BBS Resmikan Peluncuran Mobil Esemka Karya Siswa SMK Muhammadiyah Sungai Bahar -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

BBS Resmikan Peluncuran Mobil Esemka Karya Siswa SMK Muhammadiyah Sungai Bahar

tuntas.co.id


MUAROJAMBI - Bambang Bayu Suseno Wakil Bupati Muarojambi, resmikan peluncuran mobil Esemka MU-COE Karya Siswa SMK Muhammadiyah Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi.

Acara yang digelar di SMKN Muhammadiyah Sungai Bahar, selain dihadiri oleh Wabub Muarojambi, juga turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Anggota DPRD Kabupaten Muarojambi, Dapil Sungai Bahar-Mestong, Robinson Sirait, Pimpinan Direksi PT.Agung Toyota Jambi, dan Camat Sungai Bahar serta Bahar Utara.

Wabup Bambang menyebutkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi terhadap inovasi yang di lakukan oleh siswa dan guru pembimbing di Center of Excellent SMK Muhammadiyah Sungai Bahar. Ia menyebutkan bahwa langkah inovatif ini merupakan terobosan terhadap pemikiran maju dengan melihat perkembangan teknologi.

"Ini merupakan pencapaian keberhasilan di dunia pendidikan yang harus kita apresiasi. Ini suatu bentuk kerja nyata bahwa SMK bisa meperlihatkan diri melalui kompetensi, melakukan aksi, berbuat dan diharapkan mampu bersaing," kata Bambang Selasa (5/1/21)

Di sisi lain, Bambang juga meminta kepada pihak sekolah untuk dapat membaca peluang bidang usaha dan industri yang tengah berkembang. Sehingga dengan membaca peluang tersebut, dapat memberikan gambaran untuk meningkatkan kompetensi peserta didik, dengan harapan nantinya serta mampu bersaing di dunia usaha dan industri.

Karena kebutuhan ini harus bisa diserap dengan dunia usaha. Begitu pun sebaliknya, dunia usaha juga dapat menyerap kompetensi yang dimiliki anak-anak kita. Sehingga apa yang di dapat dalam pembelajaran dapat di aplikasikan dengan persaingan di dunia teknologi ini.

“Tidak ada pilihan lain selain dua hal bagi lulusan SMK. Bekerja, atau berwirausaha. Kita inginkan kedepan jangan ada lagi lulusan SMK maupun sekolah menengah atas lainnya yang menganggur." Ujarnya (Wijaya)