Sumarsen : Kita berharap Dirut yang baru bisa bekerja dan membenahi PDAM -->
Cari Berita

Sumarsen : Kita berharap Dirut yang baru bisa bekerja dan membenahi PDAM

tuntas.co.id

Sumarsen : Kita berharap Dirut yang baru bisa bekerja dan membenahi PDAM
Ist


TUNTAS.CO.ID_SENGETI - Direktur PDAM Tirta Muaro Jambi Budi Mulia diberhentikan Pj Bupati Muaro Jambi. Pemberhentian ini dikarenakan kinerja yang kurang baik.


Selama ini pelayanan yang diberikan kepada masyarakat kurang maksimal, sehingga masyarakat selalu mengeluhkan kondisi air PDAM yang sering mati. Hidup sehari, mati seminggu. Keluhan ini banyak dilakukan oleh warga Mendalo.


Budi Mulia direktur yang lama digantikan oleh Elis Persada yang merupakan orang lama di PDAM Tirta Muaro Jambi.


Pemberhentian ini diapresiasi oleh ketua komisi III DPRD Muaro Jambi, Sumarsen Purba. "Langkah tepat yang dilakukan oleh Pj Bupati itu," kata Sumarsen (17/8/22)


Dia menyebut jika dikepemimpinan Budi Mulia sebelumnya PADM Tirta Muaro Jambi sangat tidak sehat. Hutang kepada pihak ketiga mencapai miliaran rupiah.


"Sudah gawat PDAM itu, istilahnya sudah ngejem. Tak jalan lagi," kata Sumarsen.


Untuk itu langkah bupati Muaro Jambi sudah sangat tepat mengganti direktur dengan orang lain yang mudah-mudahan bisa membawa perubahan ke arah lebih baik lagi.


"Kita berharap Dirut yang baru bisa bekerja dan membenahi PDAM Tirta Muaro Jambi," imbuhnya.


Menurut Sumarsen, PDAM Muaro Jambi sudah lama tak sehat, sehingga pergantian direktur dan beberapa pejabat lainnya dirasa sangat perlu karena maju atau tidaknya suatu instansi tergantung dengan pimpinannya.


Dia menyebut, kondisi PDAM Muaro Jambi sudah sangat gawat karena hampir setiap saat selalu ada keluhan dari masyarakat.


Selain itu PDAM Muaro Jambi juga menimbulkan banyak hutang tak tanggung-tanggung berdasarkan hasil laporan dari PDAM kepada dewan, hutang PDAM mencapai miliaran rupiah.


"Sudah gawat PDAM itu, istilahnya sudah ngejem. Tak jalan lagi," kata Sumarsen.


Untuk itu langkah bupati Muaro Jambi sudah sangat tepat mengganti direktur dengan orang lain yang mudah-mudahan bisa membawa perubahan ke arah lebih baik lagi.


"Kita sangat apresiasi. Dari dulu sudah kita sarankan untuk diganti," imbuhnya. (*)