Krisis Listrik di Tanjabbar, PLN Mengaku Pusing -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Krisis Listrik di Tanjabbar, PLN Mengaku Pusing

tuntas.co.id


TUNTAS.CO.ID, Tanjabbar - Menyikapi permasalahan listrik yang terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), DPRD Tanjab Barat bersama masyarakat melakukan pemanggilan terhadap pihak PLN Area Tanjab Barat guna melakukan dengar pendapat (hearing).

Salah seorang anggota DPRD Tanjab Barat yang ikut dalam hearing tersebut Dedi Hadi, menyebut hearing dilakukan Senin (2/4).

“Hal ini dilakukan guna mengetahui secara langsung permasalahan yang terjadi di PLN yang mengakibatkan listrik sering mati,” katanya.

Ternyata banyak sekali permasalahan yang dihadapi PLN Area Tanjab Barat. “Untuk itu kami semua selaku Anggota DPRD akan membantu pihak PLN Area Tanjab untuk kepentingan bersama,” tegasnya.

Dedi Hadi berharap kepada pihak PLN Area Tanjab Barat untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, karena itu adalah haknya masyarakat selaku konsumen.

“Masyarakat dituntut untuk menyelesaikan pembayaran rekening listrik mereka, jika terlambat mereka akan didenda bahkan sampai kepada pemutusan, tentu mereka juga berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik,” tegasnya.

Sementara, perwakilan Warga Tanjab Barat, Wawan Faiq mengatakan, sejak zaman kayu sampai zaman beton persoalan listrik tidak selesai-selesai. 

"Kami minta tindakan tegas kepada pihak PLN, bulan April ini persoalan listrik di Tanjabbar harus selesai. Listrik jangan hidup mati lagi," katanya.

Menanggapi keluhan warga ini, Sekda Tanjab Barat, Drs. H. Ambo Tuo MM yang ikut menghadiri hearing, menegaskan bahwa pemkab selama ini tidak tinggal diam. masyarakat memang banyak dirugikan. Pemkab pun dalam hal ini kewalahan.

"Saya sempat ngobrol dengan Bapak Bupati, rasanya jika bisa kita berhubungan dengan PLN kita lakukan itu, karena seringnya listrik mati," kata sekda.

Menjawab persoalan yang ada pihak PLN mengaku ikut pusing, persoalan listrik memang sangat luar biasa.

"Kami pusing semua masih tergantung Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kami masih tergantung TJB, kami minta tolong dewan lah. Kami berharap TJB Kualatungkal april ini bisa aktif. LPPPI kadang tegangannya masih lemah. Pada saat beban puncak kadang kami harus pakai genset biar tegangan normal," keluh kepala PLN Kualatungkal, Tasili. (**)

Reporter : Anto