Kesadaran ASN Muarojambi dalam Membayar Zakat Profesi Sangat Minim, Terutama di Disdik -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Kesadaran ASN Muarojambi dalam Membayar Zakat Profesi Sangat Minim, Terutama di Disdik

tuntas.co.id

MUAROJAMBI - Kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Muarojambi dalam mengeluarkan zakat hingga saat ini sangat minim, guna zakat tersebut agar keberadaan serta Fungsi Badan Amil Zakat (Basnaz) di Muarojambi bisa lebih luas dalam menyalurkan bantuan pada yang membutuhkan.

Ketua Baznaa Muarojambi Kasmadi menyebut dari seluruh ASN se-kabupaten Muarojambi potensi yang sangat kecil dalam membayarkan zakat profesi itu ada di Dinas Pendidikan, padahal Ketua Baznas telah menghimbau, sialisasi, dan intruksi dari Bupati itu pun sudah dilakukan

"ASN yang belum itu seluruh guru-guru yang ada di Kabupaten Muarojambi yang belum bayarkan zakatnya kecuali guru yang ada di Kecamatan Taman Rajo, untuk itu saya minta kesadarannya dari para ASN untuk bayarkan zakatnya," kata Ketua Baznas Rabu (15/7/20).

Selain itu dirinya mengatakan untuk zakat yang di bayarkan ASN itu sebanyak 2,5 persen dari gaji pokok yang wajib di salurkan, terbukti potensi dari besaran zakat yang belum masuk ke Basnaz itu Rp  1,5 miliar 

"Potensi Rp1,5 miliar, itu tidak sedikit, sudah kita hitung seluruh SD di Kabupaten Muarojambi itu sebanyak 250 Jika lima ratus untuk satu SD itu sudah mencapai satu bulannya 150 juta rupiah," ungkapnya

Lebih lanjut ia menyampaikan kepada seluruh para ASN Muarojambi tujuan zakat ini adalah agar lebih meningkatkan kepedulian terhadap fakir miskin, juga ketidakadilan Sosial, dan membersihkan diri.

"Untuk itu saya berharap adanya kesadaran bagi ASN Muarojambi terutama para guru, dalam membayarkan zakatnya," Tutupnya (EN)