PW GP Ansor dan Fatayat NU Jambi Serahkan Bantuan Peralatan Sekolah, Kentang dan Bawang Hingga Popok Bayi untuk Korban Kebakaran di Mendahara -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

PW GP Ansor dan Fatayat NU Jambi Serahkan Bantuan Peralatan Sekolah, Kentang dan Bawang Hingga Popok Bayi untuk Korban Kebakaran di Mendahara

tuntas.co.id

Pengurus Fatayat NU Provinsi Jambi saat menyerahkan bantuan ke Pemdes Mendahara Tengah.


JAMBI - Gerakan Pemuda Ansor Wilayah Jambi bekerjasama dengan Pengurus Fatayat NU Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk 400 KK korban kebakaran di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Rabu (30/6/2021) Kemarin. 


Paket bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi Siswa Sekolah Dasar, Tsanawiyah (MTs) yang mengalami dampak langsung dari peristiwa tersebut. Selain itu ada juga bantuan berupa peralatan dapur, baju layak pakai. Adapula sayuran kentang dan bawang yang dikirim oleh Kader Ansor Kerinci.


Bantuan lainnya yang bersumber dari hasil penggalangan yang dilakukan Pengurus Fatayat NU Provinsi Jambi adalah perlengkapan dan kebutuhan nutrisi untuk bayi berupa susu, popok dan kebutuhan perempuan lainnya.


Proses penyerahan bantuan untuk para korban di pimpin langsung oleh Juwanda, Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Jambi ke lokasi kebakaran. Juwanda bersama pengurus PW GP Ansor Jambi dan Pengurus Fatayat NU juga mengunjungi langsung posko korban kebakaran.


Bantuan untuk para peserta didik disana dititipkan langsung melalui Kepala Desa Mendahara Tengah, Nur Hidayah S.Pd. 


"Alhamdulillah, bersama Fatayat NU, GP Ansor Jambi menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban kebakaran di Desa Mendahara Tengah, Kec. Mendahara, Kab Tanjabtim yang menghanguskan 148 unit Rumah," kata Juwanda. 


"Barang yang disalurkan berupa, perlengkapan sekolah, peralatan dapur, kebutuhan bayi, kebutuhan perempuan, pakaian layak pakai, sayuran kentang & bawang," sambung Juwanda. 


Politisi muda yang kini duduk di Kursi Legislatif DPRD Provinsi Jambi ini juga menyempatkan diri mengunjungi para korban dan relawan di Posko korban kebakaran. 


Juwanda juga mengunjungi beberapa kader NU yang turut menjadi korban kebakaran. Dalam kesempatan itu Juwanda menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah menyalurkan bantuan melalui rumah besar Pemuda Ansor Provinsi Jambi. 


Proses distribusi bantuan langsung dilakukan oleh pengurus PW Ansor Jambi dan Banser. Hingga peroses distribusian ke Posko melewati akses dan medan jalan yang cukup sulit. Hingga harus melalui jalur air yang ditempuh dengan menggunakan perahu bermesin. 


"Terimakasih kepada semua pihak yang telah mempercayai kami untuk menyalurkan bantuan tersebut, semoga menjadi amal ibadah buat kita semua," katanya. 


Ketua PW Fatayat NU, Sri Rahayu melalui Suhaibatul Aslamiyah, koordinator penggalangan dan distribusi bantuan korban kebakaran dari PW Fatayat NU Jambi mengatakan pihaknya lebih fokus menggalang bantuan untuk korban. Terutama perempuan dan anak dibawah umur. 


Diharapkan dengan bantuan perlengkapan perempuan dan balita ini bisa membantu bagi para korban. Bantuan yang disalurkan atas kerjasama Pengurus Wilayah Fatayat NU dan pengurus PC Fatayat NU Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi sudah memberi amanah. Menyalurkannya melalui Fatayat NU Jambi. 


"Bantaun yang kita serahkan lebih fokus untuk keperluan perlengkapan perempuan dan Anak terutama. Seperti pakaian untuk ibu dan anak-anak. Untuk balita seperti pampers bayi dan susu untuk nutrisi bayi," Kata Suhaibatul Aslamiyah. 


Nurhidayah, Kades Kendahara Tengah menyambut baik bantuan masyarakat yang telah disalurkan melalui PW GP Ansor Jambi dan Pengurus Fatayat NU. Bantuan tersebut dirasa sangat bermanfaat terutama bagi anak sekolah, kaum perempuan dan anak usai Balita. 


Kepedulian dari masyarakat Jambi terhadap para korban tidak hanya bernilai materil. Tapi, juga menjadi dukuntan moril bagi para korban. 


"Terimakasih sudah menyalurkan bantuan kepada warga kamiyang menjadi korban kebakaran. Semoga ini menjadi ladang pahala, amal baik untuk semua pihak yang sudah membantu," kata Nurhidayah. (*)