Keracunan Gas Saat Membersihkan Sumur, Tiga Warga Merangin Nyaris Tewas -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Keracunan Gas Saat Membersihkan Sumur, Tiga Warga Merangin Nyaris Tewas

tuntas.co.id



MERANGIN, TUNTAS.CO.ID - Tiga orang warga Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin,  Selasa (15/10), saja menjadi tewas akibat keracunan gas saat membersihkan sumur galian.

Beruntung nyawa ketiga korban yakni Hadat (18), Abas (25), dan Rosalandi (38), masih bisa terselamatkan dan dilarikan ke Puskesmas dan RSD Kol Abundjani Bangko.

Informasi yang dihimpun, kejadian yang nyaris saja merenggut nyawa ini berawal ketika kakak beradik Hadat dan Abas sekira pukul 13.30 Wib, membersihkan Lumpur di Lubang sumur orang tuanya Rosma, dengan kedalaman sekira 12 Meter yang berada di belakang rumahnya.

Sesaat sebelum mereka masuk kedalam sumur, keduanya terlebih dahulu memasukkan Mesin Robin (Penghisap air) kedalam sumur dengan maksud menyedot sebagian air untuk dikeluarkan dari dalam sumur.

Setelah dirasa cukup, kemudian mesin dikeluarkan korban Hadat masuk kedalam sumur untuk membuang lumpur di dasar lobang sumur. Namun beberapa saat kemudian ia mengalami pusing dan langsung jatuh pingsan.

Melihat kejadian tersebut Abas panik dan berteriak meminta tolong  sehingga datang Roslandi, ketua Rt. Keduanya masuk bermaksud menolong dan membawa Hadat ke atas. Namun naas keduanya justru ikut pusing dan pingsan seketika di dalam dasar sumur.

Beruntung ada Saepudin tetangga korban yang ketika itu ikut mengevakuasi Hadat memanggil warga untuk membantu mengangkat kedua korban yang masih tak sadarkan diri, dari dalam sumur dan membawa korban ke Puskesmas terdekat, sementara Roslandi terpaksa dirujuk ke RSD Bangko.

Kapolres Merangin, AKBP M. Luthfi membenarkan kejadian tersebut. Ia katakan ketiga korban mengalami sesak nafas dan pingsan, sehingga dirawat di Puskesmas dan satu diantaranya dilarikan ke RSD Bangko.

"Diduga korban pingsan dan mengalami sesak nafas di karenakan kurangnya oksigen yang berada di dasar sumur," ungkap Kapolres.(may)