APS-nya Dirusak, Santri Buya Satar Ini Malah Meminta Maaf -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

APS-nya Dirusak, Santri Buya Satar Ini Malah Meminta Maaf

tuntas.co.id

APS milik Juwanda yang dirusak oknum tak bertanggung jawab.
TUNTAS.CO.ID, Bangko - Persaingan jelang pemilihan umum pada 17 April 2019 agaknya mulai hangat, beberapa kandidat yang elektabilitas buncit atau tingkat keterpilihan rendah mulai ketar ketir.

Sayangnya, sebagian, persaingan itu tidak diaktualisasikan dalam bentuk adu visi dan misi atau gerakan akar rumput untuk meraih simpati warga, namun dengan cara-cara negatif.

Contoh dengan merusak baleho alat peraga sosialisasi (APS) milik pesaing. Tuntas mencatat ada beberapa APS yang dirusak dengan sengaja.

Salah satunya APS milik Calon Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Merangin - Sarolangun, Juwanda. Beberapa APS milik politisi PKB ini sengaja dirobek oleh pihak tak bertanggung jawab. Tepatnya berada di depan Kuburan Cina Bangko, dan daerah Simpang Kungkai Bangko.

Melihat perusakan terhadap APS nya, Juwanda justru tidak marah, santri Buya Satar justru meminta maaf jika ada yang merasa terganggu dengan APS miliknya.

“Jika gambar ini mengganggu PANDANGAN dan PERASAAN, saya atas nama Pribadi dan Tim MEMOHON MA'AF..  Seharusnya tidak dirusak, sebab setiap Helai Baliho telah mengalir Keringat dan Harapan kami. Cukup beritahu saja saya atau Tim, nanti akan kami pindahkan,” tulis Juwanda di akun facebook pribadinya, Juwanda Ibnu Jufri.

Status Juwanda ini mendapat banyak reaksi dari netizen, sebagian besar merasa marah dan meminta Caleg DPRD Provinsi dari PKB nomor urut 2 ini bersabar. Berikut tulis netizen :

Ahmadi Afra : Mdh2n ado hikmah bg....in awal buat ksuksesan mdh2n ksabarn menjdikan abg dgn niat yg lurus utk mudah mnju DPRD prov.jambi.amin

Luth Hidayact : Allahuakbar... Insyaallah pertando jadi bng. Amin

Imam Selalu Sentosa : Tando awak pakam bng,,, sabar b bng

Budi Yanto : Di mano lokasi nyo tu..saya mengutuk para pelaku nya.. Politik tidak untuk saling menyakiti tpi mencari solusi atas harapan kita basamo2.

Feri Grc : Lapor Bawaslu agar di kaji.. Si oknum pelaku bisa kena pidana/sanksi (merusak alat praga kampanye)..hhee

Khoirul Pahmi : semangat terus sahabatku Juwanda Ibnu Jufri