BREAKING NEWS | 29 Sekolah di Muarojambi akan Dimarger karena Kekurangan Siswa -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

BREAKING NEWS | 29 Sekolah di Muarojambi akan Dimarger karena Kekurangan Siswa

tuntas.co.id

MUAROJAMBI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muarojambi memastikan akan memarger 29 sekolahan yang ada di Muarojambi, baik itu Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama, karena dari hasil evaluasi masih banyak ditemukan sekolah yang hanya memiliki siswa kurang dari 60 orang.

"Karena siswanya yang terus berkurang dan di bawah 60 orang, dari itu berdasarkan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyebutkan bahwa jumlah peserta didik minimal 20 orang setiap kelas, namun jika tidak terpenuhi maka harus dilakukan penggabungan," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Muarojambi, Jesman Gultom, Rabu (15/7/20).

Dirinya juga menyampaikan selain tidak efisien dan ekonomis, sekolah tersebut tidak akan mendapatkan lagi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat, mau tidak mau akan di margerkan.

Sambungnya, rencana penggabungan sekolah ini sudah cukup lama, sejak beberapa tahun ini Dinas Pendidikan telah melakukan survey dan upaya terhadap puluhan sekolah tersebut untuk meningkatkan jumlah siswa-siswanya ternyata hasilnya masih tidak terpenuhi, karena penggabungan sekolah tetap dilaksanakan.

"Untuk memargerkan sekolah harus ada usulan dari bupati juga ke Kementrian Pendidikan dan prosesnya pun mungkin memakan waktu cukup lama," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyebut, Kementerian Pendidikan memberikan waktu paling lama sampai 2021 harus sudah selesai. Namun, penggabungan sekolah juga harus mempertimbangkan sejumlah aspek dan kondisi geografis sekolah dengan pemukiman penduduk

"Dikhawatirkan kalau diregrouping anak anak sekitar justru malah tidak sekolah karena jauh atau sebaliknya," tutupnya. (EN)