Ditolak di Ranah Minang, Ketua GP Ansor Sumbar : Bukan Kapasitas Mereka -->
Cari Berita

GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Ditolak di Ranah Minang, Ketua GP Ansor Sumbar : Bukan Kapasitas Mereka

tuntas.co.id

Ditolak di Ranah Minang, Ketua GP Ansor Sumbar : Bukan Kapasitas Mereka
Ketua GP ANSOR Sumbar, Rahmat Tgk dan Gubernur Sumbar Mahyeldi Asrullah. (Poto/Ist)


TUNTAS.CO.ID_SUMBAR - Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Sumatera Barat, Rahmat Tk Sulaiman menanggapi pernyataan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Bukittinggi, Abdullah Mahmud.


Abdullah Mahmud yang menjadi perwakilan massa aksi damai, menyampaikan penolakannya terhadap kehadiran Banser dan GP Ansor ditengah masyarakat Minangkabau, Jumat, (4/3/2022) diruang sidang Kantor DPRD Kota Bukittinggi.


Tak terima dengan tuntutan ketua GNPF Ulama Bukittinggi tersebut, Rahmat Tk Sulaiman menyebut bahwa pernyataan yang disampaikan Abdullah Mahmud tidak beralasan.


"Pernyataan-pernyataan mereka itu tidak beralasan, yang kami tanyakan juga disini mereka dari organisasi mana yang berani menolak kedatangan Bazer atau GP Ansor? itu bukan kapasitas mereka," tegasnya saat dihubungi Tuntas.co.id.


"Organisasi mereka mungkin terlarang ya dan biasanya juga organisasi yang telah dibubarkan. Kok malah menolak adanya GP Ansor?," sambungnya.


Rahmat Tk Sulaiman, menjelaskan bahwa GP Ansor sudah ada dari tahun 1934 dan ikut serta dalam memerdekakan dan mendirikan negara Indonesia.


"GP Ansor ini sudah berkontribusi banyak untuk kemerdekaan Indonesia, dan juga merupakan Badan Otonom dari Nadhatul Ulama, kita juga punya visi yang sama 'adat basandi syarak, syarak basandi kitabulllah. Mereka saja yang mempelintir-pelintir pernyataan kemudian menilai GP Ansor salah dimata mereka," bebernya.


Padahal, tambahnya, GP Ansor adalah titisan dari Nadhatul Ulama yang menjaga kaidah-kaidah agama. (Ij)