Warga Desa di Kabupaten Muratara Tolak Pengerjaan Jalan yang Diduga di Kerjakan Secara Asal-asalan -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Warga Desa di Kabupaten Muratara Tolak Pengerjaan Jalan yang Diduga di Kerjakan Secara Asal-asalan

tuntas.co.id



Warga Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir kabupaten Muratara menolak pengerjaan jalan cor beton yang diduga dikerjakan asal - asalan. 

Hal itu dikatakan Niko (38) warga Desa setempat kepada tuntas.co.id usai pertemuan antara pihak kontraktor dan masyarakat. Kamis (17-12) 

"Jalan ini tidak kami terima karena asal jadi, tidak pakai pengerasan dulu tidak kami terima," Cetusnya

Kalau tidak pakai pengerasan kata Niko sebentar lagi akan hancur, tanah lumpur,  tidak pakai pengerasan langsung dicor tanpa pengerasan. 

"Waktu buka jalan cuma pakai eksavator tok, tanpa Backhoe loader dan fibro untuk pengerasan jalan," Ungkapnya

Ditempat yang sama, amin (41) warga setempat juga mengeluhkan dengan pengerjaan jalan cor beton penghubung jalan di dalam desa ini. 

"Kita bandingkan jalan lain yang pakai pengerasan koral dan besi jalannya sudah hancur, apa lagi tidak pakai seperti ini," Keluhannya

Dari pantauan tuntas.co.id pengerjaan jalan tersebut tidak memasang papan keterangan proyek, tanah jalan yang akan dicor beton tersebut juga tampak bergelombang dan fostur tanah yang lembut. 

Menanggapi hal itu, Dinas PU Muratara melalui Pejabat Pembuatan Komitmen  (PPK) Indra Ali amin saat di konfirmasi via telpon seluler mengatakan Memang project awalnya tidak ada pengerasan dan tidak ada masalah di lapangan karena perkerjaanya baru di mulai. 

"Terkait penyetopan oleh masyarakat kami tidak tahu itu," Tutup Indra sembari langsung matikan telepon seluler. (ari)