Aliansi Gamer Indonesia Tolak Wacana MUI Haramkan PUBG -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Aliansi Gamer Indonesia Tolak Wacana MUI Haramkan PUBG

tuntas.co.id

Kaharuddin
TUNTAS.CO.ID, Jakarta - Game online adalah permainan yang langsung dapat dilakukan orang, atau pun kelompok dengan terhubung langsung. Baru - baru ini ada wacana Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengharamkan game online PUBG.

Perwakilan dari Aliansi Gamers Indonesia (AGI) Kaharuddin menyebut wacana dari MUI itu harus ditinjau ulang dan dikaji jangan sampai wacana ini malah blunder buat MUI.

"Wacana ini jangan menjadi wacana yang tidak asal- asalan. Geme online adalah hiburan rakyat, hiburan rakyat jangan diganggu, karena itu bisa mengacam stabilitas, hampir 7 juta orang Indonesia yang mengundah aplikasi ini," kata Kaharuddin.

Menurutnya tidak sedikit dari rakyat Indonesia yang menjadikan geme sebagai profesi dan menghasilkan materi yang jumlahnya  tidak sedikit. 

"Ini juga perlu menjadi pertimbangan MUI."

Kalau sampai fatwa haram yang diwacanakan ini terjadi, kata dia ini bisa merugikan banyak pihak.

"Kemenkominfo juga harus berdialog lagi dengan MUI. Memberikan penjelasan seperti apa efek ekonomi bagi bangsa ini dari sisi Game Online, banyak sekali anak-anak Indonesia yang ikut mengharumkan nama bangasa karena memenangkan kontes-kontesgame  online international," jelas Kaharuddin.

"Kita juga berduka dengan tragedi di Newzealand tapi itu bukan lah faktor utama untuk mengharamkan game online,
MUI jangan ngawur lah, fatwa yang dikeluarkan harus mengikuti perkembangan zaman, jangan sampai asal-asal," tegas pria asli Sulawesi ini.

Kalau mau mengkaji tetang kebaikan dan keburukan sebuah aplikasi online, lanjut Kahar MUI lebih baik yang isi nya kebanyakan fitnah dan gosip yang efeknyasangat buruk bagi kehidupan sosial bangasa ini. (mar)