Gubernur Riau Sebut Kabut Asap Kiriman dari Jambi dan Sumsel -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Gubernur Riau Sebut Kabut Asap Kiriman dari Jambi dan Sumsel

tuntas.co.id


Kebakaran lahan di Jambi | ist
JAKARTA, TUNTAS.CO.ID - Kabut asap kebakaran di Provinsi Riau, sudah sangat mengkhawatirkan, masyarakat khawatir karena kabut asap sudah membuat nafas sesak dan mata perih.

Jarak pandang di sejumlah tempat hanya tembus 300 meter. Tidak hanya jarak pandang yang semakin pendek. Kabut asap yang pekat membuat kondisi langit menguning.

Partikel debu Karhutla semakin yang kian pekat membuat kondisi tampak menguning.

Gubernur Riau, Samsuar menyebut pihaknya sudah mengambil beberapa langkah, mulai dari meliburkan siswa dan menyiagakan petugas medis.

Dalam wawancaranya di Metro TV, Samsuar menyebut kabut asap di Riau tidak semata hasil dari kebakaran lahan di Riau.

"Asap di Riau ini berasal juga dari Jambi dan Sumsel, karena arah angin ke sini (Riau), jadi asap ngumpul di sini," katanya.

Samsuar meminta proses pemadaman dilakukan bukan hanya di Riau, tapi juga dilakukan di Jambi dan Sumsel.

"Karena menurut BMKG angin dari Jambi dan Sumsel sekarang berkumpul di Riau," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan citra Satelit Himawari-8 dan analisis Geohotspot BMKG, akumulasi jumlah titik panas tanggal 12 September 2019 yang dirilis tanggal 13 September 2019 dengan frekuensi 1, di wilayah Sumatera terpantau 1.231 titik, di Kalimantan terpantau 1.865 titik, di Semenanjung Malaysia 412 titik, serta di Serawak- Sabah 216 titik panas. Mulai pagi ini terdeteksi asap ke Semenanjung Malaysia. (*)