Gubernur Jambi Dampingi Menteri Perdagangan Tinjau Pasar Angso Duo -->
Cari Berita

GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Gubernur Jambi Dampingi Menteri Perdagangan Tinjau Pasar Angso Duo

tuntas.co.id

Gubernur Jambi Dampingi Menteri Perdagangan Tinjau Pasar Angso Duo
Ist


TUNTAS.CO.ID_JAMBI- Gubernur Jambi, Al Haris, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan peninjauan Pasar Modern Angso Duo untuk mengecek secara langsung terkait permasalahan minyak sayur yang terjadi beberapa minggu terakhir dibeberapa daerah termasuk Provinsi Jambi, Jum'at (25/02/22).


Pada sesi wawancara, Lutfi menjelaskan, kedatangan ke Jambi ini untuk memastikan kelancaran pasokan minyak sayur, sehingga pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap minyak sayur bisa terpenuhi.


“Ketersediaan minyak sayur di Provinsi Jambi sudah sesuai dengan data jumlah angka yang ada di dashboard milik Kementerian Perdagangan RI dengan data yang ada dilapangan. Data di Provinsi Jambi secara angka sangat positif dan baik sesuai dengan yang ada dilapangan, serta permasalahan distribusinya telah diatur oleh Pemerintah provinsi Jambi," jelas Lutfi.


"Saya mengucapkan terima kasih dan merasa bangga kepada Pemerintah Provinsi Jambi karena angka di dashboard pada Kementerian Perdagangan RI sama dengan data yang ada di lapangan, serta di Provinsi Jambi tidak terjadi antrian panjang untuk membeli minyak sayur. Dari beberapa Provinsi di Indonesia yang saya kunjungi, hanya Provinsi Jambi pertama kalinya secara angka bernilai positif dan baik, dimana pendistribusian barang sudah diatur oleh Pemerintah Provinsi Jambi, pencapaian ini agar terus dipertahankan," lanjut Lutfi.


Lutfi mengungkapkan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagagangan akan menjamin ketersedian pasokan CPO agar tetap aman. Untuk itu, koordinasi dengan Dinas Perdagangan yang berada di daerah menjadi sangat penting guna memastikan upaya ini terlaksana dengan baik. 


“Jika daerah menemui kendala atau permasalahan, dapat segera menghubungi Kementerian Perdagangan. Saya mengharapkan adanya kerja sama yang baik untuk memastikan ketersediaan minyak sayur dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Lutfi. (*/Sul)