Anggaran DKI Jakarta untuk Penanganan Corona Kalah Dibanding Kabupaten Muba -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Anggaran DKI Jakarta untuk Penanganan Corona Kalah Dibanding Kabupaten Muba

tuntas.co.id


Grafis yang viral di media sosial | ist
TUNTAS.CO.ID - Sedang viral data infografis anggaran daerah untuk penanganan virus corona, data itu membandingkan beberapa daerah dan sudah tersebar luas di media sosial.

Yang menjadi sorotan, ternyata anggaran Pemerintah DKI Jakarta yang dialokasikan untuk penanganan virus corona sangat minim, bahkan jauh di bawah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan.

Dalam grafik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp130 miliar untuk penanganan Covid-19, dengan jumlah APBD Rp87.9 Triliun. Kemudian, Kabupaten Musi Banyuasin menganggarkan Rp500 miliar dengan APBD Rp4.1 Triliun.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menganggarkan Rp1,4 Triliun dalam penanganan Covid-19 dengan APBD APBD Rp28.3 Triliun, sedangkan Provinsi Jawa Barat menganggarkan Rp500 miliar dengan APBD Rp46 Triliun.

Bahkan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli menyoroti  minimnya anggaran yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani wabah Corona atau Covid-19.

Melalui Instagramnya, Ia mengunggah besaran anggaran penanganan Covid-19 di empat wilayah lengkap dengan grafiknya.

Dari grafik tersebut Guntur Romli mengatakan anggaran yang dikeluarkan Anies kalah jauh jika dibandingkan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin.

"Bergetar saya lihat alokasi anggaran penanganan Covid-19 ini, @aniesbaswedan yg disanjung2 oleh buzzer2nya bak presiden, ternyata kalah oleh Bupati... Sebagai warga Jakarta saya berhak tahu, kenapa alokasi anggaran balapan mobil Formula E Rp 1,8 T yg hanya dinikmati segelintir orang jauh Iebih tinggi drpd penanganan Covid-19 Rp 130 M unt keselamatan semua warga. Saya bergetar....," tulisnya, Kamis (2/4/2020). (*)