WAWANCARA KHUSUS HUT MURATARA : Tokoh Pendiri Berharap Kepala Daerah yang Bisa Berinovasi -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

WAWANCARA KHUSUS HUT MURATARA : Tokoh Pendiri Berharap Kepala Daerah yang Bisa Berinovasi

tuntas.co.id



MURATARA, TUNTAS.CO.ID - 11 Juni adalah hari bersejarah bagi Kabupaten Muratara. Selasa, 11 Juni 2013 yang lalu terbentuk dan lahir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).

Dalam memperingati hari jadi ke tujuh tahun ini, tokoh juang pendiri Muratara Syahril Moechtar angkat bicara terkait progres pembangunan yang ada di Muratara.

Beliau mengatakan tujuan memekarkan diri menjadi DOB adalah menghantar masyarakat untuk mengcapai tatanan masyarakat madani dalam satu DOB kabupaten eks kewedanan Rawas.

Kalau bicara Tatanan Masyarakat Madani, kata Syahril  berarti  bicara tentang pembangunan manusia, keseimbangan ekosistem, kesinambungan dan ketersediaan sumberdaya bagi generasi berikutnya.

"Tiga hal tersebut tidak mungkin tercapai, tanpa partisipasi masyarakat. Jadi kita berharap kepada masyarakat jadilah subjek pembangunan, bukan objek pembangunan," katanya.

Muratara kata Syahril kaya dengan sumber daya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. 

"Tapi  APBD nya hanya 1,0 -1,5 triliun, apa yang diharapkan dari APBD sejumlah itu, belum lagi kebocoran dan tidak efisien penggunaan anggaran," jelasnya.

Muratara akan terus jadi daerah tertinggal kalau APBDnya masih dibawah Rp 2 triliun dan tidak efisiennya penggunaan anggaran dan tidak bisa berinovasi untuk meningkatkan PAD.

"Pemerintah harus lebih efisien dalam menggunakan APBD,  dan pemerintah kedepan dituntut lebih kreatif dalam meningkatkan PAD."

"Kedepannya kita berharap Muratara dipimpin oleh  pemimpin yang lebih jujur, berani, tegas, kreatif dalam meningkatkan PAD,  efisien dalam penggunaan anggaran, serta mempunyai visi misi yang jelas," pungkansya. (*)

Penulis : Ari Anggara