Wabup Tanjabbar Ikuti Rakor Pengendalian Karhutla Provinsi Jambi -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Wabup Tanjabbar Ikuti Rakor Pengendalian Karhutla Provinsi Jambi

tuntas.co.id

TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Amir Sakib ikuti Rapat Koordinasi penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan Provinsi Jambi Tahun 2020 yang diselenggarakan di Ruang Rapat Danrem 042 Garuda Putih. Senin  (20/7/2020).

Rapat koordinasi dipimpin oleh Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli SIP MM dan Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi MSI, serta diikuti oleh Ketua BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah SH MH, Dirreskrimsus Polda Jambi, Karo OPS Polda Jambi, Dansat Brimob Polda Jambi, Bupati/Walikota, Kapolres, dan Dandim lingkup Provinsi Jambi, Kepala BMKG, Kadis Perkebunan Provinsi Jambi, Kadis Kehutanan, dan instansi terkait.

Pembahasan tentang pencegahan dan penanggulangan Karhutla ini disampaikan langsung oleh langsung Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli SIP MM. Dalam raoat ini juga dibahas tentang Penyusunan rencana kerja dalam penanggulangan karhutla , serta dukungan anggaran dan kesiapan personil dan peralatan dalam penanggulangan karhutla , yang mana Provinsi Jambi Dalam Status Siaga Karhutla.

Wakil Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Amir Sakib dalam rapat ini sampaikan pemaparan terkait langkah dan upaya Pemkab Tanjung Jabung Barat dalam upaya penanganan dan pencegahan Karhutla. Selain dengan meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi, Pemkab Tanjab Barat juga aktif sosialisasikan larangan membuka lahan dengan cara dibakar.

Lebih lanjut Wabup juga sampaikan, pemantauan perkembangan hotspot dan patroli siaga juga terus dilakukan BPBD Tanjab Barat sebagai upaya pencegahan Karhutla. Disampaikannya, BPBD Tanjung Jabung Barat saat ini telah membentuk satuan Tim Reaksi Cepat (TRC) sebanyak 54 orang yang terbagi menjadi 3 regu, dalam melaksanakan kesiapsiagaan satgas TRC melakukan piket 1x24 jam bertempat di markas komando dan pos laut.

"Selain itu, kita juga lakukan aktivasi posko TRC, dengan menempatkan 4 personil dilengkapi peralatan pemadam karhutla," ujarnya.

"Terakhir, kita juga persiapkan Sumber Daya Manusia dan Peralatan sebagai upaya pengendalian Kebakaran dan Hutan," pungkasnya.(Anto)