70 Persen Pasien Kanker di Singapura Orang Indonesia, Ahok Pernah Ingin Dirikan RS Khusus Kanker di Jakarta -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

70 Persen Pasien Kanker di Singapura Orang Indonesia, Ahok Pernah Ingin Dirikan RS Khusus Kanker di Jakarta

tuntas.co.id


Basuki Tjahaja Purnama

TUNTAS.CO.ID - Pada 2016 silam, saat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, ia memiliki mimpi menjadikan Rumah Sakit Sumber Waras menjadi rumah sakit khsus kanker.

"Kami sendiri juga akan bangun besar-besaran di lahan eks RS Sumber Waras itu. Kami targetkan minimal 1.000 bed dan 200 apartemen untuk variatif fasilitas care," kata Ahok ketika itu.

Kata Ahok, masyarakat Indonesia rawan terserang kanker, bahkan Indonesia memerlukan 800 set alat kemoterapi untuk bisa memenuhi kebutuhan.

Saat ini, kebanyakan pasien penderita kanker Indonesia jika ingin berobat selalu datang ke Singapura, bahkan ke China.

Menurut data, sekitar70 persen pasien yang berobat ke Singapura adalah pasien dari Indonesia. Fasilitas pengobatan yang canggih membuat pasien-pasien Indonesia rela berobat jauh hingga ke negeri singa tersebut.

Beberapa publik figur Indonesia, di antaranya almarhum Olga Syahputra, almarhumah Julia Perez, kumudian istri presiden ke enam Indonesia Ani Yudhoyono, menjalani pengobatan ke Singapura.

Kemudian terbaru, almarhum Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di BNPB, sempat menjalani proses medis atas kanker yang dideritanya di China.

Melihat kondisi ini, ide Ahok untuk membuat rumah sakit khusus kanker di Indonesia perlu dipertimbangkan lagi untuk diwujudkan. (*)