Bupati Buka Bintek Peningkatan Kapasitas Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Tanjabbar -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Bupati Buka Bintek Peningkatan Kapasitas Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Tanjabbar

tuntas.co.id


TUNTAS.CO.ID, Tanjabbar- Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas pendamping program keluarga Harapan(PKH) Kabupaten Tanjab Barat dibuka secara resmi oleh Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial. MS.Bertempat di Hotel Ariyadh Kuala Tungkal, Jumat (11/5/18).

Bupati Tanjab Barat,Dr.Ir.H. Safrial.MS. dalam sambutannya Program keluarga harapan merupakan salah satu strategi penanggulangan kemiskinan yang ditujukan pada keluarga kurang mampu dengan persyaratan yang dikaitkan dengan pendidikan kesehatan dan kesejahtraan serta bagaimana merubah mindset masyarakat dalam mengakses fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan, tutur Safrial.

Disamping itu apresiasi yang sangat positif dengan pelaksanaan program keluarga harapan dikabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu terciptanya lapangan pekerjaan bagi putra-putri daerah sebagai pendamping program keluarga harapan ada 57 orang    yang merupakan hasil tes dan seleksi sarjana.

Bupati Safrial berharap kepada pusat agar Pejuang-pejuang Pendamping keluarga harapan (PKH) yang sudah mengabdi beberapa tahun kalau pengabdianya bagus kalau bisa dikasih NIP Pak, diangkat menjadi PNS, tutur Safrial disambut sorakan peserta yang mengatakan setuju pak.

Sementara dalam laporan Kadis Sosial Kabupaten Tanjab Barat Drs. Sarifudin. MM,mengatakan tujuan penyelenggaraan Bimtek peningkatan kapasitas pendamping (PKH) yang pertama memberikan pembekalan kepada sdm pendamping PKH agar lebih profeional, tangguh dan handal dan terciptanya pelayanan yang lebih baik dan optimal kepada keluarga manfaat (kpm).Untuk penyelenggaraan bimtek dimulai dari tanggal 10 s/d 12 mei 2018 bertempat di aula hotel Ariyath kuala Tungkal. 

Dengan jumlah peserta 57 orang yang terdiri dari 25 orang pendamping lama dan 32 orang pendamping baru yang merupakan hasil seleksi recruitment kementrian sosial RI yang persyaratannya merupakan penduduk setempat. Dengan insentif Kemensos RI Rata-rata Rp. 2,5 juta dan melalui DPA Dinsos Kabupaten Tanjab Barat tahun 2018 teralokasi insentif operasional pendamping pkh sebesr Rp. 250.000 perbulan.

Adapun tenaga pengajar narasumber yang menyampaikan materi dari Direktur Jaminan Sosial keluarga Kementrian Sosial RI, Pejabat Pemda Kabupaten Tanjab Barat, Dinas Sosial Tanjab Barat, Koordinator PKH Wilayah Provinsi Jambi/ coordinator PKH Tanjab Barat.

Turut hadir Kasubdid Validasi dan terminasi Moh. Slamet Santoso. Camat Tungkal Ilir, Kadis Sosnakertrans Nor Setyo Budi, dan Perwakilan Kepala Opd Tanjab Barat. (**)

Reporter : Anto