Albert Tolman Orang Pertama Pencipta Becak untuk Keperluan Misionaris

 



TUNTAS.CO.ID - Niat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan kembali menghidupkan alat transportasi tradisional dengan cara dikayuh yakni becak, memunculkan kontroversi.

Ada yang sepakat dan ada yang menganggap ini kemunduran, dan tidak selayaknya kendaraan yang dianggap mengeksploitasi fisik pengendaraanya itu dihidupkan, mengingat ada akternatif lain dengan memberi kendaraan bermotor.

Karena kontroversi ini, becak kembali banyak dibicarakan. Lalu dari mana asal becak dan siapa penciptanya.

Tuntas.co.id merangkum dari berbagai sumber untuk menemukan orang pertama pembuat becak.

Sumber pertama

Jinrikisha (atau Rickshaw: Cina) ditemukan oleh Albert Tolman, seorang pandai besi dari Amerika tahun 1848 di Worcester, Massachussets, untuk kepentingan pekerjaannya sebagai misionaris.

Sumber kedua

Seorang misionaris Amerika di Jepang, Jonathan Scobie membuat rickshaw sekitar tahun 1869, sebagai alat transportasi bagi istrinya yang menyandang cacat. 

Sumber ketiga

Orang-orang Jepang percaya bahwa jinrikisha diciptakan oleh tiga orang: Izumi Yosuke, Suzuki Tokujiro, dan Takayama Kosuke pada tahun 1868 terinspirasi pada penggunaan kuda penarik kereta yang populer lebih dahulu. Sejak tahun 1870, pemerintah Jepang mengeluarkan ijin produksi serta penjualan jinrikisha bagi tiga penemu ini. Sejak 1872 ada sekitar 40.000 jinrikisha beroperasi di Tokyo (Powerhouse Museum, 2005; The Jinrikisha story, 1996).

Dari tiga sumber itu, sumber pertama dianggap lebih dominan sebagai penemu pertama, ini dilihat dari tahun pembuatan yang jauh lebih tua dibanding sumber kedua dan ketiga. (**)

Berbagai sumber 

Tidak ada komentar:
Write comments