Kepsek SMPN 5 Muarojambi Minta Maaf Pada Jurnalis, Laporan Dugaan Pungli Tetap Berlanjut -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Kepsek SMPN 5 Muarojambi Minta Maaf Pada Jurnalis, Laporan Dugaan Pungli Tetap Berlanjut

tuntas.co.id

MUAROJAMBI - Terkait Kepala Sekolah (Kepsek) SMP N 5 Muarojambi Bastoni yang melecehkan Profesi Wartawan, mengatakan wartawan hanya minta uang saja beberapa waktu lalu. Untuk itu dirinya meminta maaf atas ucapan yang sempat dilontarkannya tersebut

"Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada seluruh wartawan, terutama wartawan di Muarojambi, karena sebelumnya saya sempat mengeluarkan kata-kata tidak baik, saya akui saya salah dan saya minta maaf," ucap Bastoni Minggu (13/9/20)   

Dari berita yang sebelumnya bermula ketika Awak Media berkunjung ke SMPN 5 Muarojambi untuk mengkonfirmasi pemberitaan mengenai adanya dugaan pungli yang terjadi di SMP N 5 Muarojambi ia pun mengakui meminta uang pada siswanya sebesar Rp 200 ribu rupiah

" Iya benar pernah ada uang pendaftaran ulang Rp. 20 ribu dan 150 ribu di SMPN 5 Muarojambi ini. Bukan itu saja saya juga pernah meminta uang kepada semua siswa sebesar Rp. 200 ribu untuk pembelian laptop," jawab Bastoni dengan nada tinggi pada Rabu (9/9/20) lalu 

Usai dirinya mengakui jika ada memungut uang 200 ribu rupiah dari semua siswa SMPN 5 Muarojambi, ia juga mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tak pantas untuk di ucapkan Kepala Sekolah. Dengan mengatakan wartawan hanya minta uang saja

" Sudahlah tujuan kamu mengangkat berita ini untuk mencari uang kan, jangan begitulah," ucapnya disertai tunjukan kearah muka wartawan beberapa waktu lalu

Meskipun ia minta maaf kepada awak media tak menghilangkan dugaan pungli terhadap dirinya, kasus ini akan di laporkan Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) ke Kejaksaan Negeri Muarojambi 

" Terutama pada Tim Saber Pungli Muarojambi untuk segera mengusut permasalahan - permasalahan pungli yang di sekolahan. Jangan sampai ada lagi di Negeri Sailun Salimbai tercinta ini yang namanya pungli di sekolahan. Selain itu, Agar marwah Tim Saber Pungli itu terjaga dan benar - benar dapat dirasakan oleh masyarakat," Cetus Toha Sekjen LMPP (EN)