PT HAN Bangun Rumah Belajar untuk Suku Anak Dalam -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

PT HAN Bangun Rumah Belajar untuk Suku Anak Dalam

tuntas.co.id


MERANGIN – PT. Hijau Artha Nusa (PT HAN) serius membantu pemberdayaan Suku Anak Dalam (SAD). Khususnya SAD yang bermukim di area konsesi perusahaan. Yakni di sekitar Sungai Mengkilam, Kecamatan Nalo Tantan.

Perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) ini akan membangun rumah belajar untuk anak-anak SAD. Rumah belajar dengan konsep yang menyatu dengan keasrian kawasan, akan dibangun di sekitar pemukiman SAD kelompok Tumenggung Karim.

“Dalam waktu dekat segera mulai kita bangun (rumah belajar) untuk anak-anak SAD di sana. Mereka senang sekali bisa punya sekolah, tempat belajar baca tulis dan bermain,” ujar Marliyos, Humas PT HAN, Jumat (21/8/2020).

Marliyos mengatakan, secara simbolik penyerahan bantuan rumah belajar sudah dilakukan Selasa (18/8/2020) lalu. Penyerahan bantuan bangunan rumah belajar, dilakukan oleh manajemen perusahaan kepada Tumenggung Karim.


“Konstruksi sekolahnya dari kayu. Kita nanti bangun sekolah dengan konsep panggung. Kita perhitungkan benar, bagaimana anak-anak bisa belajar dengan santai dan menyenangkan,” ujarnya lagi.

Ditambahkan Marliyos, bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat di dalam dan sekitar kawasan. 

“Iya, perusahaan kan ada tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility. Biasanya disebut CSR. Kita ingin CSR ini benar-benar bermanfaat nyata,” tambahnya.

Selain bantuan sekolah alam, PT HAN juga telah beberapa kali memberi bantuan sembako untuk SAD di sekitar Sungai Mengkilam. Bahkan dalam proses mu’allaf puluhan warga SAD beberapa waktu lalu, PT HAN juga ikut berkontribusi melakukan fasilitasi dan pembiayaan.

“Bukan hanya SAD sebenarnya. Kami (PT HAN) juga bantu sekolah di desa sekitar. Seperti bantu TK Nalo Gedang. Bantu perbaikan jalan yang menjadi akses warga ke lahan pertanian. Baik di Nalo, juga di Muara Jernih dan beberapa tempat lainnya,” tambahnya lagi.


“Konsepnya memang seperti itu. Perusahaan tumbuh dengan baik, kemudian manfaatnya juga dirasakan langsung oleh warga sekitar. Termasuk dalam hal tenaga kerja. Warga sekitar banyak bekerja. Bahkan warga SAD juga cukup banyak yang kerja di PT. HAN,” tutupnya.

Tumenggung Karim, tokoh SAD di Mengkilam, mengucapkan terima kasih atas perhatian perusahaan. Ia mengatakan anak-anak SAD punya semangat tinggi ingin belajar baca tulis. Juga belajar agama. Mereka butuh fasilitas yang memadai dan nyaman.

“Iyo, perusahaan tulong (bantu) sekolah untuk anak kami. Ngasih buku. Alat tulis jugo. Disuruh belajar. Nanti ado gurunyo. Kami jugo dikasih bibit sayuran. Nanamnyo jugo diajari,” ujar Karim.(shu)