Rusia Nyatakan Yerusalem Ibukota Palestina, Putin Telefon Mahmoud Abbas

 

  • Presiden Rusia Vladimir Putin 
  • TUNTAS.CO.ID - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memindahkan kedutaan besar USA ke Yerusalem, faktanya membuat reaksi besar dunia.

Dalam eskalasi ini, Amerika justru tersudut karena mayoritas negara yang tergabung di PBB menolak keputusan Trump.

Bahkan negara yang selama ini menjadi sekutu Amerika menolak keputusan Trump, apalagi negara yang memang memiliki sejarah buruk dengan Paman Sam.

Mayoritas negara dengan ideologi komunis mendukung Palestina, termasuk dengan dengan basis Islam dan sebagian besar dengan ideologi kapitalis dan sekularis.

Satu di antara negara kuat yang mendukung Palestina adalah Rusia.

  • Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Palestina, dan secara tegas menentang rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mendeklarasikan pengakuan kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

    Dilansir  kantor berita Rusia, TASS, Putin menyatakan sikapnya tersebut saat berbicara dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas melalui sambungan telepon. 

  • ”Rusia akan berupaya mempertemukan Israel dan Palestina untuk membicarakan perdamaian dengan solusi berdirinya dua negara merdeka,”  pernyataan Kremlin yang dikutip TASS.

    Putin juga menegaskan kepada Abbas, bahwa Rusia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan mediator internasional masalah Palestina-Israel, akan berupaya mendukung Palestina merdeka. (**)


Tidak ada komentar:
Write comments