Apa Benar Maulid Nabi Bid'ah? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad -->
Cari Berita
GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, JAGA JARAK DAN RUTIN CUCI TANGAN, KITALAH YANG MENCEGAH COVID-19

Apa Benar Maulid Nabi Bid'ah? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

tuntas.co.id




TUNTAS.CO.ID - Sebagian kelompok Islam ada menganggap Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam  sebagai bid’ah, sehingga mereka tidak melakukan peringatan terhadap kelahiran Nabi.


Mereka beralasan,  fakta sejarah, peringatan maulid tidak ditemukan pada masa Nabi  Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan masa tiga generasi pertama Islam yang disebut sebagai generasi terbaik umat ini.


Hal ini dibantah oleh Ustaz Abdul Somad, dalam video ceramah agamanya, Abdul Somad menyampaikan pendapat Ibnu Taimiyyah.


 “Mengagungkan maulid, membuatkannya acara yang diulang setiap tahun, dilakukan sebagian orang, dia dapat pahala, dia dapat pahala dengan niat baiknya,” kata Ustaz Abdul Somad.


Kalau kemudian ada pendapat Ibnu Taimiyyah yang tidak setuju, itu dalam kasus lain, dalam konteks yang berbeda.


Ibnu Hajar Asqalani lanjut Abdul Somad juga tidak setuju dengan maulid, tapi maulid yang bercampur-campur laki-laki dan perempuan, melompat-lompat, berlari-lari berjoged-joged dalam masjid. “Itu yang tidak setuju,” lanjut alumni Maroko ini.


Maka katanya,  Imam Sayuti menyampaikan, maulid boleh bersyarat, yakni membaca  Al Quran, Maulid atau pembacaan syair-syair, 
“Kalau di tempat kita namanya al barzanji, atau ceramah kemudian tausiyah, selesai,” tukasnya.


“Jadi jangan ditarik konteks ulama yang tidak mau ulama tentang maulid dengan kondisi saat ini,” lanjut Abdul Somad. (**)