Mantan Petugas Covid-19 Akui Memang Ada Potongan Insentif Dari RSUD Ahmad Ripin -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Mantan Petugas Covid-19 Akui Memang Ada Potongan Insentif Dari RSUD Ahmad Ripin

tuntas.co.id



MUAROJAMBI - Ternyata dugaan adanya pemotongan insentif petugas Covid-19 di RSUD Ahmad Ripin bukanlah dugaan serta isapan jempol semata. Pasalnya, hal ini diakui langsung oleh salah seorang mantan petugas covid-19 RSUD Ahmad Ripin yang enggan dituliskan namanya. 


Dirinya mengatakan, dengan alasan tidak mengikuti karantina honor sebagai petugasnya dipotong sepihak oleh pihak RSUD Ahmad Ripin. 


"Padahal saya mengikuti karantina," Ujarnya. 


Selain itu, honor yang ia terima sebagai petugas covid-19 yang dalam perjanjiannya semula sebesar 7 juta perbulanya, tetapi malah hanya ia dapatkan 3,7 juta.


Sudah berulangkali dirinya meminta penjelasan kepada pihak rumah sakit, sayangnya pihak rumah sakit tidak memberikan penjelasan yang masuk akal.


" Lagi-lagi alasannya kita tidak mengikuti karantina, padahal jelas-jelas kami melakukan karantina," Ungkapnya.


Terpisah Direktur RSUD Ahmad Ripin Ilham ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan pemotongan gaji tenaga kesehatan tim covid-19 ia berdalih tidak ada pemotongan uang covid


" Itu salah paham, rsud tidak ada melakukan pemotongan honor covid, karena saya nilai ada oknum nakes yang sengaja memfitnah."   tulis Dirut RSUD Ahmad Ripin Ilham melalui pesan singkat WhatsApp Kamis (11/2/21) kemarin (ENDANG)