Arah Pembangunan Muratara, Fokus Program Super Prioritas -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Arah Pembangunan Muratara, Fokus Program Super Prioritas

tuntas.co.id

Bupati Muratara Devi Suhartoni saat menyampaikan arahan pada Musrenbang Kecamatan Rupit. (Poto/Ed)
Bupati Muratara Devi Suhartoni saat menyampaikan arahan pada Musrenbang Kecamatan Rupit. (Poto/Ed)


TUNTAS.CO.ID_MURATARA - Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) Devi Suhartoni menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Rupit tahun anggaran 2022, dalam rangka penyusunan (RKPD) Muratara tahun 2023 dan renja perangkat daerah tahun 2023. Senin (24/01/2022) di Gedung Serba Guna, Muara Rupit.


Hadir pada kegiatan tersebut, Plt Sekda Muratara, Bapedda, Camat Rupit, perwakilan TNI-POLRI dan seluruh Kepala Desa se-kecamatan Rupit.


Dihapan Para Kepala Desa dan Camat Bupati Devi Suhartoni menyampaikan, agar stakeholder yang terkait mengusulkan pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.


"Kita fokus pada program super prioritas, Air bersih, konektivitas jalan, ekonomi kerakyatan, penerangan, kesehatan dan pendidikan" tutur Bupati.


Akses jalan menjadi salah satu perhatian utama pembangunan Muratara, agar konektivitas masyarakat berjalan dengan lancar dan pertumbuhan ekonomi menjadi cepat.


"Salah satu tugas saya adalah menyelesaikan connecting (Infrastruktur jalan, red)," sebutnya.


Bupati Devi Suhartoni
Peserta Musrenbang Kecamatan Rupit saat menyampaikan aspirasi Pembangunan di Desa. (Poto/Ed)


Untuk ekonomi kerakyatan, Bupati mengarahkan agar program Desa memfokuskan ke sektor pertanian dan peternakan.


"Hari ini terbukti petani jagung yang ada di Desa Lawang Agung sukses dengan profit yang tinggi, selanjutnya ada kolompok petani bawang merah, mereka bertani dengan sungguh-sungguh dan tekun, hasilnya juga memuaskan," sebut Devi Suhartoni yang juga Kader Idiologis PDI Perjuangan ini.


Selanjutnya terkait perternakan kata Bupati, ini contoh, Coba Kepala Desa kalikan saja, satu Desa ada puluhan ternak Kambing, kemudian selama delapan bulan melahirkan, nah itu di kalikan 82 Desa dan Kelurahan. Ribuan kambing yang bisa kita hasilkan. Dan ini permintaannya Tinggi dan pemasarannya mudah. Dari hasil itu tentu pendapatan bertambah lebih tinggi.


Selain itu Bupati juga meminta agar seluruh Kepala Desa memperhatikan dan menganggarkan untuk guru ngaji dan marbot masjid.


"Urus guru ngaji dan marbot masjid, beri insentif, insyaallah itu menjadi salah satu amal jariyah kita," pintanya.


Bupati juga menghimbau agar seluruh kegiatan pembangunan Desa mematuhi peraturan dan taat administrasi.


"Namun tetap patuhi hukum dan administratif, agar tidak bermasalah dengan APH," himbaunya.

(A4)