Kebun Sawit KONI Kabupaten Merangin Dijual? -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Kebun Sawit KONI Kabupaten Merangin Dijual?

tuntas.co.id


Ilustrasi 

MERANGIN, TUNTAS.CO.ID -
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Merangin kembali tersorot. Bukan dalam kaitan olahraga. Melainkan terkait mengenai aset.

Beberapa hektar kebun kelapa sawit milik KONI Merangin diduga 'hilang'. Adanya potensi kerugian dengan angka yang lumayan besar ini dipersoalkan oleh Masduki, eks Wakil Ketua KONI Merangin.

"Diduga kebun sawit itu disalahgunakan. Ada potensi kerugian di sana oleh pengurus KONI yang lama," kata Masduki, Senin (5/8).

Ia terangkan, perolehan kebun sawit tersebut dari hibah berdasarkan SK Bupati Merangin nomor 543 tahun 2003. SK yang ditanda tangani Bupati Rotani Yutaka tersebut mencantumkan luas kebun kelapa sawit KONI adalah 15 kavling.

Namun dalam SK perubahan Nomor 91 tahun 2004, kebun tersebut tersisa hanya 7 kavling saja. "Para pengurus Koni Merangin sejak (kepengurusan) Badri Husin hingga kepemimpinan Selamet Edi Sucipto tidak pernah melaporkan adanya aset berharga tersebut," ujar Masduki lagi.

Masduki mengatanan sudah laporkan persoalan ini me beberapa pihak terkait. Yakni ke Kejari Merangin, Inspektorat Merangin, dan Badang Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Merangin.

Sementara itu, hasil penelusuran tuntas.co.id, terbuka beberapa informasi yang cukup menarik. Sumber terpercaya mengatakan kebun sawit ini bersoal sejak awal.

"Ternyata kebun ini tidak dibuat akta kepemilikan atau sertifikatnya atas nama KONI Merangin. Tapi dibuat atas nama beberapa orang. Baik ketua KONI saat itu, juga atas nama orang lainnya," kata sumber yang minta namanya tak ditulis.

Ia mengatakan, sebagian dari kebun tersebut diduga sudah dijual oleh beberapa orang. Yakni oleh orang yang namanya 'dipinjam' untuk ditulis dalam sertifikat kebun tersebut.

"Sudah dijual kabarnya. Ada beberapa orang yang jual. Kalau ada yang ngusut, bagus lah. Biar terungkap semua," tambahnya.

Terkait hal ini Ketua KONI Merangin, Radius Suhanda, belum dapat dimintai tanggapannya. Didatangi ke kantor KONI Merangin, Senin sore, Radius tidak berada di tempat.(tim)