Diskominfo Tanjabbar Pertanyakan Keberadaan Shelter Malavaring Dilokasi Parit 7 Arah Jalan Pelabuhan Roro Kuala Tungkal -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Diskominfo Tanjabbar Pertanyakan Keberadaan Shelter Malavaring Dilokasi Parit 7 Arah Jalan Pelabuhan Roro Kuala Tungkal

tuntas.co.id

Perangkat jaringan internet Shelter Malavaring  Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (Poto/anto)
Bangunan Tempat Perangkat jaringan internet Shelter Malavaring  Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (Poto/anto) 


TUNTAS.CO.ID_TANJABBAR -   Keberadaan perangkat jaringan internet yang disebut  Shelter  malavaring  oleh kementrian kominfo yang sudah ada berdiri dilokasi perempatan simpang arah jalan pelabuhan  Roro Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi tanda  tanya  pihak Diskominfo Tanjabbar.


Bangunan ini tampa diketahui pemerintah daerah DisKominfo Tanjabbar. Kadis Kominfo Taharudin  menyebutkan berdirinya satu unit Shelter malavaring atau disebut gardu induk perangkat jaringan internet oleh kementrian kominfo. sudah  berdiri sejak 2019, namun pihaknya baru mengetahui. 



"Perangkat jaringan yang disebut Shelter Malavaring ini merupakan terminal bagi seluruh jaringan internet.  ternyata telah berdiri," sebut Kadis Kominfo Taharudin. 


Ketika ditanyai awak media keberadaan jaringan internet yang disebut Shelter Malavaring milik kementrian kominfo, Dia mengaku jika dirinya baru mengetahui keberadaan perangkat tersebut.


"Diduga Shelter tersebut terhubung hingga keluar negeri, melalui jaringan kabel bawa laut. saya tahu ini, setelah melakukan penelusuran, dan menemukan lokasi Shelter ini di Parit 7 arah pelabuhan roro, "ungkapnya. 


Selain baru mengetahui,  Kadis Kominfo mengaku sedikit jengkel terhadap pihak kementerian, karena selama keberadan perangkat ini, para petugasnya tidak pernah berkoordinasi dengan dinas Diskominfo Tanjabbar, Padahal Info yang dia dapat, hampir tiap tahun orang dari pusat turun ke lokasi. 


"dari awal pembangunanya saja terkesan diam-diam. Sampai sekarangpun tidak ada yang datang ke kita, jadi wajar kita tidak tahu keberadaannya,  Tahunya, saat ditanyai aparat  hukum. Tentunya ini menjadi tanda tanya kita, tentang keberadaan Shelter Palavaring ini. Ini kan daerah kita,  masak  orang luar daerah masuk, kita malah tidak tahu," tegas Taharuddin sembari menyarankan awak media melihat sendiri ke lokasi Shelter. 


Berdasarkan pantauan awak media , bangunan shelter ini  berada dekat dengan pemukiman warga. Tidak banyak aktifitas yang terlihat dari luar bangunan yang dikelilingi pagar besi di Cat  warna merah.


"Diduga tidak ada koordinasi ke pemkab,  tahu -tahu sudah berdiri.  Inilah yang dinamakan nyap -Nyap (Diam-diam. Red), Pusat Bangun satu unit Shelter Malavaring Di Tanjab Barat," tutupnya

(Anto)