KBRI Cairo Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok Bagi WNI di Mesir -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

KBRI Cairo Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok Bagi WNI di Mesir

tuntas.co.id



CAIRO, TUNTAS.CO.ID - Setelah penyaluran bantuan kebutuhan pokok tahap pertama pada tanggal 8-9 April 2020, KBRI Cairo kembali menyalurkan bantuan kebutuhan pokok tahap kedua kepada para WNI di Mesir pada tanggal 17 April 2020 sebagai bagian dari langkah-langkah KBRI Cairo dalam menangani dampak COVID-19 terhadap WNI di Mesir.

Bantuan tahap pertama adalah untuk WNI yang mayoritas mahasiswa Indonesia dengan kategori I (sangat membutuhkan). Terdapat 215 mahasiwa baik yang berkeluarga maupun belum berkeluarga pada kategori tersebut. Selanjutnya bantuan tahap kedua ini adalah untuk tambahan mahasiswa yang masuk kategori I, dan juga untuk para mahasiswa Indonesia dalam kategori II (membutuhkan), baik yang sudah berkeluarga ataupun belum.

Bantuan tahap kedua disalurkan kepada 986 mahasiswa Indonesia. Penyaluran bantuan dilaksanakan secara kerja sama dengan Persatuan Mahasiswa dan Pelajar Indonesia (PPMI) di Mesir. Paket bantuan kebutuhan pokok tersebut diserahkan langsung Dubes RI Cairo, Helmy Fauzy, kepada Sekjen PPMI Mesir di Ruang Balai Budaya KBRI Cairo tanggal 17 April 2020.

“KBRI Cairo terus mendata para WNI khususnya mahasiswa Indonesia yang mengalami kesulitan secara ekonomi akibat pandemi COVID-19 di Mesir untuk kemudian menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada mereka,” jelas Dubes RI Cairo, Helmy Fauzy.

“Bantuan disalurkan secara bertahap insya Allah sebelum bulan puasa Ramadhan, pada bulan Ramadhan, dan menjelang Idul Fitri nanti”, tambah Dubes Helmy.

Sebagaimana diketahui, terdapat 7586 mahasiswa Indonesia di Mesir yang tergabung dalam 16 organisasi kekeluargaan yang mewakili asal daerah para mahasiswa tersebut. Selain bekerja sama dengan PPMI, KBRI Cairo juga bekerja sama dengan organisasi kekeluargaan dimaksud.

Bantuan dari KBRI Cairo kali ini terdiri dari beras, mie instan, tuna dalam kaleng, minyak goreng dan gula. Paket bantuan dibedakan antara yang berkeluarga dan belum berkeluarga. Diharapkan paket bantuan kebutuhan pokok tersebut dapat mencukupi selama kurun waktu tertentu.

Untuk diketahui, logistik kebutuhan pokok tersebut sebagian besar disediakan oleh KBRI Cairo ditambah sumbangan dari beberapa pengusaha Mesir. Tercatat ada 3 (tiga) pengusaha Mesir yang memberikan bantuan yaitu Baba Ragab (pemilik jaringan supermarket Ragab and Sons), Perusahaan Al Baraka, dan Pengusaha Khaled Hamdy.

KBRI Cairo memperkirakan jumlah mahasiswa yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi COVID-19 di Mesir akan terus bertambah mengingat situasi pandemi tersebut masih terus akan berlanjut hingga beberapa bulan ke depan. KBRI Cairo juga mencatat bahwa PPMI Mesir, beberapa organisasi kekeluargaan dan organisasi lainnya di komunitas mahasiswa Indonesia juga telah menggalang bantuan untuk para anggota organisasi mereka.

Banyak mahasiswa Indonesia di Mesir yang mengalami kesulitan ekonomi pada situasi pandemi COVID-19 akibat usaha sampingan mereka terhenti. Selain itu, terdapat keluarga mahasiswa di Indonesia juga mengalami kesulitan ekonomi sehingga tidak dapat mengirimkan biaya hidup kepada putra-putrinya yang sedang menuntut ilmu di Mesir.

“KBRI Cairo berharap bantuan kebutuhan pokok tersebut dapat meringankan kesulitan mereka. Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu,” pungkas Dubes. (*)