13 January 2019

Tarif PDAM Kota Jambi Dianggap Mencekik Warga


Ilustrasi 
TUNTAS.CO.ID, Jambi - Kebijakan PDAM Tirta Mayang Kota Jambi menaikkan tarif dalam bebebrapa bulan terakhir dianggap mencekik warga, karena kenaikan mencapai 100 persen.

Seorang warga di Telanaipura, Nurdin menyebut ia sangat terkejut ketika membayar tagihan yang naik berlipat-lipat.

"Ini mau menyiksa warga namanya, sangat tidak etis. Kalau mau cari PAD besar jangan menaikkan tarif air ke masyarakat, banyak cara lain. Pajak tempat hiburan malam itu nah dinaikkan," katanya dengan nada kesal, Minggu (13/1/2019).

Diketahui, PDAM Tirta Mayang memberlakukan tarif baru per 1 September. Tarif rumah tangga 1 (R1) menjadi Rp 4.000/meter kubik.

Erwin Jaya Zuchri, Direktur Utama PDAM TM, menyebut tarif air minum harus memenuhi biaya pokok, biaya produksi dan investasi. Erwin menyebutkan, selama ini tarif hanya mencukupi biaya operasional, sehingga banyak komponen penting untuk penyaluran air minum tidak dilakukan revitalisasi oleh PDAM.

“Itulah salah satu pemicu tingginya angka kehilangan air selama ini. Jaringan pipa yang seharus diganti, namun kita kurang biaya karena tarif tidak berpihak. Kebocoran hanya diganti dengan penanganan sesaat saja,” jelasnya kepada sejumlah media beberapa waktu lalu. (**)

Reporter : Pahlefi


No comments:
Write comments