonsumsi jus jambu biji yang dikombinasikan dengan madu dan juga uji klinis terhadap efek ekstrak daun jambu biji sebagai suplemen pada pasien COVID-19,” pungkasnya.

Riset multidisiplin ini melibatkan Departemen Kimia Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI), Klaster Bioinformatics Core Facilities IMERI-FKUI, Klaster Drug Development Research Center IMERI FK UI, Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancang Obat Fakultas Farmasi UI, Rumah Sakit UI, Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University dan Departemen Ilmu Komputer IPB University. (RA)

Bupati Pimpin Langsung Rapat Antisipasi Virus Corona di Tanjab Barat



TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID -  Menyikapi terkait wabah Covid-19 atau sering disebut corona yang sedang marak baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat gelar rapat antisipasi dan pencegahan virus corona. Rapat yang diselenggarakan di gedung Balai Pertemuan ini, dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS, Senin (16/03/2020).

Bupati Safrial dalam arahannya menghimbau masyarakat agar tidak perlu panik atau khawatir berlebihan dalam menanggapi fakta terkait virus Corona atau covid-19. Namun, Bupati juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Sesuai kesimpulan rapat, Bupati tegaskan bahwa aktifitas penyelenggaraan Pemerintahan, Pendidikan, dan bidang lainnya tetap berjalan seperti biasa, hanya saja sebagai langkah antisipasi dan pencegahan, Bupati minta Dinas Kesehatan dapat menghimbau untuk menyiapkan peralatan pencuci tangan atau disinfektan bagi Sekolah dan Perkantoran.

"Untuk absen sidik jari (fingger print) bagi pegawai ASN tetap berjalan seperti biasa, begitu juga apel pagi dan sore," tegas Safrial.

"Yang penting, bagaimana kita tetap menjaga pola dan perilaku hidup bersih dan sehat, kita juga minta Dinkes nanti bisa menghimbau di sekolah-sekolah maupun di kantor-kantor untuk menyiapkan peralatan cuci tangan atau disinfektan," tambahnya.

Masih dalam rangka mengantisipasi masuknya Covid 19 di Tanjung Jabung Barat, Bupati minta Dinas Kesehatan bersama instansi terkait tetap lakukan pengawasan di jalur yang menjadi akses keluar atau pun masuk Tanjab Barat, seperti Pelabuhan Roro, Pelabuhan Marina, dan Pelabuhan lainnya.

Bupati juga himbau Dinas Kesehatan untuk tetap melakukan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan di lingkup Tanjab Barat yang memperkerjakan Warga Negara Asing (WNA). Selain itu, Bupati minta Dinas Kesehatan siapkan ruang isolasi khusus penanganan pasien corona, hal ini sebagai langkah antisipasi jika ada masyarakat yang terjangkit virus corona.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Hj. Andi Pada ditemui usai kegiatan juga ingatkan masyarakat untuk menjaga pola dan perilaku hidup sehat. Andi Pada juga ingatkan masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di masyarakat melalui media sosial atau media lainnya terkait wabah corona.

"Dari hasil rapat tadi, nanti akan dibuat himbauan Pemerintah Kabupaten kepada masyarakat, masyarakat juga hendaknya lebih bijak dalam menyaring informasi terkait virus corona ini, karena tidak sedikit juga berita Hoax yang bermunculan, terutama di medsos," ujar Andi Pada.

“Kalau batuk itu ditutup dan jangan diarahkan ke orang, batuk itu ada etikanya, tutup hidung dan mulut dengan tisu atau kain saat batuk, lebih bagus lagi jika yang sakit menggunakan masker, jadi yang sehat tidak perlu menggunakan masker,"   tambah Andi Pada.(Anto)

Resmi, KPU Tanjab Barat Menetapkan Hasil Seleksi Wawancara Calon PPS


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanjab Barat secara menetapkan hasil seleksi wawancara Calon Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilgub dan Pilkada Tanjab Barat tahun 2020, Minggu (15/3/2020). Sesuai dengan surat Pengumuman KPU Nomor 140/PP.04.2-Pu/1506/KPU-Kab/III/2020, bahwa daftar nama-nama calon anggota PPS yang lulus seleksi wawancara telah di umumkan secara resmi.

Komisioner KPU Kabupaten Tanjab Barat, M Rum, SH mengatakan, Penitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan direkrut KPU di 13 Kecamatan saat ini berjumlah hanya sekitar 3 orang / Desa dan Kelurahan, hal ini untuk mengawal proses tahapan pemilihan umum pilkada serentak pada 23 september 2020 mendatang.

“Rekrutmen PPS ini merupakan salah satu dari tahapan Pilkada, dan juga kehadiran PPS ini untuk menjamin hak pilih suara masyarakat, selain itu juga untuk mengetahui teknis pelaksanaan tahapan pilkada diseluruh wilayah, sesudah terpilihnya PPS ini, nanti selanjutnya kita juga akan mengrekrut petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dalam hal ini kami berharap kepada masyarakat Kabupaten Tanjab Barat agar dapat mengikuti dan mengsukseskan dalam proses tahapan Pilkada tahun 2020 mendatang.” jelasnya.

“Sesuai dengan aturan, kami dari pihak KPU sebagai penyelenggara untuk mengrekrut PPS, dan KPPS ini akan membuka secara umum dan transparan, hal ini di buka untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tanjab Barat, kalau ingin lebih jauh mengetahui terkait dengan persyaratan calon, silahkan datang saja secara langsung ke Kantor KPU Kabupaten Tanjab Barat atau bisa secara langsung meng`akses melalui halaman resmi KPU http://kpu-tanjabbarkab.go.id,”  tambah M. Rum. (Anto/Kpu)


Pihak RSUD Tanjabbar Meminta Maaf Atas Sikap Dokter Berinisial DN



TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Kamis (12/3) puluhan wartawan dari berbagai media cetak maupun media  online mendatangi RSUD Daud Arif Kuala Tungkal, hal ini buntut ucapan oknum dokter yang berinisial DN menyinggung profesi wartawan. 

"Beberapa perwakilan aliansi wartawan Indonesia yang ada di Tanjab Barat sontak mengecam ocehan sang oknum dokter yang dinilai tidak wajar," kata Samsul, Ketua DPC Aliansi Wartawan Indonesia Tanjabbar.

Menurutnya ucapan DN tidaklah etis, karena dokter orang berpendidikan tinggi.

"Kita sangat menghargai etikat baik pihak RSUD dengan memediasi soal ini, tapi sangat tidak etis karena yang bersangkutan (oknum dokter DN-Red) tidak hadir, yang punya persoalan bukan RSUD nya tapi oknum dokternya," kata Samsul.

Sementara perwakilan PWI Tanjab Barat juga turut mengecam ocehan yang dilontarkan oknum dokter DN beberapa hari lalu.

"Ini kan sudah berkaitan dengan profesi, jadi oknum dokter DN harus minta maaf secara langsung kepada media," cetus nya. 

Perwakilan Aliansi SMSI Tanjab Barat juga menyayangkan sikap dan prilaku oknum dokter.
Sementara itu pihak RSUD Daud Arif melalui Kabid Pelayanan dr Hartati mengatakan pihak RSUD telah menyikapi soal perseteruan oknum dokter DN yang terjadi pada Senin lalu. 

"Kami sudah memanggil yang bersangkutan, termasuk juga keluarga pasien pada hari itu juga, kedua belah pihak hanya miskomunikasi saja baik dari oknum dokter DN, ataupun keluarga pasien," terangnya.

"Semua masukan dan permintaan rekan media kita tampung, secepatnya akan kita sampaikan pada pimpinan, demikian juga proses sanksi etik dan lainnya segera kita lakukan," pungkas dr Nani. 

Pihak RSUD juga akui kesalahan dari DN dalam menjalankan tugas pada hari itu.

"Dia ini kan baru tugas di sini, dan juga belum tau jika rekomendasi untuk pengambilan obat   rabies harus ada surat dari RSUD, kita pastikan hal seperti ini tidak akan terulang lagi, atas nama RSUD dan dokter DN kami minta maaf," ungkapnya.(Anto)

Bupati Tanjabbar Pimpin Upacara Gabungan Peringatan HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke 101


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS mengingatkan seluruh personil pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Tanjab Barat untuk tetap mengedepankan profesionalisme, modern, dan terlatih dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, 9 Maret 2020.

Hal itu disampaikan Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS saat membacakan sambutan Mendagri pada Upacara Gabungan peringatan HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ke-101 yang di gelar di halaman Kantor Bupati.

Upacara peringatan Hut Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang mengangkat tema "Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yang Unggul Guna Terwujudnya Perlindungan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" ini, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib, Ketua DPRD Tanjab Barat, Kejari, Sekretaris Daerah, Kasdim, Waka Polres, Para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah.

"Tema tersebut saya nilai sangat tepat, sejalan dengan Visi Misi Pemadam Kebakaran.Tujuan akhir dari pemadam kebakaran adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, menciptakan rasa aman dengan memberikan layanan perlindungan dan penyelamatan terhadap jiwa dan harta benda dari ancaman kebakaran," ujar Bupati.

Bupati dalam sambutannya juga sampaikan apresiasi atas kinerja petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan sebagai barisan terdepan di setiap kejadian yang membahayakan manusia.

"Pemadam kebakaran telah menunjukkan kinerja yang luar biasa, selalu hadir dalam setiap kejadian yang membahayakan kondisi manusia, bertugas melebihi jam kerja ASN pada umumnya dengan membangun kesiap siagaan selama 24 jam". tambahnya.

Lebih lanjut Bupati sampaikan, wilayah kerja pemadam kebakaran dan penyelamatan tidak hanya melakukan pemadaman kebakaran saja, namun secara luas juga terlibat aktif dalam berbagai upaya penyelamatan, seperti banjir, penanganan kecelakaan, bahkan sampai kepada Animal Rescue dengan melakukan penanganan terhadap hewan.

Menurut Bupati, hal tersebut menjadi dasar prioritas fokus kebijakan untuk membentuk pemadam kebakaran dan penyelamatan yang profesional, modern dan terlatih. Yakni dengan penguatan kelembagaan dengan membentuk dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan, modernisasi sarana dan prasarana peningkatan kinerja aparatur, peningkatan budaya aparatur, serta perbaikan manajemen data secara terintegrasi dan dapat dipertanggung jawabkan.

Usai upacara, Bupati didampingi pejabat lainnya tinjau kesiapan armada Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus saksikan demo pemakaian alat-alat pemadaman kebakaran.(Anto)

Bupati Tanjabbar Minta OPD Kejar Target Kabupaten Layak Anak


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Bupati Tanjab Barat Dr Ir H Safrial Ms tekankan seluruh OPD untuk bekerja keras untuk mencapai Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun 2020.

Hal tersebut mengingat masih terendah KLA di Tanjab barat dibandingkan dengan Kabupaten yang ada di propinsi Jambi.

"Setiap stakeholder harus bertanggung jawab terhadap kewajibannya. Saya sudah baca itu ada variabel variabel yang harus selesaikan, yang skornya masih rendah,” ungkap Bupati saat pimpin rapat Kabupaten Layak Anak di dinas P2TP2A, Selasa (10/032020).

Ia juga meminta indikator setiap stakeholder untuk segera dilaporkan pada bulan Maret tahun 2020 ini.

“Kita targetkan bulan maret ini selesai, minimal sudah bisa meningkatkan skor" ujarnya.

“Mari kita bekerja, prinsipnya kalau orang bisa kenapa kita tidak," katanya menambahkan.

Kepada ketua gugus KLA (Firdaus Khattab, red), lanjutnya, untuk segera memerintahkan agar seluruh stakeholder yang ada memaparkan semua capaiannya.

“Kita minta menjelang bulan Maret ini, minimal sudah ada perobahan untuk dibenahi, kita beri deadline waktu dua minggu untuk selanjutnya dilakukan penginputan" pungakasnya.(Anto)

Pemkab Tanjab Barat Akan Gelar Muhibah Maritim 2


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Menyikapi ditunjuknya Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai Sekretariat Pengelolaan Pantai Timur Sumatera, ditambah statemen pengelolaan lingkungan atau Blue Carbon pada beberapa pertemuan internasional, Pemkab Tanjab Barat akan gelar kembali kegiatan muhibah maritim Menwa dan alumni menwa se-Indonesia yang bertajuk Muhibah Maritim 2 (dua).

Sebagai upaya persiapan, Pemkab Tanjung Jabung barat gelar rapat koordinasi persiapan muhibah maritim ke 2 di gedung Balai Pertemuan kantor Bupati dengan agenda ekspose  Komandan Pangkalan AL Palembang Kolonel Saryanto terkait rencana rangkaian kegiatan Muhibah Maritim 2 yang akan diselenggarakan April Mendatang. Kamis (12/03/2020). Rapat koodinasi ini turut dihadiri, Asisten Potensi Maritim dan Asisten Operasional Lantamal III, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD dan Kepala Bagian, serta Pimpinan Perbankan dan Perusahaan lingkup Tanjung Jabung Barat dan undangan lainnya.

Membuka secara resmi rapat koordinasi persiapan muhibah maritim 2, Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS sampaikan, ditetapkannya Indonesia sebagai poros maritim dunia menjadi salah satu solusi dalam menjaga kedaulatan laut indonesia. Hal ini terkait adanya 5 dimensi yang harus dikembangkan dalam rangka menjadi poros maritim dunia.

"Yaitu dimensi ekonomi, sumber daya manusia, lingkungan hidup, pertahanan keamanan dan diplomasi maritim," jelas Bupati.

Lebih lanjut Bupati sampaikan, Pemkab Tanjab Barat bekerjasama dengan TNI AL, dan Komunitas sosial karya alumni Menwa Indonesia sebelumnya juga telah selenggarakan Muhibah Maritim pada 2018 yang terbukti mengangkat pantai timur sumatera sebagai salah satu kesepakatan global pengelolaan ekosistem pesisir dalam mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia.


Sementara itu, pada rapat serupa, Selasa (10/03) lalu, Bupati dalam arahannya sampaikan bahwa kegiatan Muhibah Maritim kali ini akan fokus pada kegiatan penanaman kembali lahan gambut dan penanaman mangrove. Selain itu juga akan ada rangkaian kegiatan sosial seperti pengobatan masal, pemeriksaan gigi, sunatan masal, serta pemeriksaan ibu hamil dalam rangka kampanye penurunan angka stunting.

"Selain kegiatan sosial ini, juga akan ada pameran Kapal Perang, Pameran Alutsista, Seminar Indonesia Poros Maritim Dunia, Peresmian Pos AL, Kegiatan Terjun Payung, hiburan masyarakat dan kegiatan lainnya," tambah Bupati.

Bupati dalam sambutannya juga berharap kepada seluruh OPD lingkup Tanjung Jabung Barat untuk dapat mendukung kegiatan muhibah maritim ini sesuai dengan bidang masing-masing. Bupati juga minta OPD dapat saling mengisi dalam rangka mensukseskan kegiatan ini guna mengangkat nama Kabupaten Tanjung Jabung Barat di kancah Nasional maupun Internasional.

"Kegiatan Muhibah Maritim ini tentunya akan mengangkat kembali nama Tanjung Jabung Barat di mata nasional maupun internasional, saya minta agar seluruh OPD mendukung kegiatan ini sesuai dengan bidang masing-masing dan saling mengisi dalam mensukseskan acara ini," ujar Safrial.(Anto)

Rumah dan Kendaraan Milik Sayet Ludes Terbakar


TUNTAS.CO.ID, TANJABBAR - Kebakaran kembali terjadi di wilayah Desa Sungai llLandak Kecamatan Senyerang. Satu buah rumah warga ludes terbakar, Senin (11/3/2020) siang.

Satu rumah milik Sayet di Rt 03 Parit 8  ludes terbakar.

Akibat kejadian tersebut diperkirakan Sayet mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Kepala Desa Sungai Landak Taslim, S. Ap, membenarkan kejadian tersebut. "Iya benar, saat ini saya sedang berada di lokasi kejadian, " katanya saat dikonfirmasi via telpon.

Menurut kades, selain satu rumah ada dua unit kendaraan roda dua (motor) turut terbakar dalam peristiwa tersebut. 

"Soal kerugian yang lain belum diketahui, yang pasti ada dua unit kendaraan motor yang turut terbakar," jelasnya. 

Untuk penyebab kebakaran belum di ketahui asal api penyebabnya

Api berhasil dipadamkan warga setempat sekitar satu jam setelah kejadian dengan  kerugian secara ril masih menunggu hasil pemeriksaan yang berwenang. (*)

Reporter : Anto

BREAKING NEWS | Pelaku Penganiyaan Terhadap Kepsek SMAN 10 Tanjabbar Jadi Tersangka

Polisi menggelar jumpa pers dan menghadirkan pelaku penganiaya Kepsek SMAN 10 Tanjabbar, Lasemen | anto
TUNTAS.CO.ID, TUNTAS.CO.ID - Polres Tanjab Barat akhirnya meningkatkan status pelaku dugaan penganiayaan terhadap Lasemen, Kepsek SMAN 10 Desa Bukit Harapan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat menjadi tersangka. Selain dijerat pasal penganiayaaan, Pelaku bakal dijerat UU darurat tentang kepemilikian senjata api dengan ancaman hukuman 10 tahun.

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro Sik mengatakan penangkapan tersangka Bujang Marwan alias BM dilakukan tim gabungan yang melakukan pengejaran tersangka di Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari.

Pengakuan awal, motif tersangka melakukan penganiayaan dan ancaman lantaran miskomunikasi anak perempuanya mendapat teguran dari korban sehingga membuat emosi tersangka memuncak.

Polisi juga masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk memastikan yang di duga adanya suara letusan mirip senpi saat periistiwa penganiayaan terjadi. 

Sementara, pengakuan tersangka hanya membawa senjata api jenis softgun yang sudah dalam kondisi rusak untuk sekedar menakut-nakuti pihak korban.

Selain kepemilikan senjata api, hasil pemeriksaan awal test urin tersangka juga menunjukan positif metavitamin sehingga kuat dugaan tersangka melakukan aksinya dalam keadaan pengaruh psikotropika dan obat terlarang.

"Saat dilakukan penggeledahan kendaraan tersangka ditemukan alat - alat konsumsi narkoba. Hasil test urine terasangka juga positif," tutur Kapolres saat menggelar jumpa pers, Selasa (10/3). (*)

Reporter : Anto

Sarankan Anies Fokus Tangani Korona di Jakarta, Sandiaga Minta Formula E Ditinjau Ulang

Sandiaga Uno | ist
JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Rencana gelaran Formula E yang akan difasilitasi oleh Pemprov DKI Jakarta sampai saat ini masih menjadi polemik.
Masalahnya formula E yang akan menghabiskan anggaran Rp 767 miliar itu dianggap tidak terlalu penting, dan pemborosan anggaran.
Bahkan Politikus Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno ikut menyoroti rencana itu, ia meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk fokus penanganan virus korona (COVID-19) di Jakarta.
Lebih baik Anies kata Sandiaga mengesampingkan persiapan Formula E terlebih dahulu, hingga situasi kembali kondusif.
"Kita harus pantau (korona), karena kepentingannya adalah bangsa, negara dan masyarakat," kata Sandi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).
Beberapa negara kata Sandiaga juga mengeluarkan kebijakan untuk membatalkan kegiatan-kegiatan yang mengundang keramaian, contohnya di Jepang dan Malaysia.
"Tokyo Marathon hanya dilakukan pelari elit, pelari umumnya yang puluhan ribu dibatalkan," ungkap Sandi.
Sejauh ini sudah empat warga negara Indonesia yang positif terinfeksi corona. (*)

Rakor PTDI-STTD, Safrial Komitmen Upayakan Putra Daerah Siap Kerja



TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - "Kita upayakan, putra dan putri Tanjab Barat ini memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja."

Hal itu disampaikan Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS saat ditemui usai hadiri sekaligus ikuti rapat koordinasi Pola Pembibitan Pemerintah Daerah yang digelar oleh Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)- Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) di Grand Mercure Kemayoran. Kamis (05/03/2020).

Turut hadir mendampingi Bupati, Ketua TP PKK, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah Tanjung Jabung Barat.

Disampaikan Ketua Panitia, rapat koordinasi ini digelar dalam rangka menindaklanjuti kerjasama Pemerintah Daerah dengan PTDI-STTD terkait pemenuhan sumber daya manusia (SDM) di sub sektor transportasi darat melalui penerimaan taruna baru pola pembibitan.

Lebih lanjut Bupati sampaikan, selain pembangunan infrastruktur Pemkab Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini juga komitmen dalam meningkatkan pembangunan sumber daya manusia. Sebagai upaya, Pemkab telah banyak lakukan kerjasama dengan berbagai sekolah tinggi, salah satunya dengan PTDI-STTD.

Sampai saat ini, setidaknya ada 20 orang putra-putri asli Tanjung Jabung Barat yang menjadi Taruna STTD melalui kerjasama Pemkab dengan PTDI-STTD. Dari 20 orang ini, nantinya 8 orang akan kembali ke Daerah Tanjung Jabung Barat, dan 12 orang lainnya akan disebar ke Kabupaten Kota Wilayah Indonesia.

Safrial mengaku bangga kepada putra-putri daerah yang berhasil masuk seleksi berbagai sekolah tinggi. Ia juga berharap kepada putra-putri Tanjab Barat yang sedang menempuh pendidikan untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

”Kepada Putra Putri Tanjab Barat bercita -citalah setinggi mungkin, karena masa depan kalian masih panjang, dan tentunya perlu usaha yang keras dan serius untuk mewujudkan cita-cita,” tutup Safrial.

Ada yang menarik dalam kegiatan rapat koordinasi ini, Wahyu yang merupakan Taruna STTD semester IV asal Jl. Manunggal Kelurahan Tungkal II Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dipercaya sebagai dirigen grup musik pengisi acara rakor tersebut.(Anto)

DPC AWI Tanjabbar Bagi-bagi Kepada Masker Gratis ke Warga


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Bentuk kepedulian kepada masyarakat terkait bahayanya dampak virus corona atau Covid-19, belasan wartawan di Tanjab Barat tergabung dalam Aliansi Wartawan Indonesi (AWI) DPC Tanjab Barat membagikan masker secara gratis kepada pengguna jalan tepatnya di depan kantor Bupati dan Kantor Dinas Kesehatan Tanjab Barat, Rabu (4/3).

Hal ini dipicu dengan diduga  kelangkaan stok masker yang mulai terjadi di Kabupaten Tanjab Barat.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Tanjab Barat, Samsul Bahri mengatakan tujuan membagikan masker yang ditargetkan kepada masyarakat pengguna jalan, anak-anak dan warga yang membutuhkan ini adalah bagian dari kepedulian AWI Tanjab Barat kepada warga untuk mengantisipasi dampak virus corona dan kelangkaan stok masker di Kabupaten Tanjab Barat.

"Selain itu, tujuan kita agar Pemkab Tanjab Barat melalui Dinas Kesehatan Tanjab Barat untuk segera bertindak terkait kelangkaan masker. Serta mensosialisasikan dampak virus corona yang sudah menjadi perhatian dunia saat ini agar Kabupaten Tanjab barat bebas dari virus Corona," ujar Samsul.

"Dengan demikian tidak menjadi momok di masyarakat jika mereka diberitahu dan pengertian tentang virus tersebut. Terlebih lagi dinkes jangan hanya tutup mata, seolah olah hal yang biasa," lanjutnya.

Pantauan dilapangan, belasan wartawan sembari membawa beberapa poster membagikan masker kepada penguna jalan baik pejalan kaki, Tukang Becak, Pengendara roda dua dan roda empat serta anak-anak sekolah.

Sementara itu, warga sangat menaggapi positif akai wartawan di Tanjab Barat yang peduli terhadap masyarakat.

"Kami sangat mendukung dan berterimakasih kepada kawan-kawan wartawan yang peduli dengan kesehatan warga. Mengingat saat ini stok masker disetiap apotik sedang kosong, jikapun ada harganya mahal. Sementara wartawan membagikan secara gratis, salut," ungkap salah satu warga pengguna jalan yang dimintai tanggapannya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Tanjab Barat, Sufrayogi Syaiful turut menanggapi positif terkait aksi organisasi Wartawan yang tergabung dalam Aliansi wartawan Indoesia. Menurutnya kelangkaan masker diduga akibat adanya operasi senyap oleh oknum agen yang membuat resah masyarakat.

"Jangankan masker, alkohol untuk mencuci tanganpun sudah tidak ada lagi di jual yang otomatis akan membuat resah masyarakat dan membuat suasana mencekam," kata politisi partai golkar itu..

Dia meminta aparat kepolisian untuk mengungkap persoalan ini. Selain itu meminta Pemkab Tanjab Barat harus hadir dan turun tangan dengan menyediakan masker gratis dan alat cuci tangan gratis.

"Serta membuat himbauan kepada masyarakat baik di pintu gerbang pelabuhan maupun pintu-pintu masuk tamu dari luar," imbuhnya.

Terpisah, Kadis Kesehatan Tanjab Barat, dr Andi Pada saat dikonfirmasi via whatsapp masih berkilah. "Nanti saja kita pertemuan menjelaskan terkait covid-19, biar paham semua dan wartawan membantu pemerintah," ungkapnya singkat. (*)

Reporter : Anto

Sekda Tanjabbar Buka Sosialisasi Tata Cara dan SOP Kerjasama Daerah



TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Untuk mengoptimalisasikan pelaksanaan kerjasama antar daerah serta pemahaman terkait regulasi bidang kerjasama, Bagian Kerjasama Setda Kabupaten Tanjab Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi Tata Cara dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kerjasama Daerah di Balai Pertemuan Kantor Bupati. Selasa (03/03/2020).


Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat Ir. H. Agus Sanusi M.Si didampingi Kabag Kerjasama Rahimah Usman. Turut menghadiri dalam acara tersebut, perwakilan Forkopimda, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD, dan para Kabag Setda Tanjab Barat.

Dalam sambutannya, Sekda mengatakan bahwa Forum sosialisasi ini sangat penting dan strategis sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan publik yang masuk kategori kerjasama antar daerah meliputi kerjasama Daerah dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah lain, serta pihak di luar Negeri. 

"Sehingga dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, daerah dapat mengadakan kerjasama dengan pihak lain yang didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektifitas pelayanan publik, sinergi dan saling menguntungkan," ujar sekda.

“Keberadaan kerjasama, baik antar daerah maupun dengan pihak lain menempati posisi sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan menjadi suatu kebutuhan bagi Pemerintah dalam upaya mewujudkan program-program pembangunan daerah," tegasnya.

Lebih lanjut Sekda jelaskan, terkait kerjasama ini, Pemkab Tanjab Barat telah melaksanakan beberapa kerjasama dalam berbagai hal, antara lain kerjasama pendidikan, kesehatan, pariwisata, perdagangan, sosial dan tata kelola pemerintahan.

Selain itu, untuk peningkatan promosi daerah Pemkab Tanjab Barat telah bergabung dalam forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASINDO), sedangkan untuk promosi daerah pada tingkat kerjasama luar negeri Pemkab sedang berupaya untuk bergabung dalam Forum United Cities And Local Goverment Asia Pasific (UCLG ASPAC). 

"Dengan bergabung didalam forum, besar harapan potensi daerah Tanjung Jabung Barat mulai dikenal pada tatanan internasional," tutup sekda.

Sementara itu, dalam laporannnya Kabag Kerja Sama Rahimah Usman menyampaikan pertemuan ini adalah tentang sosialisasi Tata Cara dan SOP Kerja Sama Daerah dalam rangka membahas tentang tata cara dan SOP ( Standard Operasional Prosedur ) Kerja Sama Daerah. (Anto)

Wabup Tanjabbar Imbau ASN Tunaikan Zakat Melalui Baznas


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib menghimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kabupaten Tanjab Barat untuk menyalurkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjab Barat.

Himbauan itu disampaikan Wabup dalam sambutannya pada kegiatan Sosialisasi Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) Badan Amil Zakat Nasional yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati. Senin (2/3/2020)

"Sudah sepatutnya ASN menyalurkan sebahagian hartanya melalui badan amil zakat nasional ini, karna zakat memang merupakan kewajiban kita sebagai seorang muslim," ucap wabup.

Lebih lanjut Wabup jelaskan, Baznas merupakan mitra kerja pemerintah dalam pengentesan kemiskinan, melalui dana zakat, infaq dan sedekah yang didistribusikan kepada fakir miskin. Wabup juga berharap, Baznas secara rutin dan transparan menginformasikan kepada masyarakat tentang penerimaan Zakat, Infaq dan Shadaqoh serta pendistribusiannya.

"Saya sangat menghargai kerja baznas selama ini dalam hal pengentasan kemiskinan, yang menyalurkan zakat, infaq dan shadaqahnya kepada fakir miskin," tambahnya.

Ketua Baznas Tanjab Barat, Yusfik Noor dalam laporannya mengatakan kegiatan ini diselenggarakan guna sosialisasikan zakat, infaq dan Shadaqoh Badan Amil zakat nasional (Baznas) Tanjab Barat dalam rangka optimalisasi penghimpunan zakat infaq dan shadaqoh kepada seluruh masing-masing OPD dan Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Tanjung jabung Barat. Selain itu, menurut Yusfik Noor, kegiatan ini juga untuk mewujudkan program baznas peduli pada masyarakat.

Turut hadir pada cara tersebut, perwakilan Kemenag, Kepala OPD, Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah, serta para pimpinan beserta pengurus Baznas. (*)

Reporter : Anto

Bupati Safrial Tinjau Korban Kebakaran di Senyerang


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS tinjau korban kebakaran yang terjadi di Jalan Lintas Senyerang, RT. 01 Kelurahan Senyerang Kecamatan Senyerang, Minggu (01/3/2020).

Selain hanguskan satu unit rumah beserta isinya, kebakaran ini juga sebabkan korban jiwa. Sepasang suami istri meninggal dalam musibah kebakaran yang terjadi pada Minggu (01/3) .

Ditemui langsung keluarga korban, Bupati sampaikan turut berduka cita, dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan atas musibah kebakaran ini.

Safrial juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap musibah kebakaran. Bupati berharap kedepannya musibah kebakaran seperti ini tidak terjadi lagi.

"Kepada seluruh lapisan masyarakat, saya berpesan untuk dapat berhati-hati dan waspada terhadap segala hal yang dapat menimbulkan musibah kebakaran, sehingga musibah seperti ini tidak terjadi lagi," ujar Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga serahkan secara langsung bantuan berupa sandang, pangan, dan paralatan dapur bagi keluarga korban.

Turut hadir mendampingi Bupati tinjau lokasi kebakaran, Kapolsek Senyerang ,Kepala Desa dan Perangkat Kecamatan Senyerang.(*)

Reporter : Anto

Baru Dibangun, Sarana Air Baku di Kelurahan Tungkal 5 Sudah Rusak dan Air yang Keluar Asin

Lokasi sarana air bersih yang baru dibangun di Tungkal Lima | Anto
TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID -  Prasarana pengambilan air untuk air baku di bawah pengawasan  BWSS VI di Tungkal Lima, Tanjabbar ternyata tidak berfungsi maksimal.

Kini mulai mengalami kerusakan berbagai fisik bangunannya, juga air yang dihasilkan terasa asin dan keruh.

Proyek pembangunan BWSS Vl ini dibangun oleh CV. Sentral Tampines pada Desember 2019 lalu. 

Razak, salah-satu warga RT 06 Kelurahan Tungkal Lima Kecamatan Seberang Kota mengaku kecewa, karena dirinya telah menghibahkan tanahnya 10x10 meter untuk lokasi bangunan BWSS Vl itu. 

"Hasilnya tidak memuaskan warga, apalagi kami sangat berharap dengan adanya pembangunan prasarana pengambilan air baku ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kelurahan Tungkal 5 yang memang sangat kesulitan air.Padahal saat mengerjakan sumur bor mereka memakai alat yang digerakkan serba pakai mesin,tapi hasilnya sangat mengecewakan," ujarnya.

Pada fisik  bangunan sudah mengalami kerusakan, bak penampungan air bocor. Bahkan lantai nya juga mengalami keretakan serta penurunan.

"Kami/warga berkali-kali berupaya untuk menghubungi konsultan maupun pengawas dari BWSS Vl.Ternyata hanya memberikan jawaban nanti akan diperbaiki," ujar Razak.  

Hingga hari ini kondisi bangunan tersebut belum diperbaiki dan terkesan terbengkalai.

Sementara, Basuki selaku konsultan pengawas dari CV Estetika Panca Sanjaya membenarkan adanya kerusakan pada bak primer . 

"Jebolnya sekat bak primer disebabkan debit air yang mengalir antara bak ke bak lainnya," jawab Basuki. 

Dia bilang pihak rekanan sudah memperbaikinya, namun ia tidak monitor lagi apakah sudah sampai perbaikannya ke Tungkal 5 atau belum.

"Pembangunan prasarana air ini ada 8 titik dan informasnya kerusakan terjadi di 3 lokasi. Sekarang saya tidak mengawasinya karena masa pengerjaannya telah selesai jelas," Basuki. 

Terkait anggaran, Basuki tidak mau menjawab.

Lurah Tungkal 5,  Efendi membenarkan adanya kerusakan itu. Ia juga menegaskan bahwa pihak rekanan tidak pernah menemuinya terkait pembangunan tersebut. 

"Kami sangat berharap bangunan ini dapat bermanfaat dan berfungsi dengan baik, apalagi dalam waktu dekat ini kami akan mengadakan MTQ tingkat kabupaten di kelurahan ini. Jadi memang ketersediaan sarana air baku sangatlah kami butuhkan untuk para tamu dan kafilah yang akan mengikuti kegiatan MTQ nanti," katanya.

"Harapan kami pihak rekanan ataupun BWSS secepatnya memperbaiki sehingga pada masa hajatan MTQ sudah dapat kami gunakan," tandasnya. (*)

Reporter : Anto


Index Kerawanan Pemilu, Muratara Posisi Empat di Sumsel

M Ali Asek
MURATARA, TUNTAS CO.ID - Jelang Pemilihan Kepala Daerah(PILKADA) serentak di 270 Kabupaten/Kota Se Indonesia Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu) Republik Indonesia merilis Index Kerawanan Pemilu(IKP) pada saat lounching secara nasional di Jakarta (25/02/2020)

Berdasarkan hasil IKP tersebut Kabupaten Musi Rawas Utara berada di posisi 241 se Indonesia dan ke 4 Se Sumsel.

Posisi Muratara tersebut di ambil dari data berdasarkan tingkat konteks sosial politik 51,67%, penyelenggara  yang bebas dan adil 1,00 %, kontestasi 44,96%, Partispasi politik 64,09% dengan persentase tersebut muratara berada di level sedang.

Berdasarkan hasil IKP,
Ketua Bawaslu Musi Rawas Utara Munawir melalui koordinator Pengawasan, Humas dan Hubal M. Ali Asek menyampaikan bahwa pilkada Muratara 2020 jangan sampai naik level ke level tinggi.

"Cukup kita berada di level sedang jangan sampai Pilkada 2020 ini menjadi langkah menuju level tinggi, malu kita" ujarnya saat di temua do Ruangannya. Kamis(27/02/2020)

Kemudian M. Ali Asek memberikan  Syarat untuk tidak naik level kerawanan pemilu di Muratara.

" Untuk menaikan level kerawanan dari sedang ke rendah ada syarat yang harus kita lakukan, pertama ASN harus netral, pennyelenggara tidak berpihak pada salah satu paslon, cakada melakukan pendidikan politik pada team dan pada saat kampanye agar tidak terjadi provokasi yang membuat masyarakat terpecah belah, kalau itu di lakukan yakinlah Muratara akan di sorot sebagai daerah yang sukses menyelenggarakan Pemilu" tambahnya.

Terakhir Asek panggilan akrabnya meminta Kepada semua team sukses untuk mengunakan medsos sebagai pendidikan politik.

" Untuk semua tean sukses yang bermedsos, gunakanlah medsos untuk menyampaikan program dan pendidikan politik, menyebar isu yang membuat masyarakat di bawah terpecahbelah" tutupnya. (hd)

Hadiri Muscab Gapensi, Wabup Tanjabbar Harap Gapensi Ciptakan Iklim Usaha yang Sehat


TANJABBAR, TUNTAS.CO.ID - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat  Drs. H. Amir Sakib, berharap kedepannya Gapensi sebagai Mitra Kerja Pemerintah mampu menciptakan iklim usaha kontruksi yang baik dan sehat, khususnya di Tanjung Jabung Barat. Hal itu disampikan Wabup dalam sambutannya saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Gapensi Ke IX Tahun 2020 yang diselenggarakan di Gedung Pola Kantor Bupati. Rabu (26/2/2020).

"Sebagai mitra Pemerintah Daerah, saya yakin Gapensi mampu menciptakan iklim usaha konstruksi yang baik dan sehat, serta senantiasa mengedepankan kepentingan pembangunan di Daerah Kabupaten Tanjab Barat," ujar Wabup.

Muscab Gapensi ke IX yang mengusung Tema "Menuju Gapensi Profesional, Humanis, Berkualitas, dan Bermartabat" ini, juga dihadiri Forkopimda, Anggota Gapensi BPD Provinsi Jambi, Anggota BPC Gapensi Tanjab Barat serta tamu undangan lainya.

Lebih lanjut Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, musyawarah cabang Gapensi merupakan Forum yang sangat penting dan strategis untuk mengembangkan organisasi serta menjadi kesempatan untuk memberdayakan setiap potensi dalam menyambut perkembangan jasa konstruksi di Kabupaten Tanjabbarat.

"Kegiatan Muscab Gapensi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke IX, diharapkan mampu menghasilkan para pengurus handal, tangguh, serta mampu membawa Gapensi Kabupaten Tanjab Barat maju dan dapat menunjang terwujudnya tujuan pembangunan di bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan ini," harapnya.

Sementara itu, Dalam Laporannya Ketua Panitia Muscab, Abu Bakar Mone mengatakan dalam musyawarah Cabang Ke IX ini, juga akan dipilih Ketua Gapensi untuk Periode Tahun 2020-2025, dimana ada 3 kandidat yang sudah mencalonkan diri sebagai Ketua Gapensi.

"Sampai hari ini hanya M. Zaini, Abdurahman Jamalia dan Erwin yang mendaftar menjadi ketua Gapensi ke IX, jelasnya.

Wakil Ketua BPD Gapensi Provinsi Jambi, Jumhadi SE dalam sambutannya berpesan kepada semua anggota Gapensi yang nantinya akan dilantik untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah.(Anto)

Lagi, Buya Hadrami Terpilih Ketua PC NU Merangin


MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Buya Hadrami terpilih kembali sebagai Ketua PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Merangin, Jambi. Ia terpilih secara aklamasi, Selasa (25/02) sore, untuk periode 2020-2025.

Hasil Konfercab IX PC NU Merangin ini, berarti memberi amanah Buya Hadrami meneruskan kembali kepemimpinannya. Sebelumnya, Hadrami sudah menjabat Ketua PC NU Merangin selama 17 bulan karena ketua yang lama meletakkan jabatan sebelum habis periodenya.

"Amanah ini sama sekali tidak ringan. Sangat berat. Ngurus umat itu tidak pernah mudah. Tapi ini adalah ibadah," kata Buya Hadrami.

Selasa pagi, pembukaan acara Konfercab IX dilaksanakan di aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin. Acara dibuka oleh Ketua PW NU Provinsi Jambi Kyai H Aminullah Amit.

Rangkaian acara juga diisi dengan wejangan dari Rois Syuriah NU Merangin, Kyai H Abdul Satar Saleh. Tokoh kharismatik ini menegaskan warga NU harus ambil bagian dari setiap urusan negara.

"NU lahir jauh sebelum Indonesia merdeka. Jangan jadi penonton saja. Warga NU harus terlibat langsung dan ambil bagian mengurus negara," tegas Buya Satar.

Paska-seremoni pembukaan, kegiatan Konfercab IX bergeser ke Pondok Pesantren Syech Malana Qory, Desa Titian Teras Kecamatan Batang Masumai. Di pondok legendaris yang diasuh Buya Satar ini lah Buya Hadrami terpilih lagi.

"Harapan kami, NU Merangin ke depan ya semakin kokoh dan benar-benar hadir di tengah ummat. Mayoritas umat Islam di Merangin ini ya NU. Itu semua harus merasakan hadirnya NU struktural dalam bentuk yang lebih nyata," tambah Muhlisin, Ketua PC GP Ansor Merangin.(mm)