Turki Akan Menjadi Negara Bangkrut

 
TUNTAS.CO.ID, ANKARA - Keuangan Turki saat ini berada di level terburuk, sehingga sejarah runtuhnya kekaisaran Ottoman akan terjadi untuk yang kedua di Turki.
Lembaga pemeringkat kredit memperkirakan Turki hanya mampu bertahan dalam satu atau dua tahun lagi dan setelah itu menjadi negara  bangkrut.
Mata uang Turki, Lira, terus mengalami pendarahan hebat setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali meraih kemenangan pada Pemilu.
Sejak 2014, Lira sudah jatuh tiga kali lipat terhadap dolar Amerika Serikat. Tingkat inflasinya naik secara ekstrim karena harga impor melonjak, sementara output negara itu juga parah.
Turki sudah berusaha meminta bantuan dari negara lain, namun tidak mendapat dukungan yang baik, apalagi sikap Erdogan yang terkesan selalu berseberangan.
Erdogan sempat menuduh Donald Trump melancarkan perang dagang terhadap mereka meskipun sebenarnya, Erdogan  gagal memperbaiki fundamental ekonominya.
Perselisihan Erdogan dengan Trump memang semakin memanas setelah Amerika Serikat kembali menaikkan tarif impor baja dan alumunium asal Turki masing-masing sebesar 20 persen dan 50 persen.
Alasan Trump menaikkan tarif tersebut karena mata uang Lira yang jatuh sehingga selisih kurs membuat produk Turki menjadi sangat mahal.
Perekonomian Turki menyusut 10% hingga 20% karena Endrogan tidak menghentikan formula lama dalam memperbaiki ekonominya. (**)
Tidak ada komentar:
Write comments