Buka Susbalan, Gubernur Zola 'Tantang' Ansor Rekrut 1.000 Personil Banser di Tiap Kabupaten -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Buka Susbalan, Gubernur Zola 'Tantang' Ansor Rekrut 1.000 Personil Banser di Tiap Kabupaten

tuntas.co.id


Gubernur Zumi Zola bersama jajaran pengurus Ansor Jambi dan ratusan Banser.

TUNTAS.CO.ID - Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli memberi kejutan kepada 160 Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang akan melakukan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) di  Pondok Pesantren Nurul Iman Km 19 Sebapo Mestong, Kamis (28/9).

Kejutan yang dilakukan Zola yakni dengan mendadak datang ke acara yang sedianya di buka oleh Staf Ahli Gubernur tersebut.

Sewaktu kegiatan pembukaan sedang berjalan, Zola mendadak hadir dan langsung disambut shalawat badar oleh ratusan Banser dan Pengurus Wilayah Ansor Jambi.

Dalam kesempatan itu, bukan hanya hadir, Gubernur juga ‘menantang’ Ansor terkait eksistensi Banser di Provinsi Jambi.

Gubernur menantang Ansor untuk menyiapkan 1.000 Banser di setiap kabupaten kota dalam waktu dekat, dan melakukan apel akbar minimal 5.000 personel Banser.

"Saya sebenarnya sudah lama ingin dan rindu silaturrahim dalam forum khusus bersama warga NU dan Ansor, saya ingin melanjutkan kemesraan ini yang dulu telah dilakukan orang tua saya,” kata Zumi Zola.




“Kita akan back up full apel akbar Banser. Saya sangat senang dengan kegiatan pemuda yang bersifat positif dan membangun seperti ini,” lanjut Zola.

Sementara Ketua PW GP Ansor Jambi, Juwanda mengatakan kedatangan gubernur merupakan surprise untuk Banser dan Ansor. "Kita tidak menyangka pak gubernur hadir ditengah-tengah kita, ini merupakan berkah bagi Banser dan semangat untuk memajukan Ansor di jambi," ujarnya.

Usai kegiatan, Juwanda menyebut siap melaksanakan apel akbar Banser, dan merekrut minimal 1000 Banser di setiap kabupaten/kota. “Kita akan langsung laksanakan usai kegiatan Susbalan ini,” ulas Juwanda.

Untuk itu, ia berharap seluruh peserta Susbalan mengikuti kegiatan dengan serius dan semua bisa lulus. “Kita sengaja mendatangkan instruktur terbaik dari pusat agar yang kita didik ini menjadi sangat berkualitas. Nanti pulang ke masing-masing daerah, tugas pertama mereka merekrut personel baru  Banser,” paparnya.

Ia juga memanggil anak-anak muda NU untuk kembali masuk dalam struktur keorganisasian, terutama Banser. “Ingat pesan Kiyai Hasyim Asy'ari, menjadi santri tidak harus di pesantren, mengabdi kepada NU sama dengan menjadi santri,” paparnya.
Sementara Ketua Dewan Penasehat PW GP Ansor Jambi Asad Isma sangat mengapresiasi kehadiran Gubernur Jambi di tengah-tengah anak muda NU.

"Kemarin sempat ketemu di bandara saya sampaikan bahwa pak gubernur diundang ke acara Ansor.  Tapi karena acara hari ini sangat padat beliau menjanjikan akan hadir pada acara penutupan. Tapi ternyata beliau bisa hadir membuka acara ini,  mudah-mudahan ini merupakan awal silaturrahim yang baik antara Pemprov dan Ansor," kata pria yang juga Sekretaris Kopertis UIN STS Jambi ini.
"Ayah beliau dan kakek beliau ini sangat dekat dengan NU, sebenarnya pak gubernur ini orang NU yang kita titipkan di PAN," lanjut Asad disambut gelak tawa hadirin. (rilis GP Ansor)